Kriminal
Share this on:

Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan 50 Kitab Kuning ke Sumur

  • Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan 50 Kitab Kuning ke Sumur
  • Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan 50 Kitab Kuning ke Sumur

TKP - Kapolres Banyumas olah tempat kejadian perkara di Desa Buniayu, Tambak, Banyumas, kemarin. (fijri rahmawati/radarmas)

TAMBAK - Lebih dari 50 buah kitab kuning di TPQ Daarussalam RT 5 RW 2 Desa Buniayu Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas ditemukan di dalam sumur. Selain itu, juga terdapat papan tulis yang telah dipatahkan di dalam sumur, yang terletak di belakang gedung TPQ.

Peristiwa diduga bermula dari kediaman Pengasuh TPQ Daarussalam Kiai Abdul Majid menjelang Subuh. Rumah di RT 3 RW 2 itu menjadi sasaran pelemparan batu.

"Pelemparan terjadi dua kali. Ada suara duuaarr!! Awalnya takut kejadian alam. Tapi ternyata satu keramik lantai teras pecah," jelas Abdul Majid, kemarin.

Selanjutnya, di Masjid Daarussalam yang tidak jauh dari kediaman Abdul Majid, ditemukan karpet dalam kondisi kotor. Di dalam masjid juga terdapat tanah dan sandal. Satu karpet diantaranya berada di luar. Pada anak tangga sisi selatan masjid terdapat ceceran tanah berpasir.

"Ada pikiran mungkin ulah orang gila. Tapi setelah melihat lagi, ini adalah orang tidak bermoral dan tidak beragama," ujar Kyai Abdul Majid.

Kyai asal Jember itu menegaskan sejak bermukim di Desa Buniayu pada tahun 2000 silam. Selalu hidup baik, berdampingan dengan lingkungan sekitar.

Terpisah, Mahmud Alwi (54), warga gerumbul Sigaluh RT 5 RW 3 mengurungkan niat mendekati sumber suara penebangan kayu pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00. Meski sudah membawa senter, Mahmud mengaku tidak berani.

"Dengar orang menebang kayu. Lalu ambil senter dan keluar rumah. Sampai ujung jalan gelap kemudian kembali ke rumah. Takut," tutur Mahmud.

Mahmud mengatakan tidak mengetahui kepastian waktu dimulainya suara penebangan pohon. Juga tidak mengetahui jumlah orang yang menebang pohon. Namun, samar terdengar suara obrolan dari lokasi penebangan pohon.

Sementara itu, usai olah tempat kejadian perkara, Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK menilai kejadian tersebut tidak wajar. Terdapat enam titik yang disentuh pelaku.

"Terpal rusak. Kebun milik pondok. Dua pohon samping rumah. Tiga titik menjadi titik pertama pelaku," rinci Kapolres.

Titik pertama pelaku berada di Pondok Pesantren Putra dan Putri Miftahul Falah RT 5 RW 3 Desa Buniayu. Sebanyak 27 pohon di kebun milik KH. Ahmad Daelani Yusuf ditebang. Selain itu, dua pohon durian di samping rumah disayat pelaku. Lalu terpal penutup padi milik warga rusak karena tusukan diduga benda tajam.

Sedangkan titik kedua pelaku berada di area Kyai Abdul Majid. Titik kedua meliputi rumah takmir masjid, TPQ dan masjid. Jarak tempuh antara titik pertama dan kedua terhitung selama sembilan menit dengan berjalan kaki.

"Belum bisa menyimpulkan motif pelaku, masih menyelidiki. Tidak ada pengrusakan kitab dan saksi ketika masuk menemukan Al Qur'an tidak pada tempatnya," tandas Kapolres. (fij/wan/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Polisi Tak Akan Toleransi Konten Provokasi di Medsos

Polisi Tak Akan Toleransi Konten Provokasi di Medsos

Pasca pemungutan suara pada 17 April 2019 lalu, bermunculan akun-akun media sosial (medsos) berisi konten provokasi.


Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur

Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menilai pelaksanaan pemilu serentak tahun ini berjalan aman.


Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi

Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi

Beberapa jam sebelum waktu pemungutan suara, Rabu (17/4) kemarin, tujuh orang tertangkap tangan polisi, Rabu (17/4) dini hari.


Menteri PPA Menangis di Depan Pelaku Bullying Audrey

Menteri PPA Menangis di Depan Pelaku Bullying Audrey

Menteri PPPA Yohana Yembise tak kuasa menahan air matanya saat bertemu dengan tiga tersangka kasus bullying Audrey di Ruang Kerja Pemkot, kemarin.


Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Dugaan Penganiaya Audrey

Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Dugaan Penganiaya Audrey

Polisi pastikan terus mengusut kasus persekusi dan pengeroyokan yang dilakukan belasan orang siswi SMA terhadap Audrey (14) di Pontianak, Kalimantan Barat.


Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid

Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid

Menjelang pemilu 2019, Polres Tegal menggelar Safari Subuh ke masjid-masjid.


Usai Membunuh, Pelaku Sempat Kabur ke Solo

Usai Membunuh, Pelaku Sempat Kabur ke Solo

Samsudin, sempat kabur ke wilayah Solo, Jawa Tengah setelah membunuh mantan istrinya Sudarti (45) warga Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes.


Sudarti Tewas Akibat Benturan Benda Tumpul

Sudarti Tewas Akibat Benturan Benda Tumpul

Satuan Reserse dan Kriminal Polres Brebes berhasil mengantongi identitas pelaku atas dugaan kekerasan yang menyebabkan Sudarti (45).


Polisi Buru Produsen Pestisida Palsu

Polisi Buru Produsen Pestisida Palsu

Setelah berhasil mengamankan dua pelaku pengedar pestisida palsu di wilayah Kabupaten Brebes.


Kejar Pelaku Teror di Jawa Timur, Polisi Lacak Toko Kimia

Kejar Pelaku Teror di Jawa Timur, Polisi Lacak Toko Kimia

Polisi memburu otak rencana aksi teror di Jawa Timur dan Jawa Barat berinisial A.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!