Kriminal
Share this on:

Persidangan Najib Razak Kembali Ditunda

  • Persidangan Najib Razak Kembali Ditunda
  • Persidangan Najib Razak Kembali Ditunda

KUALA LUMPUR - Kejaksaan Malaysia kembali menunda persidangan mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, terkait skandal korupsi lembaga investasi negara, 1 Malaysia Development Berhad (1MDB). "Kami belum siap. Untuk itu ditunda dan sidang tidak dapat dilanjutkan," kata jaksa penuntut Gopal Sri Ram, di depan hakim Pengadilan Kuala Lumpur dalam persidangan, Senin (19/8).

Gopal meminta, sidang ditunda hingga bulan depan karena saat ini Najib masih menjalani tuntutan pengadilan lainnya. Menurutnya, dokumen-dokumen persidangan juga masih perlu diserahkan kepada kuasa hukum Najib dan sejumlah saksi mata.

"Hakim pengadilan menyetujui permintaan kami (Jaksa) untuk menunda persidangan, tapi hanya sampai minggu depan," ujarnya.

Dalam kasus ini, Najib didakwa 21 tuntutan termasuk pencucian uang dan empat tuntutan lainnya terkait penyalahgunaan kekuasaan. Ia juga dituduh menerima sejumlah uang 1MDB di rekening pribadinya yang dikirim dari bank asing.

Najib Razak

Kepemimpinan Najib dan lingkaran dalamnya terus tertekan sejak 2015 lalu, ketika dugaan bahwa dirinya menerima sejumlah uang besar dari 1MDB terkuak. Namun, jaksa agung Malaysia saat itu membebaskan Najib dari segala tuduhan dengan mengatakan bahwa uang-uang tersebut merupakan sumbangan pribadi dari keluarga Saudi.

Penyelidikan dalam negeri terkait dugaan korupsi 1MDB pun dihentikan. Namun, Malaysia kembali membuka penyelidikan kasus korupsi 1MDB setelah Najib lengser dari kepemimpinan, usai kalah dalam pemilihan umum pada Mei 2018.

Sejak itu, Najib dan sejumlah orang terdekatnya, termasuk sang istri dan anak, terus menjadi subjek penyelidikan polisi. Aparat Malaysia bahkan telah menyita barang-barang mewah Najib dan istri.

Najib diperkirakan masih akan menghadapi serangkaian persidangan 1MDB hingga beberapa waktu ke depan. Meski Najib telah menghadapi puluhan tuntutan sejak kasus 1MDB kembali dibuka, ia masih bebas dengan jaminan. (der/afp/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Lima Akun Medsos Dibidik Polri
Lima Akun Medsos Dibidik Polri

Berita Sejenis

Instalasi Minyak Arab Saudi Diserang Pemberontak

Instalasi Minyak Arab Saudi Diserang Pemberontak

Produksi minyak Arab Saudi, kembali terganggu dengan adanya serangan awak pesawat yang diduga dilakukan pemberontak Yaman, kemarin (15/9).


Sidang Pelaku Christchurch Ditunda

Sidang Pelaku Christchurch Ditunda

Persidangan pelaku penembakan massal di dua masjid di Selandia Baru ditunda sebulan. Hal itu lantaran bersamaan dengan Bulan Suci Ramadhan tahun depan.


Waras Wasisto Diperiksa KPK Lagi

Waras Wasisto Diperiksa KPK Lagi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Waras Wasisto.


Papua Barat Kondusif, Besok Blokir Internet Dibuka

Papua Barat Kondusif, Besok Blokir Internet Dibuka

Pemerintah sedang mengkaji pembukaan kembali layanan data internet di Papua dan Papua Barat. Apabila, sudah benar-benar kondusif, Kamis (5/9) besok, pemblokiran


Pedemo Hong Kong Diduga Jadi Korban Pelecehan Polisi

Pedemo Hong Kong Diduga Jadi Korban Pelecehan Polisi

Ribuan demonstran Hong Kong kembali menggelar aksi pada Rabu (28/8) malam, untuk memprotes polisi yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pengunjuk ras


Hak Setnov Ajukan PK

Hak Setnov Ajukan PK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi upaya peninjauan kembali (PK) yang diajukan terpidana kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) Setya


Terpidana Kebiri Kimia Ajukan Peninjauan Kembali (PK)

Terpidana Kebiri Kimia Ajukan Peninjauan Kembali (PK)

Rencana jaksa di Mojokerto, Jawa Timur, yang akan mengeksekusi hukuman kebiri terhadap Muhammad Aris, terpidana kejahatan seksual sembilan anak tampaknya belum


Meksiko Negara Paling Berbahaya bagi Jurnalis

Meksiko Negara Paling Berbahaya bagi Jurnalis

Wartawan Meksiko kembali ditemukan tak bernyawa dengan luka tusuk nyaris di sekujur tubuh, kemarin (25/8).


Baku Tembak di Papua Kembali Pecah

Baku Tembak di Papua Kembali Pecah

Aparat gabungan TNI/Polri turus melakukan presure terhadap posisi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).


Markus Nari Keberatan Dakwaan Jaksa

Markus Nari Keberatan Dakwaan Jaksa

Terdakwa kasus proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) Markus Nari kembali menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor, Rabu (21/8).



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!