Kriminal
Share this on:

Polisi Kembali Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu dari Malaysia

  • Polisi Kembali Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu dari Malaysia
  • Polisi Kembali Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu dari Malaysia

JAKARTA - Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 37 kilogram narkotika jenis sabu asal Malaysia. Penyelundupan dilakukan menggunakan kapal layar kecil atau kapal balap (Yacht), di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Selasa (11/6) dinihari WIB.

Selain sabu, polisi juga mengamankan enam tersangka yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia. Empat tersangka ditangkap di atas kapal. Sedang dua lagi berperan sebagai pengendali dan penjemputnya.

"Di atas kapal itu kita pun mengamankan empat WNA asal Malaysia yang menjadi nahkoda kapal. Dari hasil introgasi, mereka merupakan jaringan bandar narkoba asal Malaysia yang telah memiliki peran masing-masing, seperti mengamankan dan memindahkan sabu," kata Wakil Direktur IV Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri Kombes Pol Krisno Siregar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (11/6).

Krisno menyebut, empat WNA asal Malaysia itu adalah MIF, IKZ, SHN, dan SLH. Selain itu, ada dua orang lain juga yang ikut diamankan dan memiliki peran sebagai pengendali dan penerima/penjemput barang haram, berinisial RHM, dan MHS.

Lebih jauh, diakui Krisno, dari hasil interogasi para tersangka diketahui kapal layar kecil yang juga biasa digunakan untuk menjemput tokoh penting berangkat dari pelabuhan di Johor, Malaysia, pada Selasa (11/6) atau di hari penangkapan juga.

"Kapal ini memang cepat, kecepatannya bisa sampai 30 knot. Nama kapal ini adalah Carron Layner, dan merupakan buatan Prancis tahun 2003. Untuk harganya, diketahui senilai 2,5 ringgit Malaysia atau setara Rp7 miliar," jelas Krisno.

Sesampainya di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, kata Krisno, para tersangka akan memindahkan sabu-sabu dari dalam dapra ke dua koper yang disiapkan lalu akan diambil tersangka yang berperan sebagai penjemput keluar pelabuhan.

"Saat ini para tersangka dan barang buktinya sudah kita amankan semua. Dan atas perbuatan para tersangka, kita jerat mereka denganpasal 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati," katanya. (mhf/gw/zul/fin)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

KPK Kembali Lakukan Penggeledahan

KPK Kembali Lakukan Penggeledahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan rumah dan kantor Chandry Suanda (CSU) alias Afung.


Menunggu Janji Jokowi Tak Serahkan Jabatan Jaksa Agung ke Parpol

Menunggu Janji Jokowi Tak Serahkan Jabatan Jaksa Agung ke Parpol

Wacana Presiden Joko Widodo yang tidak akan memilih Jaksa Agung dari partai politik (Parpol) untuk periode pemerintahan 2019-2024 diapresiasi sejumlah pihak.


Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Seorang pria bernama Imam Musthofa nekat melakukan aksi penyerangan terhadap dua anggota polisi di kantor Polsek Wonokromo, Surabaya, Sabtu (17/8).


Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Pemerintah Indonesia masih terus menunggu kepolisian Malaysia merampungkan penyelidikan kasus tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diduga diperkosa


Polisi Kembali Diserang KKSB Papua

Polisi Kembali Diserang KKSB Papua

Usai membunuh Briptu Hedar, Senin (12/8), teror serangan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Papua terhadap personel kepolisian kembali terjadi di Kampung


Satgas Antimafia Bola Polri Garap 13 Provinsi

Satgas Antimafia Bola Polri Garap 13 Provinsi

Satgas Antimafia Bola Polri bakal bekerja ekstra memantau dan mengawasi pelaksanaan liga sepakbola Indonesia yang berlangsung tahun ini agar bersih dari match f


Modus Baru, Paket Mobil Berisi 500 Kg Ganja

Modus Baru, Paket Mobil Berisi 500 Kg Ganja

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan aksi penyelundupan ganja kering seberat 500 kg asal Aceh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (


Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi Dilimpahkan

Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi Dilimpahkan

Berkas perkasa kasus penembakan yang dilakukan tersangka Brigadir Rangga Tianto terhadap Bripka Rahmat Efendi telah selesai. Dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan.


Cina Tahan Tiga Pelaut Indonesia

Cina Tahan Tiga Pelaut Indonesia

Aparat penegak hukum Cina menahan 11 pelaut asal Indonesia, atas dugaan penyelundupan barang biasa.


Selamatkan Aset Rp100 Miliar dari Maluku Utara

Selamatkan Aset Rp100 Miliar dari Maluku Utara

Tim Wilayah XI Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK menemukan potensi penyelamatan aset di Provinsi Maluku Utara Rp100 miliar.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!