Kriminal
Share this on:

Polisi Tangkap Pengedar yang Juga Konsumen Sabu

  • Polisi Tangkap Pengedar yang Juga Konsumen Sabu
  • Polisi Tangkap Pengedar yang Juga Konsumen Sabu

GELAR PERKARA - Wakapolres Magelang Kota Kompol Khamami didampingi Kasat Narkoba AKP Prasetyo dan Kasubag Humas AKP Nur Sajaah menggelar perkara kasus narkoba berikut barang buktinya, kemarin. (wiwit arif)

MAGELANG - Dua pengedar narkoba berhasil ditangkap aparat Polres Magelang Kota. Tersangka AN alias Jolo (26) warga Paten Jurang, Kelurahan Rejowinangun Utara, Magelang Tengah dan AS alias Ambrut (31) warga Kampung Tejosari, Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan itu kini harus merasakan dingginnya jeruji besi, akibat perbuatannya yang diduga sudah dilakukan sejak setahun lalu.

”Turut diamankan barang bukti di antaranya 7 kantong kecil sabu seberat 4,47 gram dan satu kantong kecil tembakau gorilla seberat 0,42 gram,” kata Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi, melalui Wakapolres, Kompol Khamami di sela gelar perkara di mako polres setempat, Rabu (13/3) lalu.

Tidak hanya pengedar, polisi juga berhasil mengamankan satu pemakai barang haram itu berikut barang bukti berupa satu kantong kecil sabu seberat 0,41 gram. Penangkapan tersangka AN berdasarkan pengembangan dan keterangan dari tersangka AS alias Ambrut yang ditangkap Februari lalu.

”Dari dasar keterangan itu, kami langsung menangkap tersangka AN di rumahnya, dan didapati barang bukti tujuh kantong sabu siap edar,” jelasnya.

Didampingi Kasubag Humas AKP Nur Sajaah, Khamami menjelaskan, antara tersangka AS dan AN sudah saling kenal serta sering bertemu satu sama lain. Tersangka AS, kata dia, mendapat barang dari AN untuk digunakan sendiri.

Selain mengamankan dua tersangka yang terkait, polisi juga mengamankan satu orang tersangka pemakai narkoba jenis sabu yakni Indra alias MAI (28) warga Dusun Kwancen, Desa Bandongan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang di hari yang sama.

Pengakuan tersangka MAI, menurut dia, mendapatkan barang dari AN. Tersangka MAI sendiri tidak kenal dengan AN namun mengetahui bahwa AN mempunyai narkoba jenis sabu.

”Tersangka MAI kami tangkap di rumahnya saat akan mengkonsumsi narkoba jenis sabu yang sudah disiapkan dalam bong,” ucapnya.

Khamami mengatakan ketiga tersangka dijera dengan pasal yang berbeda. Menurutnya, untuk dua tersangka yakni AS dan AN akan dijerat dengan pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1 dan atau pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup dan atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimal Rp10 miliar.

Sedangkan tersangka MAI terancam dijerat pasal pasal 112 ayat 1 dan atau pasal 127 ayat 1 huruf a, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda maksimal Rp8 miliar.

”Tersangka AN dan AS sendiri pernah dipenjara untuk kasus lain yakni kasus penganiayaan di wilayah Magelang. Keduanya, keluar penjara pada tahun 2011 silam,” paparnya.

Tersangka MAI yang berprofesi menjadi pelaut, mengaku bahwa sudah memakai narkoba sejak satu tahun lalu.

”Saya sudah menjadi pelaut atau ikut kapal selama empat tahun. Saat ini sedang libur. Dapat narkoba mau dipakai malah sudah ditangkap,” akunya. (wid/wan/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

KPK Harus Kejar Orang Dekat Romi
KPK Harus Kejar Orang Dekat Romi

Berita Sejenis

Polisi Tunggu Amien Rais, Ani Hasibuan Mangkir Lagi

Polisi Tunggu Amien Rais, Ani Hasibuan Mangkir Lagi

Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais rencananya akan diperiksa Polda Metro Jaya Senin (20/5). Namun, hingga pukul 22.00 WIB Amien belum terlihat datang.


Bandar Narkotika Dimiskinkan

Bandar Narkotika Dimiskinkan

Badan Narkotika Nasional (BNN) benar-benar total menindak bandar narkotika. Tidak hanya memenjarakannya, namun juga menjerat dengan tindak pidana pencucian uang


Pasal Makar Lebih Beruansa Politis

Pasal Makar Lebih Beruansa Politis

Pasal makar menjadi senjata ampuh untuk membungkam siapapun yang berseberangan dengan pemerintah yang sah.


Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Pemeriksaan dokter spesialis syaraf Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan dinilai dipaksakan dan terlalu tergesa-gesa.


Polri Sebut Pecat Anggotanya yang LGBT Sesuai Aturan

Polri Sebut Pecat Anggotanya yang LGBT Sesuai Aturan

Seorang oknum anggota Polri berinisial TT yang mempunyai kelainan seksual melakukan gugatan kepada institusinya, utamanya Polda Jawa Tengah.


Napi Narkoba Berulah Lagi, Lapas Langkat yang Dibakar Kondusif

Napi Narkoba Berulah Lagi, Lapas Langkat yang Dibakar Kondusif

Lembaga Pemasyarakatan Narkoba Simpang Ladang Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dibakar narapidana narkotika.


Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari

Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga (PRT) diadili dan dibui di oleh pengadilan Singapura.


Kinerja KPK Terbentur Kasus-kasus Mangkrak

Kinerja KPK Terbentur Kasus-kasus Mangkrak

Hingga kini masih ada juga beberapa kasus yang masih mangkrak atau belum terselesaikan dengan baik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)..


Tiga Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak, KPK Digugat

Tiga Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak, KPK Digugat

Lebih dari dua tahun, tiga kasus dugaan korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mangkrak tanpa ada kejelasan.


Puasa-puasa Masih Jual Togel, Lima Pelaku di Pemalang Diringkus Polisi

Puasa-puasa Masih Jual Togel, Lima Pelaku di Pemalang Diringkus Polisi

Hanya dua hari, Polres Pemalang berhasil meringkus lima pelaku perjudian togel yang meresahkan masyarakat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!