Kriminal
Share this on:

Ratusan WNI Minta Visa Perlindungan ke Australia

  • Ratusan WNI Minta Visa Perlindungan ke Australia
  • Ratusan WNI Minta Visa Perlindungan ke Australia

**CANBERRA ** - Setiap tahunnya ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) mengajukan permohonan untuk mendapatkan visa perlindungan sebagai pengungsi di Australia. WNI yang mengajukan visa perlindungan sebagai pengungsi berjumlah ratusan setiap tahun. Namun, jumlah tertinggi dalam beberapa tahun terakhir adalah dari Malaysia.

Dikutip dari Tribunal Administrasi Sipil (AAT) Australia, Jumat (5/7), hingga saat ini terdapat 149 WNI yang mengajukan untuk mendapatkan visa perlindungan. Angka ini menurun dari tahun 2017/2018 WNI yang mengajukan visa perlindungan adalah sebanyak 294 orang, dan di tahun sebelumnya adalah 138 orang.

Jumlah WNI yang mengajukan diri sebagai pengungsi di Australia hanya sekitar 2-3 persen dari keseluruhan kasus yang ditangani pemerintah negara ini. Jumlah yang terbanyak yang telah menarik perhatian adalah melonjaknya permohonan serupa adalah warga dari Malaysia.

Jumlah warga Malaysia yang mengajukan diri mencapai angka ribuan dalam beberapa tahun terakhir. Ini menjadi sekitar 50 persen dari kasus pengajuan visa perlindungan di Australia.

Secara keseluruhan, warga Indonesia yang meminta visa perlindungan walau hanya dalam jumlah ratusan, sudah masuk dalam 10 besar terbanyak. Untuk tahun 2018/2019, permohonan visa perlindungan terbesar adalah dari Malaysia sebanyak 5.367 orang, disusul China 1.124 orang, dan Vietnam 457 kasus.

Adapun Indonesia berada di urutan 8 dengan 149 orang dengan sebelumnya adalah Taiwan (258), India (208), Thailand (180), dan Fiji (169). AAT tidak merinci alasan mengenai mengapa ada ratusan warga Indonesia yang mengajukan diri untuk menjadi pengungsi di Australia.

Dalam sistem hukum di Australia, warga asing yang tiba di sini bisa mengajukan diri untuk mendapat visa perlindungan dengan berbagai alasan untuk mendapatkan status pengungsi. Ketika permohonan visa mereka sedang diproses, mereka bisa bekerja secara penuh, dan proses pengecekan apakah alasan yang mereka sampaikan benar memerlukan waktu kadang sampai tiga tahun.

Ketika keputusan pertama keluar dan permintaan visa perlindungan ditolak, mereka masih bisa mengajukan banding. (der/zul/abc/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Sektor SDA Rentan Dikorupsi
Sektor SDA Rentan Dikorupsi

Berita Sejenis

Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Empat warga negara Indonesia (WNI) ditangkap Kepolisian Maritim Malaysia di Tawau (Negeri Sabah), Malaysia, Kamis (11/7) lalu.


Malaysia Deportasi 117 WNI Ilegal

Malaysia Deportasi 117 WNI Ilegal

Pemerintah Malaysia mendeportasi 117 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja ilegal di Negeri Sabah ke Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, Kamis (11/7).


WNI Tewas Berlumuran Darah di Rumah Kontrakan

WNI Tewas Berlumuran Darah di Rumah Kontrakan

Kepolisian Malaysia menemukan sepasang jenazah (Pria dan Wanita) yang diyakini sebagai warga negara asing (WNA), di sebuah rumah di wilayah Banting.


Terduga Pemerkosa WNI di Malaysia Dibebaskan

Terduga Pemerkosa WNI di Malaysia Dibebaskan

Kepolisian Malaysia membebaskan anggota DPRD atau Exco Pemerintah Negeri Perak Malaysia, Paul Yong.


WNI Cabuli Siswi SMP di Singapura

WNI Cabuli Siswi SMP di Singapura

Seorang guru les matematika asal Indonesia, terbukti telah mencabuli muridnya sebanyak lima kali di Singapura, Selasa (9/7).


Kemenlu Dalami Dugaan WNI Pelaku Bom di Filipina

Kemenlu Dalami Dugaan WNI Pelaku Bom di Filipina

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan, bahwa adanya laporan yang menduga orang Indonesia melakukan serangan bom bunuh diri.


Kemenlu Kesulitan Data WNI Korban TPPO di China

Kemenlu Kesulitan Data WNI Korban TPPO di China

Kasus yang menimpa 29 WNI diduga menjadi korban perdagangan orang di China, masih terus didalami oleh Kementerian Luar Negeri.


Seorang WNI Bebas Dakwaan Narkoba di Hong Kong

Seorang WNI Bebas Dakwaan Narkoba di Hong Kong

Pengadilan Tinggi Hong Kong membebaskan seorang perempuan WNI dari semua dakwaan terkait kasus peredaran narkoba.


Perempuan WNI Dihukum 15 Tahun Penjara di Irak

Perempuan WNI Dihukum 15 Tahun Penjara di Irak

Perempuan WNI dijatuhi hukuman 15 tahun oleh Mahkamah Agung Irak, karena bergabung ISIS.


16 WNI Terlibat Sindikat Judi Online di Malaysia

16 WNI Terlibat Sindikat Judi Online di Malaysia

Sedikitnya 16 WNI ditangkap Kepolisian Malaysia dalam operasi penggerebekan sindikat judi online di Penang, pekan lalu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!