Kriminal
Share this on:

Proses Hukum Kasus Makar dan UBN Jalan Terus

  • Proses Hukum Kasus Makar dan UBN Jalan Terus
  • Proses Hukum Kasus Makar dan UBN Jalan Terus

JAKARTA - Mabes Polri memastikan kasus-kasus dugaan makar yang melibatkan beberapa tokoh pendukung salah satu pasangan capres-cawapres masih tetap berjalan. Termasuk, kasus yang membelit Ustaz Bachtiar Nasir alias UBN yang menjadi tersangka penyelewengan dana Yayasan Keadilan untuk Semua (YKUS).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, penyidik yang menangani kasus dugaan makar memastikan, tak satupun kasus makar dihentikan proses hukumnya, meski proses Pilpres telah selesai.

"Saya sudah tanya tim penyidik Bareskrim terkait kasus makar, semuanya on progres. Artinya tetap jalan," kata jenderal bintang satu kepada para awak media di Mabes Polri, Selasa (16/7) kemarin.

Menurutnya, kasus dengan tersangka Ustaz Bactiar Nasir atau UBN yang kini lari ke luar negeri, tepatnya Arab Saudi juga tetap berlanjut. "Ya, kasus UBN tetap berlanjut meskipun saat ini yang bersangkutan ada di luar negeri. Kita akan tunggu kepulangannya, kemudian menindaklanjuti proses hukumnya," ungkap mantan Wakapolda Kalimantan tengah tersebut.

Dedi mengakui, hingga kini pihak kepolisian sendiri masih tetap menunggu itikad baik dari UBN agar kooperatif dalam proses penyidikan kasus yang menjeratnya. Selain itu, penyidik Bareskrim juga terus berkomunikasi dengan tim pengacara UBN.

"Tapi kalaupun misalnya yang bersangkutan masih di luar negeri mau bagaimana. Yang pasti kalau overstay kan bayarnya mahal, sehingga pasti pulang dan kalau pulang dipastikan proses hukumnya berlanjut. Ini sesuai dari penyidik," imbuhnya.

"Dan kita juga masih menunggu komunikasi pihak pengacaranya juga. Kan masih dikomunikasikan terus oleh para penyidik. Tinggal menunggu kehadiran beliau saja untuk menghadapi proses hukum yang menjeratnya," pungkas Dedi.

Jauh sebelum melarikan diri ke luar negeri sendiri, Bachtiar membuat sebuah video yang memuat kalau dirinya siap menghadapi proses hukum atas sangkaan dugaan penyelewengan dana YKUS pada 2017.

Dia menyatakan, akan menjawab sangkaan terhadap dirinya dalam kasus ini. Sedangkan polisi juga sudah mengagendakan pemeriksaan atas Bachtiar sebanyak dua kali. Namun tak hadir, dan pada panggilan ketiga hendak dijemput paksa rumahnya dia telah terbang ke Arab Saudi. (mhf/gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kasus Meikarta, KPK Bidik Tersangka Baru

Kasus Meikarta, KPK Bidik Tersangka Baru

Tidak hanya melakukan konfirmasi terhadap mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar terkait pembahasan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi di P


Polri Pastikan Tindak Tegas Pelaku Rasisme

Polri Pastikan Tindak Tegas Pelaku Rasisme

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat penegak hukum, khususnya Polri menindak tegas para pelaku rasisme, terutama yang terjadi di Malang dan Surabaya.


Dicurigai Jadi ajang Pemerasan, TP4 Kejaksaan Diminta Bubar

Dicurigai Jadi ajang Pemerasan, TP4 Kejaksaan Diminta Bubar

Masyatakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendesak Jaksa Agung HM Prasetyo untuk membubarkan TP4 dan TP4D.


Jaksa Tahan Kivlan Zen di Rutan Guntur

Jaksa Tahan Kivlan Zen di Rutan Guntur

Tersangka kasus dugaan kepemilikan dugaan senjata api ilegal, Kivlan Zen ditahan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat di Rutan Gunt


Ceramah UAS Jangan Dibawa ke Ranah Hukum

Ceramah UAS Jangan Dibawa ke Ranah Hukum

Sejumlah laporan terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS) terkait dugaan ujaran kebencian dalam ceramahnya di sebuah pengajian tertutup.


Kapan Tim Siber Polri Tangkap Penyebar Hoaks Soal Mahasiswa Papua?

Kapan Tim Siber Polri Tangkap Penyebar Hoaks Soal Mahasiswa Papua?

Tim Siber Bareskrim Polri belum juga berhasil menangkap pemilik akun media sosial (medsos) yang menyebarkan hoaks, terkait insiden mahasiswa Papua di Malang dan


Gakkumdu Belum Satu Arah

Gakkumdu Belum Satu Arah

Badan Pengawas Pemilihan Umun (Bawaslu) RI masih berupaya menyempurnakan kinerja Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dalam melakukan penanganan tindak pi


Markus Nari Keberatan Dakwaan Jaksa

Markus Nari Keberatan Dakwaan Jaksa

Terdakwa kasus proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) Markus Nari kembali menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor, Rabu (21/8).


Papua Kembali Panas, 45 Orang Damankan

Papua Kembali Panas, 45 Orang Damankan

Kondisi Bumi Cendrawasih, Papua kembali memanas dan mencekam, Rabu (21/8). Kini rusuh meluas ke Mimika dan Fakfak.


Terkait Rusuh Papua, Usut Aparat yang Bertindak Rasial

Terkait Rusuh Papua, Usut Aparat yang Bertindak Rasial

Kasus kekerasan yang melibatkan masyarakat Papua di Surabaya, Manokwari, dan beberapa tempat lainnya menyulut keprihatinan dari sejumlah pihak.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!