Kriminal
Share this on:

Predator Gadis Bawah Umur Diringkus Polisi

  • Predator Gadis Bawah Umur Diringkus Polisi
  • Predator Gadis Bawah Umur Diringkus Polisi

PEKALONGAN - Predator gadis bawah umur akhirnya tak berkutik. Yok, warga Desa Losari, Tulakan, diringkus polisi. Itu terjadi setelah pria 25 tahun tersebut diduga memerkosa Bunga (nama samaran), 12, yang terhitung masih kerabat sendiri. ‘’Tersangka saat ini masih kami periksa untuk menggali keterangan lebih dalam,’’ kata Kapolres Pacitan AKBP Sugandi kemarin (21/12).

Sugandi mengungkapkan, perbuatan bejat Yok terjadi Kamis (20/12) sekitar pukul 15.00 di kamar korban saat kondisi sepi. Tubuh mungil Bunga tidak kuasa melakukan perlawanan. Apalagi, sebelum aksi pemerkosaan itu pelaku terus mengancamnya. ‘’Setelah kejadian itu korban terus menangis dan akhirnya menceritakan peristiwa yang menimpanya kepada keluarganya,’’ jelas Sugandi.

Bak disambar petir saat orang tua Bunga mendengar pengakuan sang anak. Tanpa menunggu waktu lama, peristiwa itu dilaporkan kepada polisi. Sementara, Yok sengaja kabur ke arah Desa Kasihan, Tegalombo, sembari membawa parang yang biasa digunakan untuk menyadap pohon aren.

Polisi dibantu sejumlah warga langsung memburu bapak satu anak tersebut. Lima jam berselang, petugas mendapati pelaku bersembunyi di sebuah musala Desa Kasihan. Yok akhirnya berhasil dibekuk tanpa perlawanan. ‘’Lalu dibawa ke unit PPA (pelayanan perempuan dan anak, Red) untuk diperiksa,’’ imbuh kapolres.

Bersamaan penangkapan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, celana dalam korban dan tikar. Pun, petugas melakukan visum kepada Bunga di RSUD dr Darsono Pacitan. ‘’Jika terbukti, akan dijerat dengan pasal UU Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,’’ urai Sugandi.

Sebelumnya, kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan Yok sempat viral di media sosial Facebook. Sejumlah netizen sengaja mem-posting wajah pelaku guna membantu upaya perburuan yang dilakukan polisi. (mg6/c1/isd/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pengacara Tomy Winata yang Pukul Hakim Dipenjara

Pengacara Tomy Winata yang Pukul Hakim Dipenjara

Desrizal, salah seorang pengacara Tomy Winata, ditetapkan polisi sebagai tersangka Kasus pemukulan Hakim PN Jakarta Pusat.


Pimpinan KPK Harus Ada Polisi dan Jaksanya

Pimpinan KPK Harus Ada Polisi dan Jaksanya

Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK periode 2019-2023 diingatkan agar memilih pimpinan KPK yang memenuhi unsur penyidikan dan penuntutan.


Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polri mengklaim telah mengantongi indentitas pelaku penembakan yang menyebabkan beberapa anggota masyarakat tewas saat kerusuhan 21-22 Mei lalu.


Polisi Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Habil Marati

Polisi Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Habil Marati

Polri tengah mempertimbangkan penangguhan penahanan Habil Marati, tersangka kasus makar yang dituding berperan sebagai penyandang dana.


Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Empat warga negara Indonesia (WNI) ditangkap Kepolisian Maritim Malaysia di Tawau (Negeri Sabah), Malaysia, Kamis (11/7) lalu.


Indonesia Bebaskan Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Siswa JIS

Indonesia Bebaskan Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Siswa JIS

Pemerintah Indonesia mengabulkan pengampunan kepada, Neil Bantleman, guru asal Kanada terpidana pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Jakarta.


Mantan Kapolres Tegal Diperiksa TGPF terkait Kasus Novel

Mantan Kapolres Tegal Diperiksa TGPF terkait Kasus Novel

Teka-teki jenderal bintang tiga polisi yang diperiksa Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan akhirnya terungkap.


Indonesia Surga Para Bandar Narkoba

Indonesia Surga Para Bandar Narkoba

Peredaran narkoba di Indonesia tak pernah habis, walau polisi berulang kali mengungkapnya.


Pistol Glock 42 yang Tewaskan Korban Kerusuhan

Pistol Glock 42 yang Tewaskan Korban Kerusuhan

Penyelidikan kasus penembakan saat kerusuhan 21-22 Mei makin terang. Polisi mengklaim telah mengetahui identitas pelaku.


Uang Rp173 Miliar Hasil Korupsi Diserahkan Polisi ke Kejaksaan

Uang Rp173 Miliar Hasil Korupsi Diserahkan Polisi ke Kejaksaan

Kasus korupsi pengadaan BBM high speed diesel (HSD) di PLN tahun anggaran 2010 akan segera dilimpahkan Polri ke Kejaksaan Agung.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!