Kriminal
Share this on:

Polisi Bongkar Distribusi Obat Kuat Palsu

  • Polisi Bongkar Distribusi Obat Kuat Palsu
  • Polisi Bongkar Distribusi Obat Kuat Palsu

SEMARANG - Pelaku sindikat pengedar dan pemroduksi obat kuat ilegal dibongkar aparat Polda Jateng. Selain menangkap pelaku, petugas juga mengamankan ratusan barang bukti obat kuat dari berbagai merek serta bahan dasar pembuatannya.

Muhamad Nazarudin (38), warga Dukuh Krajan RT 01 RW 01 Desa Jambu Timur Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara ditangkap aparat Polda Jateng saat hendak melakukan pengiriman barang, Kamis (14/9) lalu.

Pengungkapan ini berawal saat petugas Ditreskrimsus Polda Jateng mendapat laporan informasi dari masyarakat mengenai peredaran obat tanpa izin edar yang diatur di dalam Permenkes. Obat ilegal tersebut dipasarkan melalui media sosial online.

"Setelah kami lacak, kemudian saya beli produknya melalui online. Selanjutnya kami mapping mencari lokasi tempat produksinya," ungkap Kasubdit I Industri, Perdagangan, dan Investasi, (Indagsi) Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Egy Andrian Suez saat gelar perkara di Mako Ditreskrimsus Polda Jateng, kemarin.

Usai melakukan pelacakan dan mendapat data lengkap, petugas langsung melakukan penindakan. Pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka berhasil ditangkap petugas ketika melakukan pengiriman barang pesanan melalui kantor pos di Kabupaten Jepara, Kamis (14/9).

"Pelaku akhirnya berhasil kita tangkap. Kami tidak bisa langsung tangkap kalau tidak ada barang buktinya," tegasnya.

Dari hasil pengembangan, petugas juga berhasil mengamankan berbagai barang bukti bahan dasar obat ilegal berupa serbuk kopi, serbuk purwoceng, dan silikon padat. Sedangkan barang obat ilegal yang berhasil diamankan tersebut diproduksi di tempat atau rumah pelaku.

"Dari hasil pengungkapan ini, kami baru mengetahui bagaimana cara memproduksinya. Modus yang dilakukan tersangka adalah memproduksi dan mengedarkan ketersediaan farmasi melalui online di website bintanglaris.com, dan kliniksehat.com," jelasnya.

Nazarudin hanya bermodalkan botol kosong serta obat tetes mata dan air mineral untuk meraup keuntungan puluhan juta dalam sebulan.

"Dalam sehari pelaku mampu mengirim sebanyak 30 hingga 60 pengiriman. Obat itu diedarkan di seluruh wilayah Indonesia. Setiap bulan pelaku meraup Rp60 jutaan," ungkap Egy.

Bisnis yang dijalankan pelaku dilakukan melalui online. Setelah mendapat order dari mangsanya, selanjutnya, pelaku mengarahkan kepada konsumen untuk mentransfer uang sesuai kesepakatan. Bahkan, konsumen bisa mengirim uang pembelian barang ke rekening pelaku yang digunakan untuk bertransaksi yakni BCA, Mandiri, dan BRI.

"Setelah transaksi, kemudian barang itu selanjutnya dikirim melalui pengiriman JNE maupun PT Pos," jelasnya.

Bisnis ilegal yang dilakukan oleh pelaku warga Mlonggo ini bahkan telah berjalan hingga bertahun-tahun. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman pengungkapan kasus ini. Guna mengungkap dugaan adanya pelaku lain di balik kasus pembuatan obat ilegal tersebut.

"Pelaku melakukan aksinya sejak tahun 2009. Dulu sempat stag namun berlanjut lagi. Nanti kami masih dalami lagi," pungkasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka melanggar Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 Pasal 197 tentang Kesehatan dimana setiap orang yang dengan sengaja memproduksi mengedarkan ketersediaan farmasi yang tidak memiliki izin dapat dipidana selama 15 tahun dan denda Rp1,5 miliar. Selain itu tersangka juga dilapis UU Perlindungan Konsumen yakni Pasal 62.

"Ketentuan pasal 8 dimana setiap pelaku usaha dilarang mengedarkan dan memproduksi setiap barang atau jasa yang tidak memiliki standar yang dipersyaratkan atau ketentuan perundang-undangan dengan ancaman lima tahun penjara dan denda Rp2 miliar," tegasnya.

Pelaku, Mohammad Nazarudin adalah tersangka pemroduksi dan pengedar obat kuat palsu tergolong sangat cerdas. Pasalnya, dia hanya bermodalkan obat tetes mata yang dicampur dengan air mineral saja.

