Kriminal
Share this on:

Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

  • Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh
  • Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

JAKARTA - Polri mengklaim telah mengantongi indentitas pelaku penembakan yang menyebabkan beberapa anggota masyarakat tewas saat kerusuhan 21-22 Mei 2019. Meski demikian Polri belum bisa menangkapnya, meski sudah terdekteksi.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Tim investigasi saat ini masih berupaya mengejar pelaku tersebut. Hasil laporan sementara tim, sosok diduga pelaku diketahui berada di wilayah Jawa Barat.

"Masih dikejar tim, terakhir terdeteksi di Jawa Barat. Nanti kalau ada hasil akan kita sampaikan, tim masih bekerja. Belum belum, ditangkap kalau sudah pasti kita kasih tahu," ujar Dedi kepada Fajar Indonesia Network, Minggu (14/7) kemarin.

Menurut Dedi, sosok diduga pelaku penembakan sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan para saksi. Di mana, kemarin itu saksi bertambah satu dari sebelumnya ada dua orang. "Dari ketiga saksi ini, keterangan ciri-ciri pelakunya hampir sama yakni berambut gondrong dan kulit sedikit hitam," kata perwira polisi berpangkat bintang satu ini.

Adapun terkait upaya lain untuk lebih memastikan pelaku, Dedi mengatakan, masih berupaya membuat sketsa wajah pelaku. Agar pelaku lebih mudah dikenali.

"Tim mengakui, tidak bisa andalkan rekaman CCTV karena yang terlihat hanya jatuhnya korban. Bahkan, meski sudah slow motion tim masih agak sulit untuk melihat face recognition pelaku. Sementara, untuk sketsa wajah dari keterangan para saksi belum selesai," ungkapnya.

Dedi menambahkan, tim Investigasi saat ini juga turut menganalisa ratusan audio dan visual yang ada di lokasi saat kerusuhan, termasuk pemeriksaan beberapa saksi. "Ya tolong bersabar, apabila hasilnya sudah ada nanti disampaikan," tambahnya.

Sebelumnya, tim Investigasi Polri berhasil mengidentifikasi pelaku penembakan saat aksi kerusuhan 21-22 Mei. Berdasarkan keterangan saksi-saksi pelaku memiliki ciri-ciri tinggi 175 cm, badan kurus, dan bertangan kidal. Sayangnya, polisi belum bisa membuat sketsa wajah pelakunya.

Tak hanya itu, polisi juga mengaku telah mengetahui jenis senjata api laras pendek yang diduga digunakan pelaku yaitu senjata api jenis Glock 42. (mhf/gw/zul/fin)


Berita Sejenis

Polri Pastikan Tindak Tegas Pelaku Rasisme

Polri Pastikan Tindak Tegas Pelaku Rasisme

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat penegak hukum, khususnya Polri menindak tegas para pelaku rasisme, terutama yang terjadi di Malang dan Surabaya.


Papua Kembali Panas, 45 Orang Damankan

Papua Kembali Panas, 45 Orang Damankan

Kondisi Bumi Cendrawasih, Papua kembali memanas dan mencekam, Rabu (21/8). Kini rusuh meluas ke Mimika dan Fakfak.


Terkait Rusuh Papua, Usut Aparat yang Bertindak Rasial

Terkait Rusuh Papua, Usut Aparat yang Bertindak Rasial

Kasus kekerasan yang melibatkan masyarakat Papua di Surabaya, Manokwari, dan beberapa tempat lainnya menyulut keprihatinan dari sejumlah pihak.


Polri Buru Penyebar Hoaks Penyebab Rusuh di Papua

Polri Buru Penyebar Hoaks Penyebab Rusuh di Papua

Mabes Polri tengah melakukan pengejaran terhadap sejumlah akun media sosial (medsos) yang diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks, terkait insiden kekerasan


Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Seorang pria bernama Imam Musthofa nekat melakukan aksi penyerangan terhadap dua anggota polisi di kantor Polsek Wonokromo, Surabaya, Sabtu (17/8).


Polisi Kembali Diserang KKSB Papua

Polisi Kembali Diserang KKSB Papua

Usai membunuh Briptu Hedar, Senin (12/8), teror serangan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Papua terhadap personel kepolisian kembali terjadi di Kampung


Satgas Diinstruksikan Tembak di Tempat Pelaku Pembakaran Hutan

Satgas Diinstruksikan Tembak di Tempat Pelaku Pembakaran Hutan

Polri diminta untuk lebiih tegas dan berani dalam menindak para pelaku pembakar hutan, baik itu perorangan maupun korporasi.


Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi Dilimpahkan

Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi Dilimpahkan

Berkas perkasa kasus penembakan yang dilakukan tersangka Brigadir Rangga Tianto terhadap Bripka Rahmat Efendi telah selesai. Dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan.


Lima ABK WNI Hilang di Perairan Taiwan

Lima ABK WNI Hilang di Perairan Taiwan

Sedikitnya lima anak buah kapal (ABK) asal Indonesia, dilaporkan hilang saat melaut di perairan dekat Pulau Diaoyutai, Taiwan.


Raja Salman Undang 200 Korban Selamat Teror Christchurch

Raja Salman Undang 200 Korban Selamat Teror Christchurch

Sedikitnya 200 orang yang menjadi korban selamat tragedi penembakan masjid di Selandia Baru, diundang berhaji tahun ini oleh Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaz



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!