Kriminal
Share this on:

Peredaran Pil Koplo Kian Mengkhawatirkan

  • Peredaran Pil Koplo Kian Mengkhawatirkan
  • Peredaran Pil Koplo Kian Mengkhawatirkan

NGAWI - Sragen menjadi pemasok utama pil koplo di Bumi Orek-orek. Ini jika menilik catatan Pengadilan Negeri (PN) Ngawi. Per September 2018, terdata 16 kasus obat-obatan terlarang itu yang telah diketok palu majelis hakim.

Berkas pemeriksaan sekalian pengakuan terdakwa di muka persidangan mengungkap fakta alur peredaran pil koplo tersebut. ‘’Kebanyakan terdakwa memberikan keterangan mendapatkannya dari Sragen,’’ kata Humas PN Ngawi Riswan Suparta.

Baik terdakwa dengan barang bukti pil koplo yang dapat dihitung jari sampai mereka yang mengonsumsi dan memiliki ratusan butir, pengakuan yang diberikan mengerucut ke wilayah di barat Ngawi itu. ‘’Kebanyakan terdakwa masih muda,’’ ujarnya.

Catatan tersebut bukan hanya berlandasan berkas pelimpahan kasus yang diterima PN Ngawi. Pengakuan-pengakuan terdakwa di muka persidangan menjadi data valid terkait keberadaan pil koplo di Ngawi.

‘’Jumlah kasus tahun ini juga lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang tidak sampai 10 kasus di rentang waktu sama,’’ beber Riswan.

Belasan kasus pil koplo selama sembilan bulan ini memunculkan vonis yang beragam. Kurun waktu hukuman yang dijatuhkan berbeda-berbeda. Mempertimbangkan detail masing-masing kasus. Residivis atau bukan, berapa banyak jumlah barang bukti yang diamankan dari tangan terdakwa, menjadi pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

‘’Terdakwa banyak dari kalangan pemuda,’’ imbuhnya.

Menilik penggunaan pil koplo mayoritas anak muda, Riswan berharap sejumlah pihak yang memiliki wewenang menekan angka tersebut bisa ambil sikap. ‘’Parahnya, semua terdakwa paham kalau sebenarnya pil koplo itu melanggar undang-undang,’’ pungkasnya. (mg8/c1/fin/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sebulan, 2.629 Truk Langgar Tonase Ditilang

Sebulan, 2.629 Truk Langgar Tonase Ditilang

Angka pelanggaran angkutan barang di Kabupaten Batang seakan mengkhawatirkan.


Edarkan Pil Koplo, Mahasiswa Disergap Polisi

Edarkan Pil Koplo, Mahasiswa Disergap Polisi

MA (18), warga Desa Tangkil Tengah Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan.


Paman dan Keponakan Simpan Sabu 6,2 Kg Dalam Koper

Paman dan Keponakan Simpan Sabu 6,2 Kg Dalam Koper

Tim unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya membongkar peredaran narkoba kelas kakap.


Kosek Sejumlah Titik, Ratusan Botol Miras Disita

Kosek Sejumlah Titik, Ratusan Botol Miras Disita

Peredaran minuman keras (miras) jenis oplosan di Kabupaten Pekalongan mulai marak.


Polisi Buru Bandar Besar

Polisi Buru Bandar Besar

Satres Narkoba Polres Banyumas beberapa waktu lalu berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayah Banyumas.


Awas... Bahaya Penyalahgunaan Pil Tramadol

Awas... Bahaya Penyalahgunaan Pil Tramadol

Penyalahgunaan pil tramadol di wilayah Kabupaten Bekasi sangat mengkhawatirkan.


Lepas dari Penganiayaan, Kesandung Pil Koplo

Lepas dari Penganiayaan, Kesandung Pil Koplo

Setelah dua bulan hidup dari menjual obat terlarang, Fendi Saputro alias Bendot ditangkap Unit Reskrim Polsek Sambit, Senin (23/7) lalu.


Jual Pil Koplo, Seorang Nelayan Dibekuk

Jual Pil Koplo, Seorang Nelayan Dibekuk

Usai mengungkap kasus narkoba jenis sabu-sabu, Satuan Narkoba Polres Tegal Kota kembali mengamankan seorang nelayan.


Terjkatuh dari Motor, Kurir Pil Koplo Ditangkap Polisi

Terjkatuh dari Motor, Kurir Pil Koplo Ditangkap Polisi

Seorang pemuda diamankan anggota Sat Narkoba Polres Pekalongan, Kamis (6/4) malam.


Janjian Transaksi, Pengedar Sabu Dibekuk Polisi

Janjian Transaksi, Pengedar Sabu Dibekuk Polisi

Satuan Narkoba Polres Tegal Kota kembali mengungkap peredaran narkoba.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!