"Obat pelangsing bahan dasarnya dari serbuk kopi yang digiling di pasar kemudian dimasukkan ke dalam kapsul dan dikemas serta diberi label. Selain itu stamina pria yang bahan bakunya dari serbuk purwoceng dimasukkan ke dalam kapsul dan dikemas," ungkap Nazar yang mengenakan penutup kepala.

Ratusan obat palsu hasil racikan tersangka yang sudah siap edar antara lain obat pelangsing wanita Exitoc, Exitoc Green. Kemudian obat perangsang Blue Wizard, Liquid Sex, Chlorofom Potenzol, Sleeping Beauty. Obat stamina pria yaitu Forex Hermuno, Testo Ultra, dan Lhiforman Hammer of Thor.

Selanjutnya, barang tersebut dipasarkan menggunakan internet atau lewat online. Pada website tersebut mencantumkan beberapa produk yaitu obat pelangsing khusus wanita, perangsang wanita, dan obat stamina pria.

Di dalam website juga dicantumkan nomor yang dapat dihubungi. Pemesanan dilakukan dengan SMS produk yang diinginkan, jumlah, nama pembeli, dan alamat pengiriman. ?Yang komplain banyak. Kalau sudah gitu ya saya matikan saja handphone-nya,? tandasnya. (tsa/ima/jpg)


Berita Sebelumnya

Terobos Bangjo, Bus Tabrak Bus
Terobos Bangjo, Bus Tabrak Bus

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kelabui Polisi, Pelaku Simpan Sabu di Casing Smartphone

Kelabui Polisi, Pelaku Simpan Sabu di Casing Smartphone

Kevin Chandra alias Cevin, ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Sekadau di Jalan Riam Engkayak, Nanga Mahap, Senin.


Hobi Judi, Buruh Bongkar Muat Bobol 10 Rumah untuk Foya-foya

Hobi Judi, Buruh Bongkar Muat Bobol 10 Rumah untuk Foya-foya

Polres Tegal membekuk pelaku pembobolan rumah, Daryono (39), warga Desa Kemantran Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.


Edarkan Sabu, Janda Muda Kepergok Polisi

Edarkan Sabu, Janda Muda Kepergok Polisi

Polres Ponorogo panen tangkapan kurir sabu-sabu. Dua pelaku asal Madiun diringkus saat hendak mengedarkan serbuk haram itu di wilayah Ponorogo.


Dendam Tawuran, ABG Terluka Parah Dicelurit

Dendam Tawuran, ABG Terluka Parah Dicelurit

Dani alias Peyek (20), kini harus mendekam di sel tahanan polisi. Dia ditangkap lantaran mencelurit Heri Purnomo (16), sehingga terluka parah.


Dua Tahun, Oknum Polisi di Bitung Cabuli Tiga Anaknya

Dua Tahun, Oknum Polisi di Bitung Cabuli Tiga Anaknya

Perilaku seks menyimpang Bripka EA dilampiaskan ke tiga anaknya. Tidak hanya sekali, berulang kali dilakukan selama dua tahun terakhir.


Delapan Siswa Asyik Pesta Miras Digerebek Polisi

Delapan Siswa Asyik Pesta Miras Digerebek Polisi

Delapan pelajar yang sedang pesta miras di dalam kamar kos-kosan di Kota Purwodadi digerebek anggota Sabhara Polres Grobogan kemarin.


Asyik Gelar Judi Tiongpie, Tiga Buruh Digerebek

Asyik Gelar Judi Tiongpie, Tiga Buruh Digerebek

Sebuah Pos Kamling yang biasa dijadikan sebagai arena judi Tiongpie berhasil digerebek polisi.


Gawat, Polisi kok Bantu Edarkan Sabu

Gawat, Polisi kok Bantu Edarkan Sabu

Lagi-lagi, institusi Polri tercoreng oleh ulah anggota.


Sakit Hati saat Kencan, Pemuda Gay Bunuh Teman Prianya

Sakit Hati saat Kencan, Pemuda Gay Bunuh Teman Prianya

Seorang pemuda, Rah (17), warga Indramayu diamankan polisi, karena diduga melakukan pembunuhan terhadap Mukana (48) yang merupakan teman kencannya.


Ketahuan Edarkan Pil Koplo, Gundul Tak Berkutik

Ketahuan Edarkan Pil Koplo, Gundul Tak Berkutik

Peredaran obat terlarang akhir-akhir ini kian memprihatinkan. Peredaran tidak memandang usia dan profesi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!