Kriminal
Share this on:

Polri Masih Butuh Waktu Investigasi Blackout

  • Polri Masih Butuh Waktu Investigasi Blackout
  • Polri Masih Butuh Waktu Investigasi Blackout

JAKARTA - Mabes Polri batal mengumumkan hasil investigasi kasus padamnya aliran listrik atau blackout di sebagian Pulau Jawa pada Minggu 4 Agustus lalu. Alasannya, karena tim investigasi masih butuh waktu untuk melakukan uji secara scientific terhadap beberapa lokasi guna mendalami faktor penyebab terjadinya blackout.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, ada pertimbangan dari saksi ahli yang membuat pihaknya batal merilis hasil investigasi blackout. Di antaranya karena masih harus melakukan uji scientific terhadap beberapa lokasi.

"Tujuan saksi ahli ini untuk mendalami apa yang menjadi faktor-faktor penyebab terjadinya blackout kemarin," kata Dedi di Mabes Polri, Senin (26/8).

Dedi mengatakan pihaknya berharap penundaan ini dalam rangka menyampaikan hasil investigasi secara komprehensif kepada masyarakat, sehingga tak ingin terlalu terburu-buru merilisnya. Salah satu hal yang masih dalam proses pengujian adalah alat-alat yang ada pada instalasi jaringan listrik.

"Jadi, karena pengumuman bukan diagnosa awal, tapi hasil komprehensif dari tim investigasi. Dan karena banyak lokasi yang harus didalami dari hulu ke hilir. Dari tim IT ini perlu waktu ya, soalnya ada alat-alat yang harus diuji," ungkapnya.

Terkait ada atau tidaknya indikasi tindak pidana peristiwa itu, Dedi mengatakan, tim investigasi masih fokus pada faktor penyebab blackout. Menurut dia, faktor penyebab blackout tidak hanya perkara pohon sengon.

"Fokus utama mencari penyebab blackout, itu dulu. Kalau sudah ditemui secara komprehensif dan ilmiah, baru nanti diputuskan (ada pidananya atau tidak). Kan tidak faktor tunggal tapi multifaktor," tutur Dedi.

Dia menambahkan, anggota dari Direktorat Siber Bareskrim jug tengah mengasesmen terhadap seluruh teknologi informasi yang digunakan PLN untuk mengoperasionalkan jaringan, pembangkit listrik dan power supply apabila terjadi permasalahan itu.

"Ada beberapa alternatif atau plan a, plan b, plan c. Lalu soal apakah ada serangan akses ilegal," jelasnya.

Sementara soal ilegal akses, Dedi menegaskan, belum ada temuan ke arah sana. "Untuk sementara belum ditemukan. Itu hasil awal tapi masih didalami, dan itu akan dilibatkan tim siber," tandasnya. (mhf/zul/gw/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ada Indikasi Penyiksaan, Usut Tuntas Kematian Demonstran

Ada Indikasi Penyiksaan, Usut Tuntas Kematian Demonstran

Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi mendesak Polri untuk mengusut kematian sejumlah peserta aksi demonstrasi menolak rancangan undang-undang (RUU) bermasalah d


Hati-hati Jika Ada Tawaran Beasiswa ke Luar Neger, Bisa Jadi Itu Modus

Hati-hati Jika Ada Tawaran Beasiswa ke Luar Neger, Bisa Jadi Itu Modus

Dua sindikat perdagangan orang (human trafficking) ke luar negeri berhasil diungkap Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.


Enam Polisi Pembawa Senpi Demo Kendari Segera Disidang

Enam Polisi Pembawa Senpi Demo Kendari Segera Disidang

Tim Investigasi Polri masih mendalami tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, Sultra, Randi dan M Yusuf saat demo menolak RUU KPK dan RUU KUHP di


Jaksa agung Tegaskan Tak Ada Kasus Karhutla yang Di-SP3

Jaksa agung Tegaskan Tak Ada Kasus Karhutla yang Di-SP3

Sebanyak 171 berkas kasus dugaan tindak pidana pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terus diteliti Tim Jaksa peneliti Kejaksaan Agung.


Penembak Mahasiswa Demo di Kendari Mulai Terungkap

Penembak Mahasiswa Demo di Kendari Mulai Terungkap

Hasil investigasi Polri dalam mengungkap tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), saat demo di depan Gedung DPRD


Polri Selidiki Nomor-nomor Telepon yang Diklaim sebagai Oknum Polisi

Polri Selidiki Nomor-nomor Telepon yang Diklaim sebagai Oknum Polisi

Beberapa nomor handphone anggota kepolisian disebut masuk dalam daftar anggota grup whatsApp pelajar SMK.


Masih Bandel, Cabut Izinnya!

Masih Bandel, Cabut Izinnya!

Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengancam akan mencabut izin perusahaan jika wilayah konsesinya masih juga terbakar.


Merasa Difitnah Ananda Badudu, Polri Siapkan Somasi

Merasa Difitnah Ananda Badudu, Polri Siapkan Somasi

Jajaran Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya protes dengan penyataan Ananda Badudu.


Buntut Penangkapan Dosen IPB, Polisi Dalami Peran Purn TNI AL

Buntut Penangkapan Dosen IPB, Polisi Dalami Peran Purn TNI AL

Polisi masih mendalami peran enam orang yang diamankan di Cipondoh, Tangerang, Banten, Sabtu (28/9) dinihari.


Lima Tersangka Rusuh Wamena Ditangkap

Lima Tersangka Rusuh Wamena Ditangkap

Polri menangkap lima tersangka kerusuhan di Wamena, Papua, Rabu (26/9) lalu. Kelima tersangka kebanyakan berasal dari dari luar Wamena.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!