Kriminal
Share this on:

Polisi ‘Kantongi’ Penembak Ibu Hamil

  • Polisi ‘Kantongi’ Penembak Ibu Hamil
  • Polisi ‘Kantongi’ Penembak Ibu Hamil

TANGERANG - Polrestro Tangerang telah mendapatkan ciri-ciri pelaku curanmor sadis yang menembak mati seorang wanita hamil di Jalan HR Rasuna Said, Kelurahan Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (4/7) malam. Sejumlah saksi mata dan rekaman CCTV telah diidentifikasi untuk mengenali pelaku.

Kapolrestro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan yang dikonfirmasi INDOPOS (Jawa Pos Group), Kamis (5/7) menyatakan pihaknya telah mengumpulkan keterangan tiga saksi mahkota terkait tragedi penembakan dan penusukan yang menewaskan Saripah (34), yang berdomisili di Jalan Gajah Mada RT002/001,Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang. Mereka adalah Saifullah, Topan, dan suami korban Ade Miskan.

"Dari pengembangan awal. sudah kami dapatkan ciri-ciri pelaku. Sekarang kami masih melakukan penyelidikan atas kasus curanmor sadis ini. Korbannya wanita hamil yang ditembak pelaku di lokasi kejadian," katanya kepada INDOPOS.

Harry juga menjelaskan bahwa pihaknya juga sedang melakukan pencocokan sidik jari yang terdapat pada senjata api rakitan milik pelaku yang tertinggaldi lokasi. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mempersempit ruang gerak dua pelaku curamor tersebut.

"Sidik jari di senpi itu lagi dicocokan penyidik. Mudah-mudahan pelaku segera ditangkap dan menguak tragedi yang menimpa korban. Kami sudah lakukan visum terhadap tubuh korban yang tewas," ungkapnya.

Mantan Kapolresta Depok ini mengungkapkan adapun kronologis penembakan terhadap Saripah terjadi saat berada di halaman parkir toko modern di Jalan HR Rasuna Said sekitar pukul 19.00. Sat itu, ibu dua anak yang tengah hamil 8 bulan ini datang membeli pulsa bersama suami dan anak keduanya.

Tiba-tiba, korban melihat dua pria menarik motor Honda Beat bernopol B 3042 UNH miliknya keluar dari parkiran mini market. "Maka terjadi tarik-menarik motor dan pelaku langsung mengeluarkan pistol dan menembak korban. Motor korban tak berhasil dibawa kabur pelaku, namun korban terkena tembakan," papar Harry.

Setelah terkena timah panas pelaku, sambung Harry, korban pun dilarikan ke RS Awal Bros Kota Tangerang. Namun karena kehabisan darah, nyawa wanita hamil tersebut tak dapat diselamatkan. Dari hasil autopsi korban tertembak di bagian dada sebelah kanan.

Harry pun berjanji akan secepatnya membekuk pelaku curanmor bersenpi yang menewaskan mantan tenaga kerja wanita TKW asal Kota Tangerang ini. Sejumlah personil elit Satreskrim Polrestro Tangerang dibantu Tim Jatanras Polda Metro Jaya dikerahkan menangkap dua pelaku curanmor sadis itu.

Sementara itu seorang saksi mata, Topan mengaku melihat langsung kejadian naas yang menimpa korban. Penembakan itu terjadi saat Saripah berteriak minta tolong karena motornya dikeluarkan pelaku dari parkiran mini market. Setelah ibu dua anak ini terjatuh, dirinya pun berinisiatif mencari kendaraan untuk membawa wanita hamil ini ke rumah sakit terdekat.

"Karena darahnya sudah banyak berceceran, saya langsung cari angkot untuk membawa korban ke rumah sakit. Nggak ada yang berani ngejar pelaku karena mereka pakai senpi," jelasnya.

Topan pun menegaskan, jika ruas Jalan HR Rasuna Said merupakan kawasan rawan curanmor dan begal. Bahkan, dalam dua bulan saja, ada delapan kejadian penjambretan curanmor yang terjadi pada siang dan malam hari. Sehingga warga pun tak heran lagi jika adanya aksi kejahatan tersebut.

Suami korban, Ade Miskan meminta Polrestro Tangerang segera menangkap pelaku pembegalan yang menewaskan istrinya tersebut. Apalagi, kejadian tersebut telah merenggut nyawa istrinya dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

"Saya mau pelakunya dihukum sesuai dengan apa yang dilakukan. Ini sangat keji sekali dan jangan dibiarkan terulang," tuturnya. (cok/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tak Bayar Uang Sewa, Gadis Penyewa Mobil Ditahan

Tak Bayar Uang Sewa, Gadis Penyewa Mobil Ditahan

HYM (22), perempuan muda warga Desa Losari Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang harus berurusan dengan polisi.


Ibu Hamil Tertangkap Pesta Narkoba

Ibu Hamil Tertangkap Pesta Narkoba

BNNK Balikpapan yang Rabu (4/7) lalu menangkap desertir polisi karena sabu, Sabtu (7/7) lalu kembali menangkap terduga pengedar narkoba.


Diduga Korban Jambret, Ibu Dua Anak Tewas

Diduga Korban Jambret, Ibu Dua Anak Tewas

Penyebab tewasnya, Maya Savitri (45) di Jalan Arjuno, Kamis dini hari (5/7) masih menyimpan teka-teki.


Resahkan Warga, Pelaku Curanmor Didor Polisi

Resahkan Warga, Pelaku Curanmor Didor Polisi

Dua pelaku pencurian sepeda motor dan penadahnya diringkus Satreskrim Polresta Bekasi Kota di Kota Bekasi.


Pengecer dan Bandar Togel Digerebek Polisi

Pengecer dan Bandar Togel Digerebek Polisi

Dua orang pengecer sekaligus bandar Togel, Wasmin (56), diciduk anggota Reskrim Polsek Kesesi.


Sempat Minta Maaf, Ibu Dua Anak Diduga Bunuh Diri

Sempat Minta Maaf, Ibu Dua Anak Diduga Bunuh Diri

Warga Jalan Durian RT 096 RW 036, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, dihebohkan dengan meninggalnya seorang perempuan.


Polisi Pastikan Bukan Bunuh Diri

Polisi Pastikan Bukan Bunuh Diri

Polisi berupaya mengungkap kasus penemuan sosok mayat laki-laki bernama Stefanus Balim, yang sebelumnya ditemukan tewas.


Pembunuh Anak Kandung Dituntut 15 Tahun

Pembunuh Anak Kandung Dituntut 15 Tahun

Sidang kasus pembunuhan Hasanuddin (10) oleh ibu kandung dan ayah tirinya, memasuki babak baru.


Bunuh Ibu Kandungnya, Anak Sulung Ditangkap

Bunuh Ibu Kandungnya, Anak Sulung Ditangkap

Pelaku pembunuhan Debora Sriani Setyawati (50), yang ditemukan tewas bersimbah darah di lorong rumah ibunya.


Diduga Hina Nabi Muhammad, Maswan Dibekuk Polisi

Diduga Hina Nabi Muhammad, Maswan Dibekuk Polisi

Seorang pria bernama Maswan Kemit Jaya dibekuk warga dan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan. Ia diduga melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!