Kriminal
Share this on:

Polisi Amankan Tujuh ABK dan Ratusan Batang Kayu

  • Polisi Amankan Tujuh ABK dan Ratusan Batang Kayu
  • Polisi Amankan Tujuh ABK dan Ratusan Batang Kayu

BARANG BUKTI - Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Raden Real Mahendra bersama anggotanya mengamankan kayu yang diduga hasil illegal logging, Sabtu (22/9) lalu. (polisi for rk)

SAMBAS - Polres Sambas berhasil mengungkap dugaan kasus illegal logging. Sebanyak 290 batang kayu olahan berbagai jenis berhasil disita dari dua lokasi berbeda, Sabtu (22/9) lalu.

Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra menjelaskan, pengamanan ini bermula ketika anggotanya mendapat informasi adanya pengangkutan kayu yang berbagai ukuran.

“Anggota melakukan pengecekan, ternyata benar ada motor air atau kapal kayu dari Kecamatan Sajingan Besar yang diduga membawa kayu,” ungkapnya, kemarin.

Ketika dilakukan pengecekan, ternyata benar dalam motor air itu terdapat 170 batang kayu olahan. “Kita periksa, rupanya kayu-kayu olahan itu tidak dilengkapi surat-surat. Makanya kita amankan," tuturnya.

Pada hari yang sam, juga dilakukan penahanan terhadap motor air yang membawa kayu di perairan Desa Tekarang Kecamatan Tekarang. Dalam motor air ini, juga terdapat 120 batang kayu olahan berbagai jenis dan ukuran. “Kita amankan juga,” kata Raden.

Dari kedua penangkapan tersebut, sebanyak tujuh anak buah kapal (ABK) turut diamankan Polres Sambas untuk dilakukan proses penyidikan. "Total kayu yang diamankan sebanyak 290 batang dan tujuh ABK serta dua motor air yang digunakan sebagai alat angkut. Semua sudah kita bawa ke Mapolres Sambas untuk dilakukan proses lebih lanjut," paparnya.

Dalam kasus ini, pemilik kayu atau pelaku dapat diancam Pasal 83 ayat (1) huruf b UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan. (sai/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kejagung Mulai Sidik Dugaan Korupsi Kapal KKP

Kejagung Mulai Sidik Dugaan Korupsi Kapal KKP

Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung kembali membongkar kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).


Menag ke Luar Negeri, Gubernur Jatim Ada Rapat

Menag ke Luar Negeri, Gubernur Jatim Ada Rapat

Menag dan Gubernur Jatim Tak Penuhi Panggilan Sidang Tipikor sebagai saksi, Rabu (19/6) kemarin.


KPK-Kemenkumham Beda Pendapat

KPK-Kemenkumham Beda Pendapat

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly menilai napi korupsi tidak masuk golongan beresiko tinggi (high risk).


Sanksi Oknum dan Pejabat Lapas Harus Dipublikasikan

Sanksi Oknum dan Pejabat Lapas Harus Dipublikasikan

Pemindahan Setya Novanto (Setnov) dari Lapas Sukamiskin ke Lapas Gunung Sindur dinilai belum menyelesaikan masalah.


LPSK Harus Lindungi Hakim MK

LPSK Harus Lindungi Hakim MK

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) diminta ikut melindungi dan menjamin keamanan seluruh hakim Mahkamah Konstitusi (MK).


Mobil Perampok emas 6 Kilogram Sempat Dilempari Batu

Mobil Perampok emas 6 Kilogram Sempat Dilempari Batu

Tujuh nampan berisi perhiasan emas 6 kg di Toko Emas Permata digasak komplotan perampok, Sabtu (15/6) kemarin.


Audit Dana Kampanye Bukan Wewenang KPK

Audit Dana Kampanye Bukan Wewenang KPK

KPK mengaku tidak bisa melakukan audit dana kampanye capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin.


Berkas Perkara Eggi dan Lieus Dilimpahkan

Berkas Perkara Eggi dan Lieus Dilimpahkan

Polri telah melimpahkan berkas perkara tahap I kasus dugaan makar dua tokoh ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta pekan ini.


Nasib Permohonan Perlindungan Hukum Kivlan Zein

Nasib Permohonan Perlindungan Hukum Kivlan Zein

Tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zein meminta perlindungan hukum kepada Kemenenko Polhukam dan Kementerian Pertahanan (Menhan), Rabu (12/6


Polisi Tunggu Kajian Dewan Pers

Polisi Tunggu Kajian Dewan Pers

Bareskrim memastikan laporan soal tim mawar harus menunggu kajian dan rekomendasi dari Dewan Pers.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!