Kriminal
Share this on:

Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak Rumah

  • Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak Rumah
  • Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak Rumah

HANCUR - Mobil Brio Satya rusak berat usai dihajar truk kontainer di Banyumanik, Semarang, kemarin. (afiati tsalitsani/jpnn)

SEMARANG - Sebuah rumah rusak berat usai dihajar truk kontainer bermuatan sekira 2000 dos atau 20-an ton bir merek Prost milik PT Pak Jenggot, pukul 18.15, kemarin. Rumah Letkol (Purn) Rudi Susilo, RT 1 RW 3 Asrama Eks Brigif 5 Srondol Kulon, Banyumanik, tepatnya di seberang Rumah Sakit (RS) Hermina pun rusak parah.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa ini berawal ketika I Wayan Sumerta (43), yang sedang dalam perjalanan menuju Bali dari Karangjati, Kabupaten Ungaran ini mengalami rem blong atau rem tidak berfungsi saat sampai di traffic light Terminal Banyumanik.

Wayan meyakinkan bahwa saat keberangkatan, truknya dalam kondisi baik dan tidak mengalami rem blong. Namun, ketika sampai di traffic light Terminal Banyumanik yang saat itu hijau, tiba-tiba remnya tidak bisa berfungsi sehingga ia membanting stirnya ke kiri.

"Dari berangkat baik-baik saja, sampai lampu merah tadi posisi hijau di lajur kanan dan di depan saya itu masih ramai. Daripada makan korban jiwa, saya buang (banting stir) ke kiri," ungkap bapak 3 anak ini.

Wayan menjelaskan bahwa pada saat itu, truknya melaju dalam kecepatan rendah dengan posisi persneling di gigi 3. Namun, melihat banyak pengendara di depannya masih ramai, Wayan berusaha menghindari dengan mengambil lajur kiri.

Sesaat kemudian, ia melihat sebuah angkot yang sedang ngetem di lajur sebelah kiri dan melakukan upaya pengereman. Seketika itu, ia menyadari bahwa remnya tidak berfungsi dan akhirnya membanting stir ke arah kiri.

Pada saat itu juga, truk bernopol DK 9430 WJ tersebut menghantam pagar rumah milik Denny Siswanto hingga akhirnya berhenti tepat di teras rumah dalam posisi terguling.

"Saat itu, saya hanya memikirkan yang penting tidak ada korban jiwa, karena padat sekali jalannya tadi. Ya sudah saya banting stir ke kiri, terperosok dan masuk ke rumah ini," ujarnya.

Sementara itu, salah satu penghuni rumah, anak dari Rudi Susilo bernama Denny Siswanto, 37, mengatakan saat kejadian ia sedang berada di dalam kamar bersama anak dan istrinya. Sekitar pukul 18.00, ia mendengar dari luar ada suara hantaman keras dan bergemuruh seperti kecelakaan.

Denny yang sedang bersantai melihat televisi, segera beranjak dari kamarnya untuk melihat penyebab suara itu. Namun saat ia hendak keluar kamar, suara keras itu justru semakin kencang dan terdengar mendekat ke arahnya.

"Saya langsung membangunkan anak saya yang tidur dekat dengan pintu dan menarik istri keluar kamar karena saat melongok dari jendela itu kepala truk dekat sekali," bebernya.

Sebelum sempat mengenai kamarnya, truk akhirnya berhenti setelah menabrak mobil Denny yang terparkir di teras dan bergeser melintang menutupi tembok dan pintu kamar Denny.

Mobil Honda Brio Satya H 9181 RG itu menjadi penyelamat bagi keluarga Denny. Meski pagar, taman dan teras rumah dan mobil milik Denny mengalami kerusakan parah.

Ia mengaku belum dapat memperkirakan jumlah pasti kerugian yang dialaminya. Namun, dipastikan mencapai ratusan juta rupiah, sebab mobil dan terasnya rusak berat. "Belum tahu berapa, terasnya habis semua. Mobil juga rusak," jelasnya.

Sementara itu, Petugas Unit Lakalantas Polrestabes Semarang, Iptu Jumantri mengatakan bahwa dugaan awal penyebab kecelakaan tersebut adalah rem yang tidak berfungsi. Namun, guna penyelidikan lebih lanjut, sopir beserta truk akan dibawa untuk diamankan ke Unit Lakalantas Polrestabes Semarang dikarenakan ada kerugian materi.

"Sopir kami amankan ke Unit Laka Lantas. Truk seisinya juga diamankan karena ada kerugian materi. Tidak ada korban jiwa, hanya sopir mengalami luka ringan saja," pungkasnya.

Sedangkan Kapolsek Banyumanik, Kompol Retno Yuli menambahkan bahwa truk dari selatan ke utara, sampai di lokasi mengalami blong. Kemudian banting stir ke kiri menabrak rumah warga. Truk baru berhenti setelah terguling.

"Saat ini pengemudi truk naas tersebut telah diamankan dan diserahkan ke unit Satlantas Polresabes Semarang untuk dilakukan pemeriksaan,? tandasnya. (tsa/wan/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pergoki Pencuri, Korban Minta Tidak Dibunuh

Pergoki Pencuri, Korban Minta Tidak Dibunuh

Kawanan pencuri mulai bergerilya. Mencari di rumah kosong yang ditinggal mudik penghuninya, termasuk ditinggal salah tarawih.


Santriwati Hilang Sepekan Lebih Akhirnya Ditemukan

Santriwati Hilang Sepekan Lebih Akhirnya Ditemukan

Setelah menghilang lebih dari sepekan, Farikah Amafiroh akhirnya ditemukan di rumah temannya di Desa Jepang Pakis Kecamatan Jati kabupaten Kudus, kemarin.


Tabrak Truk dari Belakang, Pelajar Tewas Sektika

Tabrak Truk dari Belakang, Pelajar Tewas Sektika

Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur pantai utara (Pantura) Kabupaten Batang, tepatnya di depan pangkalan truk Tamanan.


Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Detasemen Khusus 88 Mabes Polri dan Tim Gegana Polda Jatim menggeledah rumah terduga teroris Tri Murtiono, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.


Terbakar Habis, Dua Rumah Rata dengan Tanah

Terbakar Habis, Dua Rumah Rata dengan Tanah

Peristiwa tragis menimpa Pujiono (51) dan Suryati (48).


Sembilan Pelajar SMP Dipaksa Turun dari Truk

Sembilan Pelajar SMP Dipaksa Turun dari Truk

Sedikitnya sembilan remaja yang masih duduk di bangku SMP terpaksa harus diturunkan di tengah jalan oleh petugas kepolisian Polsek Bener.


Kelompok Remaja Diamuk Massa, Seorang Tewas 2 Terluka

Kelompok Remaja Diamuk Massa, Seorang Tewas 2 Terluka

Aksi amuk massa terjadi di depan rumah tahanan (Rutan) Demak, Minggu (22/4) dinihari sekitar pukul 02.15.


Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mengaku khilaf memukul istrinya dengan gagang sapu.


Sopir Dibius, Truk Dibawa Kabur

Sopir Dibius, Truk Dibawa Kabur

Diduga karena dibius dengan obat tidur oleh pelaku, truk milik Sudaryanto, 38, warga Magelang raib dibawa kabur, Selasa (9/4).


Bibi Mempelai Tewas usai Minum Jamu Pengantin

Bibi Mempelai Tewas usai Minum Jamu Pengantin

Panggung pernikahan masih tertata rapi di rumah Umi Saadah, 16, Desa Lau, Kecamatan Dawe. Beberapa meja dan kursi dibiarkan tergeletak Senin lalu (2/4).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!