Kriminal
Share this on:

Putra Tiri Najib Razak Diduga Terlibat Skandal 1MDB

  • Putra Tiri Najib Razak Diduga Terlibat Skandal 1MDB
  • Putra Tiri Najib Razak Diduga Terlibat Skandal 1MDB

**KUALA LUMPUR ** - Putra tiri mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, Riza Aziz didakwa lima syarat pencucian uang terkait skandal korupsi lembaga investasi 1Malaysia Development Berhad (1MDB), Jumat (5/7) kemarin.

Jaksa Pengadilan Kuala Lumpur, Gopal Sri Ram, mengatakan bahwa Riza dituduh menerima hampir US $ 250 atau Rp3,5 triliun uang ilegal 1MDB pada 2011 dan 2012. Uang yang diterima Riza itu berasal dari 1MDB dan disalurkan melalui dua perusahaan investasi yang juga terjerat skandal 1MDB.

"Uang jutaan dolar itu ditransfer ke rekening bank perusahaan produksi film Riza, Red Granite Pictures. Namun, dalam persidangan hari ini, Riza mengaku tidak puas atas lima tuduhan itu," kata Gopal, dilansir Channel News Asia, Jumat (5/7) kemarin.

Sidang berlangsung setelah penyelidik anti-korupsi Malaysia ditahan Riza kemarin. Meski begitu, Riza langsung dibebaskan dengan Jaminan. Riza sendiri, sudah beberapa kali diterbitkan oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (SPRM) terkait skandal korupsi 1MDB.

Riza merupakan produser film yang berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat. Perusahaannya, Red Granite Pictures, telah memproduksi sejumlah karya Hollywood, seperti The Wolf Of Wall Street yang dibintangi Leonardo DiCaprio, juga Dumb And Dumber To, hingga Daddy's Home.

Kementerian Kehakiman AS, juga memutakhirkan skandal 1MDB dan menerbitkan edisi film Red Granite yang didanai dengan uang ilegal lembaga investasi senilai lebih dari US $ 100 juta. Red Granit, juga disebut terlibat pembelian aset menggunakan uang 1MDB. Aset itu kemudian disita oleh AS.

Perusahaan dikabarkan menyetujui, menutup kasus tersebut dengan membayar US $ 60 juta kepada pemerintah AS pada 2017 lalu. Bulan Mei di tahun yang sama, Kementerian Kehakiman AS lantas menghabiskan sebagian besar uang itu ke pemerintah Malaysia. (der/afp/rts/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lima Akun Medsos Dibidik Polri

Lima Akun Medsos Dibidik Polri

Tim Direktorat Siber Bareskrim Polri terus melakukan profiling terhadap sejumlah akun media sosial (medsos) yang diduga menyebarkan berita hoaks pemicu kerusuha


Persidangan Najib Razak Kembali Ditunda

Persidangan Najib Razak Kembali Ditunda

Kejaksaan Malaysia kembali menunda persidangan mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, terkait skandal korupsi lembaga investasi negara, 1 Malaysia Develo


Polri Buru Penyebar Hoaks Penyebab Rusuh di Papua

Polri Buru Penyebar Hoaks Penyebab Rusuh di Papua

Mabes Polri tengah melakukan pengejaran terhadap sejumlah akun media sosial (medsos) yang diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks, terkait insiden kekerasan


Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Pemerintah Indonesia masih terus menunggu kepolisian Malaysia merampungkan penyelidikan kasus tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diduga diperkosa


KPK Ungkap Peran Empat Tersangka Baru Korupsi KTP Elektronik

KPK Ungkap Peran Empat Tersangka Baru Korupsi KTP Elektronik

Tindak pidana korupsi pengadaan KTP elektronik (KTP-el) seakan tak berujung. Satu persatu, mereka yang terlibat diungkap kepermukaan.


Tim Teknis Kasus Novel Tak Sentuh Perkara 'Buku Merah'

Tim Teknis Kasus Novel Tak Sentuh Perkara 'Buku Merah'

Kasus Buku Merah yang diduga sebagai salah satu sebab penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan tak menjadi fokus Tim Teknis Polri.


Perusahaan Internasional Diduga Terlibat Pelanggaran HAM

Perusahaan Internasional Diduga Terlibat Pelanggaran HAM

UN Fact-Finding Mission mengungkap puluhan perusahaan asing Asia dan Eropa berisiko terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis Rohingya di Rakh


Lagi, WNI Terlibat Peredaran Narkoba di Malaysia

Lagi, WNI Terlibat Peredaran Narkoba di Malaysia

Kepolisian Malaysia berhasil membongkar kasus peredaran narkoba senilai total 1,75 juta Ringgit atau setara Rp5,9 miliar, dari tangan sembilan pelaku.


Diduga Korupsi Taman Rekreasi, Plt Kadis Dibui

Diduga Korupsi Taman Rekreasi, Plt Kadis Dibui

Tim Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara menjebloskan tiga tersangka dalam kasus korupsi proyek pembangunan dua taman rekreasi.


WNI Diduga Diperas Polisi Antiteroris Malaysia

WNI Diduga Diperas Polisi Antiteroris Malaysia

Sedikitnya tiga anggota unit antiteroris Kepolisian Malaysia ditangkap, atas kasus pemerasan kepada salah satu warga negara Indonesia (WNI).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!