Kriminal
Share this on:

Polisi Tunggu Kajian Dewan Pers

  • Polisi Tunggu Kajian Dewan Pers
  • Polisi Tunggu Kajian Dewan Pers

JAKARTA - Niat eks Komandan Tim Mawar Mayjen (pur) Chairawan untuk melaporkan Tempo ke Bareskrim terkait pemberitaan kerusuhan 22 Mei tertunda. Sebab, Bareskrim memastikan bahwa laporan tersebut harus menunggu hasil kajian dan rekomendasi dari Dewan Pers.

Kuasa hukum Chairawan Herdiansyah menjelaskan bahwa setelah berkonsultasi dengan Bareskrim, laporan itu belum bisa diterima karena menunggu hasil dari Dewan Pers. "Di Dewan Pers masih laporan, belum sampai sidang," urainya, kemarin (13/6).

Karena itu, rencananya Selasa pekan depan pihaknya datang ke Dewan Pers untuk memastikan proses laporan tersebut. Dengan begitu, hasilnya nanti bisa menjadi rujukan proses yang ada di Bareskrim.

"Ya, itu soal etikanya bagaimana di sana," paparnya.

Sementara itu, Chairawan menuturkan, pihaknya menghormati proses penegakan hukum. Tidak hanya soal pemberitaan Tempo, tapi juga media sosial yang menyebut pihaknya sebagai dalang kerusuhan. "Perlu diketahui, awalnya nama saya disebut di media sosial," ujarnya.

Saat itu Chairawan merasa tidak perlu menggubrisnya. Namun, belakangan justru informasi yang hampir sama ditulis Tempo. "Media sosialnya dilaporkanlah, awalnya mau diam dan menunggu dalang-dalangnya disebutkan polisi, baru lapor," jelasnya.

Chairawan menuturkan, bila dirinya menjadi dalang kerusuhan, semua itu tidak berguna. Apalagi, tidak akan ada yang membelanya. "Teman-teman saya, partai saya, pemerintah pun tidak akan bisa bela saya. Siapa yang mau, tidak ada guna dan tidak ada yang bela," paparnya.

Apalagi, saat ini Chairawan telah berusia lanjut. "Saya mau apa lagi, mau cari apa lagi. Tim Mawar ini sudah bubar," kata Chairawan saat ditemui di kantor Bareskrim kemarin.

Dia juga menyebut khawatir bila informasi yang salah, tapi tidak dibantah, justru akan dianggap benar. Sebelumnya, Chairawan menyambangi Bareskrim untuk konsultasi pelaporan. Dalam konsultasi pertama itu, dia diminta untuk melengkapi sejumlah bukti.

Dia membantah bahwa saat kerusuhan dirinya berada di lapangan. Chairawan mengaku berada di rumahnya saat terjadi kerusuhan 22 Mei. (idr/ful/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Mobil Penuh Senjata Masih Diselidiki

Mobil Penuh Senjata Masih Diselidiki

Satu unit mobil merek Nissan Terra bernopol B 1 RI berisi senjata tajam berupa dua bilah parang dan nomor polisi palsu ditemukan terparkir di lobby Hotel Raffle


Indonesia Terpilih Lagi Jadi Dewan HAM PBB

Indonesia Terpilih Lagi Jadi Dewan HAM PBB

Indonesia kembali berhasil menjadi salah satu Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis (17/10) lalu.


Edarkan Sabu, Dua Pegawai BNN Ditangkap Polisi

Edarkan Sabu, Dua Pegawai BNN Ditangkap Polisi

Oknum anggota dan Pengawai Negeri Sipil (PNS) Badan Narkotika Nasional (BNN) ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.


Polisi Beber Alasan Tak Terbitkan Izin Demo

Polisi Beber Alasan Tak Terbitkan Izin Demo

Polda Metro Jaya menyatakan tidak akan menerbitkan STTP (Surat Tanda Terima Pemberitahuan) aksi demonstrasi, Selasa (15/10) hingga Minggu (20/10).


Polisi Sudah Tetapkan 385 Tersangka Karhutla

Polisi Sudah Tetapkan 385 Tersangka Karhutla

Tindakan tegas dilakukan Polri dalam mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia.


Enam Polisi Harus Dibawa ke Pengadilan Umum

Enam Polisi Harus Dibawa ke Pengadilan Umum

Enam anggota Polres Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjalani proses sidang disiplin. Mereka disidang karena melanggar standar operasional prosedur (SOP).


36 Terduga Teroris Ditangkap, Dua Anggota Polwan

36 Terduga Teroris Ditangkap, Dua Anggota Polwan

Dua anggota polisi wanita (Polwan) diamankan Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri. Keduanya ditangkap di Yogyakarta.


KPK Beber Kajian Pinjaman Daerah

KPK Beber Kajian Pinjaman Daerah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memaparkan hasil kajian pinjaman daerah untuk pembangunan infrastruktur kepada jajaran Kementerian dan BUMN.


10 Jalur Perdagangan Orang Terendus Polisi

10 Jalur Perdagangan Orang Terendus Polisi

Sedikitnya sepuluh rute atau jalur human trafficking atau tindak pidana perdagangan orang berhasil diidentifikasi Polri


Dua Lantai Apartemen Disulap Jadi Kasino, Ada yang VIP

Dua Lantai Apartemen Disulap Jadi Kasino, Ada yang VIP

Apartemen Robinson, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (6/10) lalu, digerebek polisi. Ternyata ada dua lantai yang dipakai untuk tempat berjudi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!