Kriminal
Share this on:

Polisi Buru Produsen Pestisida Palsu

  • Polisi Buru Produsen Pestisida Palsu
  • Polisi Buru Produsen Pestisida Palsu

MENYAMPAIKAN - Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian RI Sarwo Edi saat press conference terkait pestisida palsu.{harfiyanto/radartegal.com)

BREBES -

  • Setelah berhasil mengamankan dua pelaku pengedar pestisida palsu di wilayah Kabupaten Brebes, Polres Brebes kini tengah berupaya mengejar produsen yang selama ini memproduksi pestisida dan pupuk palsu.

Hal itu disampaikan Kanit Tipiter Satreskrim Polres Brebes Iptu Tumiya saat press konfrence di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Brebes, Jumat (5/4).

Menurutnya, pihaknya akan terus mendalami kasus peredaran pestisida palsu di wilayah Kabupaten Brebes. Dengan harapan nantinya polres bisa membongkar produsen pestisida palsu itu.

Tumiya menyebut, ada 1500 kemasan pestisida palsu baik cair maupun serbuk yang berhasil diamankan Polres Brebes. Selain barang bukti, juga telah diamankan dua orang pelaku yang berperan menjadi pengedar. Keduanya kini dijerat Undang-undang Pertanian dan konsumen dengan ancaman 5 tahun penjara.

Di tempat yang sama, Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian RI Sarwo Edi berharap polisi benar-benar membongkar sindikat peredaran pestisida dan pupuk palsu di Brebes. Ini untuk memberikan efek jera pada para pelaku. Dia tidak ingin, para pelaku yang telah ditangkap kemudian bebas kembali setelah ditebus para becking.

"Kalau mereka ada yang membeckingi, laporkan saja ke saya biar nanti saya laporkan ke instansi yang lebih tinggi,"tegas Sarwo Edi.

Menurut dia, ada enam jenis merek yang telah dipalsukan di wilayah Brebes. Dan guna mengantisipasi munculnya pestisida maupun pupuk, pihaknya menghimbau ke semua petani untuk langsung memusnahkan kemasan pestisida setelah dipakai. "Jangan sampai kemasan bekas itu dimanfaatkan oleh oknum untuk membuat pestisida palsu, yang nantinya bisa merugikan petani sendiri," pungkasnya. (har/wan)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata

Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI (Purn) Soenarko ditangkap polisi.


Polisi Tunggu Amien Rais, Ani Hasibuan Mangkir Lagi

Polisi Tunggu Amien Rais, Ani Hasibuan Mangkir Lagi

Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais rencananya akan diperiksa Polda Metro Jaya Senin (20/5). Namun, hingga pukul 22.00 WIB Amien belum terlihat datang.


Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Pemeriksaan dokter spesialis syaraf Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan dinilai dipaksakan dan terlalu tergesa-gesa.


Puasa-puasa Masih Jual Togel, Lima Pelaku di Pemalang Diringkus Polisi

Puasa-puasa Masih Jual Togel, Lima Pelaku di Pemalang Diringkus Polisi

Hanya dua hari, Polres Pemalang berhasil meringkus lima pelaku perjudian togel yang meresahkan masyarakat.


Dianggap Politis, Polisi Garap Bachtiar Nasir lewat Dua Alat Bukti

Dianggap Politis, Polisi Garap Bachtiar Nasir lewat Dua Alat Bukti

Penyidik Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan mantan Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir sebagai tersangka.


Polisi Tak Akan Toleransi Konten Provokasi di Medsos

Polisi Tak Akan Toleransi Konten Provokasi di Medsos

Pasca pemungutan suara pada 17 April 2019 lalu, bermunculan akun-akun media sosial (medsos) berisi konten provokasi.


Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur

Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menilai pelaksanaan pemilu serentak tahun ini berjalan aman.


Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi

Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi

Beberapa jam sebelum waktu pemungutan suara, Rabu (17/4) kemarin, tujuh orang tertangkap tangan polisi, Rabu (17/4) dini hari.


Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Dugaan Penganiaya Audrey

Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Dugaan Penganiaya Audrey

Polisi pastikan terus mengusut kasus persekusi dan pengeroyokan yang dilakukan belasan orang siswi SMA terhadap Audrey (14) di Pontianak, Kalimantan Barat.


Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid

Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid

Menjelang pemilu 2019, Polres Tegal menggelar Safari Subuh ke masjid-masjid.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!