Kriminal
Share this on:

Polisi Periksa Lima Terduga Pengeroyokan Siswa SMP

  • Polisi Periksa Lima Terduga Pengeroyokan Siswa SMP
  • Polisi Periksa Lima Terduga Pengeroyokan Siswa SMP

DIPANGGIL - Polres Pekalongan memanggil 5 pelaku dari 7 siswa yang melakukan pengeroyokan, kemarin. (triyono/jpg)

KAJEN - Polres Pekalongan memanggil lima pelaku dari 7 siswa yang melakukan pengeroyokan di Musala SMP NU Pajomblangan Kecamatan Kedungwuni, kemarin. Sejumlah terduga pelaku datang ke Unit Reskrim Polres Pekalongan didampingi keluarga.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, menyampaikan setelah keluarga korban dimintai keterangan kini keluarga dan pelaku didatangkan. “Kami mendatangkan pelaku dan keluarganya untuk dimintai keterangan, dari tujuh pelaku, ada lima siswa yang datang ke Polres,” terangnya saat di Mapolres Pekalongan.

Dikatakan, dalam pemeriksaan penyidik berpedoman pada Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2012 Pasal 170 KUHP.

“Kami akan pertemukan keluarga pelaku dan korban, namun proses hukum tetap berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Langkah hukum adalah langkah terakhir yang akan ditempuh, jika memang tidak ada titik temu,” katanya.

Selain pelaku, penyebar video penganiayaan juga akan diperiksa oleh jajarnya. “Pemyebar video tersebut juga akan kami periksa, terkait kasus kekerasan kali ini kami tetap akan melakukan mediasi jika ada solusi terbaik maka hal tersebut akan kami ambil,” tambahnya.

Sementara itu Sri Fairotul Faroh, orang tua pelaku, mengatakan karena video yang beredar di media sosial dan pemberitaan dia menjadi bulan-bulanan netizen. Padahal permasalahan itu sudah mencoba diselesaikan bersama-sama orang tua lainya.

"Kami juga menunggu kesepakatan dan pemeriksaan dari Kepolisian," tambahnya. (yon/wan/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Tabrak Tiang Listrik, Mislah Tewas
Tabrak Tiang Listrik, Mislah Tewas

Berita Sejenis

Kapolri Rotasi Lima Jenderal

Kapolri Rotasi Lima Jenderal

Lima perwira tinggi (Pati) Polri mendapat tugas dan jabatan baru dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian.


Transaksi Mencurigakan di 6 Rekening Veronica Koman Ditelusuri Polisi

Transaksi Mencurigakan di 6 Rekening Veronica Koman Ditelusuri Polisi

Polisi menemukan transaksi mencurigakan di enam rekening tambahan milik tersangka ujaran kebencian dan hoaks Asrama Mahasiswa Papua Surabaya, Veronica Koman.


Menunggu Penyelesaian Berkas Tersangka Karhutla

Menunggu Penyelesaian Berkas Tersangka Karhutla

Polisi terus berupaya menyelesaikan proses pemberkasan perkara, kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.


Jaksa Agung Tak Persoalkan Pimpinan KPK Terpilih

Jaksa Agung Tak Persoalkan Pimpinan KPK Terpilih

Komisi III DPR telah memilih lima komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) priode 2019-2023.


Polisi Tangkap 12 Bandar Narkoba Jaringan Jakarta-Pekanbaru-Malaysia

Polisi Tangkap 12 Bandar Narkoba Jaringan Jakarta-Pekanbaru-Malaysia

Sebanyak 12 bandar narkotika jenis sabu dan ekstasi jaringan Jakarta-Pekanbaru-Malaysia ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.


Jika Tak Kooperatif, Veronica Koman Akan Di-DPO-kan Polisi

Jika Tak Kooperatif, Veronica Koman Akan Di-DPO-kan Polisi

Polri memberikan ultimatum kepada tersangka penyebaran provokasi dan hoaks Veronica Koman untuk korperatif.


Lima Jazad Penambang Emas di Yahukimo Belum Ditemukan

Lima Jazad Penambang Emas di Yahukimo Belum Ditemukan

Kasus penyerangan kelompok bersenjata tajam kepada ratusan penambang emas di Yahukimo, Papua beberapa waktu lalu masih didalami polisi.


Persiapkan Gerilya di Hutan, Tiga Serdadu MIT Ditangkap

Persiapkan Gerilya di Hutan, Tiga Serdadu MIT Ditangkap

Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga terduga teroris di tiga tempat berbeda, di wilayah Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).


Dua Sopir Jadi Tersangka, Pemilik Dump Truk Maut Harus Dipanggil

Dua Sopir Jadi Tersangka, Pemilik Dump Truk Maut Harus Dipanggil

Polisi segera memeriksa pemilik dump truk maut penyebab tabrakan beruntun yang menewaskan delapan orang di Tol Cipularang, Senin (2/9) lalu.


Dipanah, Lima Penambang Emas di Papua Dibunuh Kelompok Tak Dikenal

Dipanah, Lima Penambang Emas di Papua Dibunuh Kelompok Tak Dikenal

Saat situasi keamanan di Bumi Cenderawasih mulai kondusif, anggota kelompok separatis justru berulah.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!