Kriminal
Share this on:

Petak Umpet, ABG Kristis Jatuh dari Lantai 5 Rusunawa

  • Petak Umpet, ABG Kristis Jatuh dari Lantai 5 Rusunawa
  • Petak Umpet, ABG Kristis Jatuh dari Lantai 5 Rusunawa

TEMPAT KEJADIAN – Rusunawa Kebondalem, tempat korban Wahyu Firmansyah terjatuh dari lantai lima. (budi setyawan/radar semarang)

KENDAL - Diduga saking asyiknya bermain petak umpet, seorang anak terjatuh dari lantai lima rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Kebondalem, Kecamatan Kota Kendal. Korban diketahui bernama Wahyu Firmansyah (13), saat ini dalam kondisi kritis dan dirawat intensif di RSUP dr Kariadi, Semarang.

Wahyu merupakan penghuni Rusunawa Blok B lantai dua. Ia diketahui jatuh saat asyik bermain petak umpet bersama tiga kawannya. Kejadian bermula saat korban usai sekolah diajak bermain oleh tiga temannya di kompleks rusunawa tersebut. Yakni, Daus, Sinta, dan Gendhis. Keempatnya bermain petak umpet di lantai lima yang kebetulan suasananya tidak terlalu ramai.

Saat itu, Wahyu memiliki kesempatan untuk bersembunyi. Agar tidak diketahui temannya, Wahyu bersembunyi di balik pagar besi pengaman lantai dengan cara melompat. Ia kemudian bersembunyi di antara pagar dan dinding pembatas. Diduga korban mundur agar tidak diketahui tempat persembunyiannya oleh temannya.

“Korban mundur-mundur, tidak terasa ternyata dinding panjatan pembatas pagar habis. Praktis korban jatuh dari lantai lima itu langsung terjun ke bawah,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Rusunawa Kebondalem, Ria Listianasari, kemarin.

Beruntung saat korban jatuh masih sempat berpegangan pipa saluran air dan merosot ke bawah. Namun mungkin lantaran tidak kuat tangannya untuk berpegangan pipa, begitu sampai lantai tiga ia menjatuhkan diri.

“Jatuh dengan posisi kepala dan punggung terlebih dahulu,” tandasnya.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah terjatuh dan merintih kesakitan. Dia merasakan seluruh badannya sakit dan tidak bisa digerakkan. ”Korban masih sadar, tapi tidak bisa teriak ataupun bergerak,“ jelasnya.

Dia mengatakan, saat diperiksa pengelola, korban dalam keadaan sadar dan merasakan sakit pada bagian leher dan kepala. Wahyu yang tinggal bersama ibunya di lantai dua, langsung dibawa ke rumah sakit.

“Korban kemudian dibawa ke RSUD dr Soewondo Kendal,” katanya.

Ia mengaku, sebagai pihak pengelola rusunawa sebenarnya sudah mengingatkan anak-anak agar berhati-hati ataupun melompati pagar pembatas. Bahkan disarankan agar bermain di lantai dasar luar rusunawa.

“Tapi namanya anak-anak kalau tidak ada petugas pengawas mereka tetap bermain di area rusunawa,” paparnya.

Humas RSUD dr Soewondo Kendal, M Wibowo, mengatakan dari hasil pemeriksaan tim medis, disebutkan jika kondisi Wahyu mengalami patah dan pergeseran tulang di dua tempat. Yakni tulang leher dan tulang punggung.

“Pasien atas nama Wahyu selanjutnya kami rujuk ke RSUP dr Kariadi untuk dapat dilakukan operasi oleh dokter spesialis ortopedi,” jelasnya. (bud/aro/jpg)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dirayu Akan Dinikahi, ABG Diperawani Pria Beristri

Dirayu Akan Dinikahi, ABG Diperawani Pria Beristri

Tergiur rayuan akan dinikahi, seorang ABG digagahi pria beristri. Korban yang kecewa telah ditipu, akhirnya melapor polisi.


Tak Puas Dilayani, ABG Nekad Habisi Nyawa Pemandu Karaoke

Tak Puas Dilayani, ABG Nekad Habisi Nyawa Pemandu Karaoke

DCP, bocah di bawah umur dari Babankerep Kecamatan Ngaliyan ini nekad membunuh Ayu Sinar Agustin , lantaran merasa tak mendapatkan pelayanan seks yang memuaskan


Terjaring Razia, ABG Sembunyikan SS di Mulut

Terjaring Razia, ABG Sembunyikan SS di Mulut

Pesta sabu-sabu (SS) yang hendak dilakukan dua anak baru gede (ABG) yang satu ini gagal total.


Tak Pasang Bendera Merah Putih, Gabungan Ormas dan Mahasiswa Nyaris Bentrok

Tak Pasang Bendera Merah Putih, Gabungan Ormas dan Mahasiswa Nyaris Bentrok

Belasan orang dari ormas gabungan yang menamakan diri Benteng NKRI Surabaya nyaris bentrok dengan mahasiswa.


Kepergok Hendak Curi Motor, Dua Pemuda Ditangkap

Kepergok Hendak Curi Motor, Dua Pemuda Ditangkap

Niat hati ingin mencuri sebuah sepeda motor dari dalam lingkungan kompleks pondok pesantren, dua orang pemuda justru mengalami nasib apes.


Spesialis Pecah Kaca Colong Ratusan Juta

Spesialis Pecah Kaca Colong Ratusan Juta

Hamdi Zulfahmi (35) dan Usman (31) terus meringis ketika turun dari mobil khusus anggota Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda.


Bawa 19 Ton Bawang Malaysia, Tiga Sopir Diamankan

Bawa 19 Ton Bawang Malaysia, Tiga Sopir Diamankan

Tak hanya narkoba yang menjadi atensi kepolisian saat ini, upaya memasukkan barang ilegal dari perbatasan Indonesia-Malaysia juga diawasi secara ketat.


Lima Pelaku Pencabulan ABG Diburu

Lima Pelaku Pencabulan ABG Diburu

Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya masih memburu para pelaku pencabulan terhadap AF (15). Sampai Rabu (25/7), lima orang ditetapkan menjadi tersangka.


Lepas dari Penganiayaan, Kesandung Pil Koplo

Lepas dari Penganiayaan, Kesandung Pil Koplo

Setelah dua bulan hidup dari menjual obat terlarang, Fendi Saputro alias Bendot ditangkap Unit Reskrim Polsek Sambit, Senin (23/7) lalu.


200 Karung Bawang Putih Malaysia Diamankan

200 Karung Bawang Putih Malaysia Diamankan

Anggota Polsek Seluas, jajaran Polres Bengkayang berhasil menggagalkan penyelundupan bawang putih yang dibawa dari Malaysia.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!