Kriminal
Share this on:

Polisi Didesak Beri Kepastian Hukum

  • Polisi Didesak Beri Kepastian Hukum
  • Polisi Didesak Beri Kepastian Hukum

TETAP BEROPERASI – Suasana di Zeus Eksekutif Karaoke yang berada di Hotel Grand Edge. (dok)

SEMARANG - Kasus dugaan prostitusi di Zeus Eksekutif Karaoke yang ditangani Satuan Reskrim Polrestabes Semarang rupanya saat ini jadi perhatian publik. Sebab, kasus tersebut mangkrak padahal sebelumnya polisi sudah meningkatkan kasusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

”Secara umum, lazimnya dalam proses penanganan sebuah kasus, ketika status sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan semestinya segera disertai penetapan tersangka,” ujar Andy Suryadi, pengamat kepolisian kepada wartawan.

Lebih lanjut Andy menyatakan, jika kemudian sampai berlarut atau sudah lama tidak segera ada tersangka, publik layak untuk mempertanyakan penanganan kasus tersebut ke penyidik. Sehingga langkah para korban untuk melaporkan dan mempertanyakan kasus tersebut kepada Propam merupakan sebuah langkah tepat dan sesuai prosedur yang seharusnya.

”Selanjutnya, saya kira publik dengan ujung tombaknya melalui media massa sangat layak untuk terus memantau atau mengawal kasus tersebut,” tandas Andy.

Ketua GEMPAR Jateng Widjayanto mendesak penyidik Polrestabes Semarang untuk profesional dalam menangani kasus dugaan prostitusi di Zeus Karaoke yang berlokasi di Hotel Grand Edge tersebut. ”Kalau memang penyidik yakin kasus prostitusi di Zeus Karaoke tidak terbukti, jangan ragu-ragu untuk mengeluarkan SP3, sehingga para pihak bisa menempuh jalur hukum yang lain, jangan digantung, segera beri kepastian hukum,” tandas Widjayanto.

Lebih lanjut Widjayanto mengatakan, kasus dugaan prostitusi di Zeus sebetulnya tinggal keseriusan penyidik dalam menegakkan hukum, karena penyidik telah mengantongi barang bukti dan sudah memeriksa beberapa saksi. ”Ini sebetulnya penyidik serius tidak menegakkan hukum, polisi sudah mengantongi barang bukti, saksi-saksi sudah diperiksa, nunggu apalagi, segera tetapkan tersangka dan limpahkan ke kejaksaan,” tegasnya.

Widjayanto berharap, polisi konsisten dengan apa yang telah dituangkan dalam SP2HP yang dikirimkan ke korban, dalam SP2HP disebutkan penyidik akan melibatkan BPK, PPATK untuk mengetahui aliran dana hasil prostitusi. ”Polisi harus konsisten dengan apa yang telah dituangkan dalam SP2HP, ini demi penegakkan hukum bukan mainan,” tandasnya.

Kasus Zeus dinilai terkesan sengaja dibiarkan oleh penyidik Polrestabes Semarang. Bahkan Kasat Reskrim AKBP Fahmi menegaskan kepada pelapor kalau Zeus masih melakukan praktik itu akan dicatat sebagai tambahan informasi.

”Kasat Reskrim mengatakan, kalau Zeus masih mempraktikkan prostitusi nanti akan dicatat sebagai informasi tambahan,” ujar pelapor Jefry Fransiskus.

Kesan sengaja pembiaran oleh polisi dalam kasus Zeus Karaoke, selain dari statemennya Kasat Reskrim, juga banyaknya baliho Zeus Karaoke yang dipasang oleh managemen yang menimbulkan kesan Zeus tempat yang aman untuk bersenang-senang.

”Kasusnya masih berjalan atau tidak saya tidak tahu persis, tapi nyatanya karaokenya masih operasional, berarti kasusnya berhenti, kalau kasusnya benar-benar berhenti, hebat tenan, Zeus kebal hukum, kasus sudah penyidikan bisa berhenti, ada apa dengan penegak hukum?” ujar Anwar, warga yang mengaku memperhatikan kasus Zeus sejak awal. (bis/aro/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ajak Reuni Teman SD, Mobil Dibawa Kabur

Ajak Reuni Teman SD, Mobil Dibawa Kabur

Imam Adhi Fathony,23, meringis kesakitan saat dikeler polisi.


Bandar, Pengedar, dan Pengguna Pil Koplo Dibekuk Polisi

Bandar, Pengedar, dan Pengguna Pil Koplo Dibekuk Polisi

Satu mata rantai peredaran pil koplo di Bumi Orek-Orek berhasil diputus polisi. Dini hari kemarin (11/2), seorang bandar dan dua pengedar berhasil dibekuk.


Yakin Anaknya Dibunuh, Keluarga Datangi Polisi

Yakin Anaknya Dibunuh, Keluarga Datangi Polisi

Keluarga almarhumah Nadifa Dwi Lestari (15), mendatangi Satreskrim Polrestabes Surabaya, Senin (11/2).


Polisi Periksa Lima Terduga Pengeroyokan Siswa SMP

Polisi Periksa Lima Terduga Pengeroyokan Siswa SMP

Polres Pekalongan memanggil lima pelaku dari 7 siswa yang melakukan pengeroyokan di Musala SMP NU Pajomblangan Kecamatan Kedungwuni, kemarin.


Nyambi Jadi Kurir Narkoba, Sopir Disergap Polisi

Nyambi Jadi Kurir Narkoba, Sopir Disergap Polisi

NE (26), warga Desa Bener Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan yang berprofesi sebagai sopir ditangkap Sat Res Narkoba Polres Pemalang, Senin (28/1) lalu.


Lagi, Pengedar Dextro Ditangkap Polisi

Lagi, Pengedar Dextro Ditangkap Polisi

Jajaran Polres Pekalongan Kota kembali berhasil mengungkap peredaran obat-obatan terlarang.


Sejumlah Merek Obat Diamankan Polisi

Sejumlah Merek Obat Diamankan Polisi

Sejumlah anggota Polres Pekalongan Kota, dipimpin Kapolres AKBP Ferry Sandy Sitepu mendatangi sebuah toko obat di Jalan Sultan Agung, Kota Pekalongan.


Kerap Bobol Warung di PAI, ABG Dibekuk Polisi

Kerap Bobol Warung di PAI, ABG Dibekuk Polisi

ABG berinisial WK (14) diamankan petugas Satuan Polisi Perairan Polres Tegal Kota lantaran diduga membobol sejumlah warung di Obyek Wisata PAI.


Oknum Polisi Ditetapkan Pengguna Narkoba

Oknum Polisi Ditetapkan Pengguna Narkoba

Oknum polisi yang digerebek mengonsumsi sabu-sabu Budi Setyawan ditetapkan sebagai pengguna narkoba. Bukan penjual.


Pengawas SPBU dan Spekulan Terancam Tiga Tahun Penjara

Pengawas SPBU dan Spekulan Terancam Tiga Tahun Penjara

Julmadi alias Jul, tak bisa mengelak lagi. Pria 34 tahun tersebut tertangkap basah polisi saat mengepul BBM jenis premium



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!