Kriminal
Share this on:

Rumah Ditembak, Keluarga Jenderal Diteror

  •  Rumah Ditembak, Keluarga Jenderal Diteror
  •  Rumah Ditembak, Keluarga Jenderal Diteror

INTIMIDASI - Mayjend (Purn) Tatang Zaenuddin memberi keterangan pers, kemarin. (jaa rizka/indopos)

DEPOK - Usai rumahnya ditembak orang tak dikenal, Selasa (30/1) lalu yang kasusnya masih didalami Polresta Depok, Mayor Jenderal TNI (Purn) Tatang Zaenuddin menjelaskan peristiwa penembakan kediaman pribadinya di kawasan Cimanggis, Kota Depok tersebut.

Dia menuturkan berdasarkan investigasi yang dilakukan polisi sebelum penembakan, diduga ada seorang pria berbadan tegap berjalan kaki keluar kompleks perumahan menuju jalan raya 30 menit usai kejadian yang berlangsung pukul 14.45 WIB itu.

Orang tersebut juga bukan warga setempat dan belum pernah datang ke wilayah tersebut. ”Ada kemungkinan itu sosok pelakunya,” ujar Tatang dalam jumpa pers di kediamannya, kemarin. Dia juga menceritakan, pukul 16.30 WIB keluarga memberitahu pihak kemanan dan pengurus RT setempat terkait penembakan itu.

Setelah itu pukul 17.00 WIB, Babinsa Kelurahan Pasir Gunung Selatan datang ke lokasi, lalu 30 menit kemudian Polsek Cimanggis datang berurutan secara terpisah anggota Polres Depok serta Komandan Batalyon Kavelari Tank yang diminta ikut membantu.

Hingga saat ini, aparat keamanan belum menemukan proyektil peluru yang melubangi kaca pavilium teras rumah pensiunan jenderal bintang tiga tersebut. Tatang juga menegaskan, pihaknya akan terus memburu para pelaku serta dalang dibalik teror yang dialami keluarganya tersebut.

Dia mengaku keluarganya terintimidasi dengan kasus itu. ”Kami sangat yakin tidak memiliki musuh ataupun persoalan kepada pihak manapun, walaupun banyak orang mengaitkan teror ini karena perjalanan politik saya beberapa bulan lalu yang mewarnai bursa Cagub Jawa Barat. Tapi saya yakin itu tidak benar,” terang Tatang.

Dia berharap aparat keamanan dapat meringkus pelaku dalang penembakan rumahnya itu. Dia juga yakin kalau pelaku tidak ditangkap, akan ada lagi korban selain dirinya. ”Jadi siapapun juga pelaku akan saya hadapi. Saudara (pelaku) sudah menabuh genderang pada saya maka saya akan hadapi," pungkasnya. (jaa/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Santriwati Hilang Sepekan Lebih Akhirnya Ditemukan

Santriwati Hilang Sepekan Lebih Akhirnya Ditemukan

Setelah menghilang lebih dari sepekan, Farikah Amafiroh akhirnya ditemukan di rumah temannya di Desa Jepang Pakis Kecamatan Jati kabupaten Kudus, kemarin.


Curi Aki, Teguh Habiskan Ramadan di Tahanan

Curi Aki, Teguh Habiskan Ramadan di Tahanan

Teguh Priyanto (20), warga Karangnanas, Sokaraja harus rela melepas kebahagiaannya berkumpul bersama keluarga di bulan Ramadan ini.


Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Detasemen Khusus 88 Mabes Polri dan Tim Gegana Polda Jatim menggeledah rumah terduga teroris Tri Murtiono, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.


Terbakar Habis, Dua Rumah Rata dengan Tanah

Terbakar Habis, Dua Rumah Rata dengan Tanah

Peristiwa tragis menimpa Pujiono (51) dan Suryati (48).


Hanya Dituntut Delapan Tahun, Kelurga Korban Tak Terima

Hanya Dituntut Delapan Tahun, Kelurga Korban Tak Terima

Keluarga korban pengeroyokan berujung pembunuhan Anang Tri Hidayat tidak terima.


Kelompok Remaja Diamuk Massa, Seorang Tewas 2 Terluka

Kelompok Remaja Diamuk Massa, Seorang Tewas 2 Terluka

Aksi amuk massa terjadi di depan rumah tahanan (Rutan) Demak, Minggu (22/4) dinihari sekitar pukul 02.15.


Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mengaku khilaf memukul istrinya dengan gagang sapu.


Santri Balekambang Diteror Pakai Samurai

Santri Balekambang Diteror Pakai Samurai

Santri Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin, Desa Balekambang, Kecamatan Nalumsari, sepekan terakhir mendapatkan teror dari orang tak dikenal.


Bibi Mempelai Tewas usai Minum Jamu Pengantin

Bibi Mempelai Tewas usai Minum Jamu Pengantin

Panggung pernikahan masih tertata rapi di rumah Umi Saadah, 16, Desa Lau, Kecamatan Dawe. Beberapa meja dan kursi dibiarkan tergeletak Senin lalu (2/4).


Tiga Rumah Ludes Terbakar

Tiga Rumah Ludes Terbakar

Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk RT 04 RW 01 Kelurahan Kalianget, Wonosobo kemarin sekitar pukul 11.30 WIB.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!