Kriminal
Share this on:

Positif Narkoba, 5 THL Satpol PP Kota Tangerang Dipecat

  • Positif Narkoba, 5 THL Satpol PP Kota Tangerang Dipecat
  • Positif Narkoba, 5 THL Satpol PP Kota Tangerang Dipecat

TANGERANG - Pemkot Tangerang memecat lima Tenaga Harian Lepas (THL) Satpol PP. Sanksi itu diberikan karena lima pegawai tersebut positif mengkonsumsi narkoba. Kelima orang itu lantas diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tangerang untuk direhabilitasi.

Kepala Satpol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana mengatakan sanksi pemecatan dilakukan lantaran kelima THL itu sudah cukup lama mengkonsumsi narkoba. Apalagi, mereka kerap mengkonsumsi barang haram saat akan bekerja yakni narkoba jenis ganja dan sabu-sabu.

”Benar lima THL Satpol PP ini sudah kami pecat. Mereka melanggar aturan kontrak kerja, kami berikan sanksi tegas. Keberadaan mereka yang mengkonsumsi narkoba tidak sehat buat anggota Satpol PP yang lain,” terangnya saat ditemui di Puspemkot Tangerang, kemarin.

Lima THL yang dipecat secara tak hormat itu berinisial KK, DR, AF, dan SL, WD (rata-rata berusia 24 tahun). Dijelaskan Mumung, proses pemberhentian atau pemecatan terhadap kelima THL itu dilaksanakan Selasa (2/1) pagi.

”Tiga hari lalu proses pemecatannya dilakukan. Kami hanya memberikan gaji mereka terakhir, dan Sekda Kota Tangerang langsung yang menyerahkan surat pemecatannya. Inilah konsekuensi bagi yang terlibat dengan narkoba," paparnya.

Diketahuinya kelima THL Satpol PP itu mengkonsumsi narkoba usai hasil tes urine oleh BNNK Tangerang. ”Awalnya dari tes urine ada 6 orang yang terindikasi narkoba. Terus tes ulang lagi hanya ada lima orang yang positif narkoba,” ujar Mumung juga.

Diungkapkan Mumung, pemecatan terhadap lima orang THL tersebut sesuai komitmen Pemkot Tangerang untuk memberantas narkoba. ”Sanksi ini berlaku juga buat Satpol PP berstatus PNS, bahkan semua PNS, kalau kedapatan positif narkoba dipecat," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Tangerang AKBP Akhmad F Hidayanto menuturkan tes urine terhadap pegawai Satpol PP itu untuk memberantas peredaran narkoba. Namun begitu, masalah pemecatan lima orang THL tersebut tidak sama sekali dia ketahui.

”Kalau positif mengkonsumsi narkoba lima Satpol PP itu benar. Saya kaget saja kok sanksinya langsung pecat. Tes urine ini memang jadi agenda bulanan Pemkot Tangerang bersama BNNK," tuturnya.

Dia juga mengaku lima THL Satpol PP yang telah dipecat itu diarahkan untuk direhabilitasi. Sebab, pegawai kontrak itu merupakan korban peredaran narkoba dan bukan bandar.

BNNK pun berharap setelah lima THL Satpol PP itu selesai mengikuti rehabilitasi dapat menyebar luaskan informasi bahaya narkoba. ”Dalam aturannya kalau pengguna tidak dapat dihukum dan harus direhab,” pungkasnya. (cok/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Terlibat Narkoba, Napi Diasingkan dan Remisi Dicabut

Terlibat Narkoba, Napi Diasingkan dan Remisi Dicabut

Puluhan narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Bandarlampung atau Lapas Rajabasa yang terindikasi terlibat penyalahgunaan narkoba.


Kepergok dengan Waria di Semak-semak, BJ Akui Pengen Cobe Jak

Kepergok dengan Waria di Semak-semak, BJ Akui Pengen Cobe Jak

Berupaya memberikan rasa aman dan kondusif dalam menjalani ibadah puasa, Satpol PP Kabupaten Mempawah gencar melakukan razia .


Pesta Sabu, Mahasiswi Digerebek Polisi

Pesta Sabu, Mahasiswi Digerebek Polisi

Seorang mahasiswi semester akhir sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Jogjakarta, berinisial SYI (23) diamankan Satuan Reserse Narkoba dan Tim Opsnal Polres Purwor


Jelang ramadan, Arena Judi Sabung Ayam Dibongkar

Jelang ramadan, Arena Judi Sabung Ayam Dibongkar

Judi sabung ayam di Kota Mataram dianggap cukup mengganggu kenyamanan warga.


Komplotan Maling di Tegal Kembali Larikan Innova

Komplotan Maling di Tegal Kembali Larikan Innova

Belum lama kejadian pencurian Toyota Innova milik Ketua Muhammadiyah Kota Tegal, kembali terjadi aksi pencurian mobil jenis yang sama di wilayah Tegal Timur.


Berbisnis Narkoba, Pasutri Ditangkap Polisi

Berbisnis Narkoba, Pasutri Ditangkap Polisi

Syamsuddin Noor alias Udin (42) dan istrinya, Juriah (36) digiring aparat ke Polda Kalsel.


Pesta Tuak sampai Mabuk, 11 Pemuda Diamankan

Pesta Tuak sampai Mabuk, 11 Pemuda Diamankan

Tim gabungan Dinsosdalduk KB dan P3A dan Satpol PP, melakukan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Sabtu (5/5) malam, lalu.


Kirim ABG Kerja di Karaoke, Dua Perempuan Ditahan

Kirim ABG Kerja di Karaoke, Dua Perempuan Ditahan

Setelah Ika Dewi Ratnasari (44) ditahan, pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota kembali meringkus pelaku lainnya, Novi, 22.


Tenggak Cairan Pembersih lalu Potong Nadi, Ibu Ini Bisa Diselamatkan

Tenggak Cairan Pembersih lalu Potong Nadi, Ibu Ini Bisa Diselamatkan

Nyawa Romiyati, warga Desa Tambaharjo Kecamatan Kota Kabupaten Pati masih tertolong, setelah dua kali melakukan percobaan bunuh diri kemarin dinihari.


Gembosi Ban pakai Obeng, Maling Gondol Uang Rp426 Juta

Gembosi Ban pakai Obeng, Maling Gondol Uang Rp426 Juta

Aksi kejahatan dengan modus pecah ban kambuh lagi di Kota Semarang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!