Kriminal
Share this on:

Resahkan Warga, Pelaku Curanmor Didor Polisi

  • Resahkan Warga, Pelaku Curanmor Didor Polisi
  • Resahkan Warga, Pelaku Curanmor Didor Polisi

BEKASI - Dua pelaku pencurian sepeda motor dan penadahnya diringkus Satreskrim Polresta Bekasi Kota di Jalan Swadaya, Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Salah satu pelaku terpaksa ditembak lantaran berusaha melawan petugas saat akan diamankan.

”Satu orang pelaku terpaksa kami tembak karena melawan dan kabur saat hendak ditangkap,” terang Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Indarto, Selasa (3/7).

Penangkapan pada Senin (2/7) itu diceritakan Indarto, petugas mengamankan ES, 25, dan MI alias Kuping 19.

Sementara seorang penadah, berinisial A alias Kilay, 30, ditangkap di bengkel sepeda motor Rawalumbu, pada Selasa (3/7). "Kami lebih dulu menangkap dua pelaku, setelah itu penadahnya kami ikut bekuk," katanya.

Menurut Indarto, salah satu pelaku berinisial ES terpaksa ditembak setelah melawan petugas dan berupaya melarikan diri ketika diminta menunjukkan tempat persembunyian rekannya. Pelaku ditembak di bagian betis kanan oleh petugas.

"Kami tembak pelaku karena pelaku berusaha melawan dan melarikan diri," paparnya.

Indarto menjelaskan, selama melancarkan aksinya, modus mereka dalam melakukan aksinya dengan berkeliling melakukan pengintaian. Kemudian, mencari tempat rumah-rumah yang motornya diparkir di dalam pagar tetapi tidak dikunci ganda.

”Ketika pelaku melihat ada sasaran motor yang mudah dicuri, dia akan berhenti lalu akan membuka gemboknya dan mengambil sepeda motor menggunakan kunci ke T. Mereka gerak cepat mangkanya motor yang diambil yang biasanya lengah atau gampang diambil seperti tidak dikunci ganda. Aksi para pelaku meresahkan warga," kata Indarto.

Atas penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa tujuh unit sepeda motor, dua unit handphone, empat buah plat nomor, lima buah anak kunci leter T, satu buah kunci pass, satu buah obeng, dan satu buah kunci Inggris.

Pelaku ES dan MI dikenakan Pasal 363 KUH Pidana Tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara, sedangkan pelaku A alias Kilay dikenakan Pasal 480 KUHPidana Tentang Penadah dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (dny/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pengacara Tomy Winata yang Pukul Hakim Dipenjara

Pengacara Tomy Winata yang Pukul Hakim Dipenjara

Desrizal, salah seorang pengacara Tomy Winata, ditetapkan polisi sebagai tersangka Kasus pemukulan Hakim PN Jakarta Pusat.


334 Tersangka Kerusuhan Mei Segera Diadili

334 Tersangka Kerusuhan Mei Segera Diadili

Polri telah menuntaskan berkas perkara ratusan pelaku kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta. Berkasnya sudah dinyatakan lengkap.


Pimpinan KPK Harus Ada Polisi dan Jaksanya

Pimpinan KPK Harus Ada Polisi dan Jaksanya

Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK periode 2019-2023 diingatkan agar memilih pimpinan KPK yang memenuhi unsur penyidikan dan penuntutan.


75 Pelaku Kerusuhan Mei Segera Disidang

75 Pelaku Kerusuhan Mei Segera Disidang

75 tersangka pelaku kerusuhan pada 21-22 Mei 2019 segera disidang, setelah berkasnya dinyatakan lengkap (P21).


Indonesia Jadi Tujuan Penipuan Industri Hiburan

Indonesia Jadi Tujuan Penipuan Industri Hiburan

Biro Penyelidikan Federal Amerika Serikat (FBI) menyebut Indonesia sebagai negara tujuan para pelaku penipuan di dunia hiburan AS.


Tawarkan Gaji Besar, 7 Pelaku Human Trafficking Ditangkap

Tawarkan Gaji Besar, 7 Pelaku Human Trafficking Ditangkap

Tujuh pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau human trafficking ditangkap aparat Bareskrim Polri.


Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polri mengklaim telah mengantongi indentitas pelaku penembakan yang menyebabkan beberapa anggota masyarakat tewas saat kerusuhan 21-22 Mei lalu.


Polisi Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Habil Marati

Polisi Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Habil Marati

Polri tengah mempertimbangkan penangguhan penahanan Habil Marati, tersangka kasus makar yang dituding berperan sebagai penyandang dana.


Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Empat warga negara Indonesia (WNI) ditangkap Kepolisian Maritim Malaysia di Tawau (Negeri Sabah), Malaysia, Kamis (11/7) lalu.


Malaysia Deportasi 117 WNI Ilegal

Malaysia Deportasi 117 WNI Ilegal

Pemerintah Malaysia mendeportasi 117 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja ilegal di Negeri Sabah ke Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, Kamis (11/7).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!