Kriminal
Share this on:

Puasa-puasa Masih Jual Togel, Lima Pelaku di Pemalang Diringkus Polisi

  • Puasa-puasa Masih Jual Togel, Lima Pelaku di Pemalang Diringkus Polisi
  • Puasa-puasa Masih Jual Togel, Lima Pelaku di Pemalang Diringkus Polisi

Foto: tribratanews

Pemalang - Dalam rentang waktu dua hari, Polres Pemalang berhasil meringkus lima pelaku perjudian togel yang cukup meresahkan masyarakat di wilayah Kabupaten Pemalang. Kapolres Pemalang AKBP Kristanto Yoga Darmawan mengatakan penangkapan lima pelaku perjudian togel merupakan hasil pengembangan dari tiga laporan polisi.

"Mereka ditangkap di tiga TKP yang berbeda di wilayah Kabupaten Pemalang," ungkapnya saat gelar perkara di Aula Bhayangkara, Senin (13/5) kemarin.

Dari kelima pelaku itu, lanjutnya, dua di antaranya berinisial PR (25), dan UD (23), ditangkap saat melakukan penjualan judi togel di kios Pasar Pagi Pemalang Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang. Sisanya, satu pelaku dengan inisial AZ (45), ditangkap di Jalan Desa Desa Bojongnangka Kecamatan Pemalang. Lalu dua tersangka lain W (55) dan P (38), ditangkap di warung miliknya di Desa Tumbal Kecamatan Comal.

"Penangkapan kelimanya dilakukan dalam rentang waktu dua hari sejak, Jumat (10/5) hingga Sabtu (11/5)," tegas Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Suhadi.

Kapolres Pemalang mengatakan, salah satu pelaku dengan inisial AZ mendapatkan omzet sebesar Rp2,5 juta hingga Rp3 juta perhari. AZ setiap harinya membagikan kupon togel kepada pengecer dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio 125 miliknya. Sedangkan dua tersangka yang diamankan di Desa Tumbal, Kecamatan Comal, masing-masing berperan sebagai penjual dan pembeli.

“Tersangka dengan inisial P menjual togel tanpa kupon kepada W, P selaku penerima titipan dan yang memasang togel hanya memberikan kertas putih saja untuk ditulis oleh pembeli," terangnya.

Kelima pelaku saat ini sedang dalam pemeriksaan intensif petugas. "Kelimanya dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau denda paling banyak Rp20 juta,” pungkas Kristanto. (rid/adi/zul/)


Berita Sejenis

Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Dua korban tewas pada kerusuhan 21-22 Mei akibat tertembak peluru tajam.


Polisi Tunggu Kajian Dewan Pers

Polisi Tunggu Kajian Dewan Pers

Bareskrim memastikan laporan soal tim mawar harus menunggu kajian dan rekomendasi dari Dewan Pers.


Polisi Kembali Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu dari Malaysia

Polisi Kembali Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu dari Malaysia

Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 37 kilogram narkotika jenis sabu asal Malaysia.


Ustadz Lancip Diperiksa Pekan Depan, Pria Bersorban Hijau Ditahan

Ustadz Lancip Diperiksa Pekan Depan, Pria Bersorban Hijau Ditahan

KH Ahmad Rifky Umar Said Barayos atau kerap disapa Ustadz Lancip harus berurusan dengan polisi.


Polisi Bekuk Pria Bersorban Hijau Pengancam Jokowi

Polisi Bekuk Pria Bersorban Hijau Pengancam Jokowi

Polisi menangkap seseorang yang diduga sebagai pria bersorban hijau yang mengancam akan membunuh Presiden Jokowi dan Wiranto, Jumat (24/5) lalu.


Polisi Tetapkan 32 Tersangka Bentrokan Antardesa di Buton

Polisi Tetapkan 32 Tersangka Bentrokan Antardesa di Buton

Polri menetapkan 36 tersangka dari 82 orang yang diamankan dalam peristiwa bentrokan antara warga dua desa di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.


10 Gugatan Praperadilan, Kado Lebaran untuk Kejagung

10 Gugatan Praperadilan, Kado Lebaran untuk Kejagung

MAKI mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) memberi alasan kepada masyarakat mengenai masih mangkraknya kasus korupsi.


Pelaku Pelanggaran HAM Masih Gelap

Pelaku Pelanggaran HAM Masih Gelap

Pengaduan terkait kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta terus diverifikasi oleh lembaga advokasi dan kemanusiaan.


Dua Tokoh BPN Prabowo Bebas, Dua Lagi Masih Menunggu

Dua Tokoh BPN Prabowo Bebas, Dua Lagi Masih Menunggu

Empat tokoh pendukung Capres 02 Prabowo-Sandi yang ditahan aparat kepolisian terkait kasus hoaks dan dugaan makar minta ditangguhkan penahanannya.


KPK Terus Kembangkan Dugaan Kasus Suap Kemenag

KPK Terus Kembangkan Dugaan Kasus Suap Kemenag

KPK akan mempelajari fakta-fakta yang muncul dalam surat dakwaan terdakwa kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!