Kriminal
Share this on:

Puluhan Botol Miras dan Obat Batuk Disita

  • Puluhan Botol Miras dan Obat Batuk Disita
  • Puluhan Botol Miras dan Obat Batuk Disita

BARANG BUKTI – Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto bersama anggota menunjukkan barang bukti miras, kemarin. (m. dhia thufail/radar pekalongan)

BATANG - Jajaran Polsek Gringsing Polres Batang berhasil menyita berbagai jenis minuman keras (miras) dan obat batuk merk Komix dalam Operasi Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD). Dari puluhan miras yang disita tersebut, juga ada yang dikemas dalam botol bekas air mineral.

”Semalam melalui Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD), kami telah menyita puluhan miras berbagai jenis. Semua sudah kami amankan di Mapolsek Gringsing. Kegiatan ini dalam rangka menciptakan Kamtibmas agar kondusif menjelang pelaksanaan Pemilu tahun 2019,” ungkap Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto, kemarin.

Dia mengatakan, operasi pekat itu digelar pada Senin (1/10) malam. Pada saat pelaksanaan operasi, anggota mendapati sekumpulan pemuda yang sedang nongkrong di jalan Desa Sawangan. Setelah diperiksa, ternyata mereka sedang mengonsumsi miras oplosan jenis Ciu dengan dicampur minuman Coca Cola dan obat batuk Komix.

”Setelah kami geledah, kami menemukan 50 botol bekas air mineral ukuran sedang berisi Ciu. Sedangkan di lokasi lain, yaitu Mentosari dan Surodadi kami temukan miras jenis Anggur dan Vodka yang kadar alkoholnya tinggi. Karena itu, langsung kami amankan semua miras itu dan juga dua dus obat batuk merk Komix,” terangnya.

Semua barang bukti, kata dia, akan dibawa ke Polres Batang untuk dimusnahkan. Sementara penjual miras akan dimintai keterangan lebih lanjut. ”Mereka akan kita kenakan dengan pasal Tindak Pidana Ringan (Tipiring),” tegas kapolsek.

Menurut dia, akibat yang ditimbulkan dengan mengonsumsi miras sangat berbahaya. Terlebih, miras oplosan bahkan nyawa menjadi taruhan akibat meminum oplosan ini. Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anaknya, terutama yang sering nongkrong malam.

”Kami ingin menciptakan Kamtibmas kondusif, jadi kegiatan KKYD akan kami lakukan setiap hari,” tandasnya. (fel/fat/zul)


Berita Sejenis

BPOM Sita Makanan Kedaluwarsa Rp3,4 Miliar

BPOM Sita Makanan Kedaluwarsa Rp3,4 Miliar

Bagi yang membeli produk pangan segar dan olahan untuk berbuka puasa agar lebih berhati-hati.


Dugaan Korupsi KKP, Susi Dukung KPK

Dugaan Korupsi KKP, Susi Dukung KPK

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendukung KPK menuntaskan dugaan tindak pidana korupsi di Kementeriannya.


Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Pemeriksaan dokter spesialis syaraf Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan dinilai dipaksakan dan terlalu tergesa-gesa.


Bupati Bengkalis Tersangka Suap Proyek Jalan

Bupati Bengkalis Tersangka Suap Proyek Jalan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bengkalis Amiril Mukminin sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari

Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga (PRT) diadili dan dibui di oleh pengadilan Singapura.


Lusa, Permadi dan Lieus Sungkharisma Kembali Diperiksa Bareskrim

Lusa, Permadi dan Lieus Sungkharisma Kembali Diperiksa Bareskrim

Politisi Gerindra Permadi dan aktivis sosial Lieus Sungkharisma kompak mangkir dari panggilan pemeriksaan Bareskrim Polri, Selasa (14/3) kemarin.


Tersangka Korupsi Alsintan Masih Gelap

Tersangka Korupsi Alsintan Masih Gelap

Penetapan tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) 2015 lalu belum jelas.


Rabu Lusa, KPK Akan Periksa Ignasius Jonan

Rabu Lusa, KPK Akan Periksa Ignasius Jonan

Lantaran Dirut PLN (nonaktif) Sofyan Basir, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KP


Sabu 200 Kg Ternyata Diangkut Truk Muatan Kelapa

Sabu 200 Kg Ternyata Diangkut Truk Muatan Kelapa

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek dua tempat berbeda di Bekasi dan berhasil mengamankan sekitar 200 Kg narkoba jenis sabu-sabu, Minggu (12/5) dinihari


KPK Kuatkan Alat Bukti Gelontoran Rp11,5 Miliar untuk Aspri Menpora

KPK Kuatkan Alat Bukti Gelontoran Rp11,5 Miliar untuk Aspri Menpora

Menjerat pelaku lain dalam perkara suap dana hibah pengawasan dan pendampingan (wasping) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bukan hal gampang.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!