Kriminal
Share this on:

Rentenir Dilarang Masuk Kampung

  • Rentenir Dilarang Masuk Kampung
  • Rentenir Dilarang Masuk Kampung

PASANG POSTER - Sebuah poster bertuliskan larangan masuk bagi rentenir terpampang di gang desa, kemarin. (ali ibrahim/jpnn)

CILONGOK - Warga Dusun Karanganyar Desa Karangtengah Cilongok Banyumas kompak memasang poster larangan masuknya berbagai bentuk rentenir. Hal itu lantaran operasional rentenir dalam bentuk bank pelecit, bank ucek-ucek, bank harian, bank mendreng, bank ider atau bentuk lainnya selama ini dianggap meresahkan warga setempat.

Pantauan Radar Banyumas, poster larangan dipasang di setiap jalan gang masuk wilayah dusun tersebut sejak seminggu ini. Di dalam poster tertera tulisan: “Rentenir Bank Ucek-Ucek dan Sejenisnya Dilarang Masuk Kawasan Ini”. Kemudian di bawahnya tertulis Karang Taruna Tekad Sembada XVII Rw 03 Karang Tengah.

Warga setempat, Yono, 40, mengatakan, pemasangan poster dilakukan atas dasar musyawarah warga, menyikapi persoalan lembaga keuangan berbunga tinggi yang menyebabkan ketergantungan hingga keresahan warga.

"Bank harian begitu warga di sini menyebut. Berbagai bentuk rentenir alias lintah darat yang menyebabkan ketergantungan ini terbukti telah menimbulkan keresahan warga. Akhirnya warga memunculkan larangan operasional bank harian atau bank ucek-ucek ini," katanya.

Dijelaskan Yono, beberapa kali keributan antar suami isteri ataupun antar tetangga terjadi akibat bank harian ini. Kemudahan mengajukan hutang atau kredit ke lembaga keuangan yang ditarik perorangan ini, membuat ketergantungan warga. Sementara penarikan angsuran yang terlampau sering hampir tiap hari membuat ketidaknyamanan warga terjadi.

"Apalagi kebanyakan nasabahnya adalah wanita. Sering terjadi, tanpa sepengetahuan suami sering mereka berhutang. Akibatnya adu mulut pun terjadi. Apalagi penarikan angsuran atau setoran bank ini hampir tiap hari," jelasnya.

Ketua RW setempat, Tarso, membenarkan adanya keresahan warga akibat dampak operasional bank harian ini. Karena telah menjadi keresahan warga bersama inilah, akhirnya terjadi musyawarah dan kesepakatan antar warga dan didukung oleh para pemuda untuk melarang beroperasinya bank harian.

"Jika ada lembaga yang memaksa untuk beroperasi, maka harus seizin Ketua RT atau RW. Karena selama ini mereka beroperasi tanpa izin dan dampaknya justru menimbulkan keresahan," jelasnya. (ali/wan/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bawaslu Putus 114 Pidana Pemilu

Bawaslu Putus 114 Pidana Pemilu

Pelaksanaan Pemilu 2019 diwarnai cukup banyak pelanggaran yang masuk ranah pidana.


Koruptor Harus Dipenjara Super Maximum

Koruptor Harus Dipenjara Super Maximum

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai gerah. Ini terkait dengan kebijakan pelaku korupsi yang dipernjara tapi bisa seenaknya keluar masuk bui.


282 Buronan Masuk Teropong Kejagung

282 Buronan Masuk Teropong Kejagung

Dari 525 buronan sebanyak 243 orang berhasil diciduk dalam Program Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung).


Bayi Perempuan Lima Bulan Dikubur Hidup-hidup Ibu Kandungnya

Bayi Perempuan Lima Bulan Dikubur Hidup-hidup Ibu Kandungnya

Diduga karena depresi, Ibu kandung di Kampung Pasirmuncang Desa Pusakamulya Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta tega mengubur anak balitanya hidup-hidup,


Terjebak di Gang Buntu, Jambret Pasrah

Terjebak di Gang Buntu, Jambret Pasrah

Masuk gang Buntu, membuat pelarian pelaku jambret handpohne (HP) berakhir.


Gilir Pacar dengan Teman, Dua Pemuda Masuk Bui

Gilir Pacar dengan Teman, Dua Pemuda Masuk Bui

Seorang gadis berusia 16 tahun, sebut saja Rara (nama samaran) menjadi korban persetubuhan dua orang pemuda.


Hindari Kucing, Mobil Terguling lalu Masuk Sungai

Hindari Kucing, Mobil Terguling lalu Masuk Sungai

Karena kaget ada kucing yang hendak menyeberang jalan, mobil Daihatsu Xenia Nopol G 8784 MB yang dikemudikan Hamzah Maulana (18), terbalik.


Ingat Bro, Dilarang Konvoi Tahun Baruan atau Polisi Akan Tidak Tegas

Ingat Bro, Dilarang Konvoi Tahun Baruan atau Polisi Akan Tidak Tegas

Kepolisian Resor Tegal Kota akan mengamankan sejumlah titik keramaian di Kota Bahari saat malam pergantian tahun.


Kepergok Masuk ke Bengkel, Pencuri Dimassa

Kepergok Masuk ke Bengkel, Pencuri Dimassa

Warga Desa Sekernan Kecamatan Sekernan Kabupaten Muarojambi, kemarin (2/11) berhasil menangkap basah seorang pencuri spesialis alat bengkel.


Residivis Penggelapan Motor Diringkus

Residivis Penggelapan Motor Diringkus

Seolah tak kapok, Jefri (43), warga Kemiri, Sumpiuh masuk penjara lagi. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh itu, harus masuk penjara lagi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!