Kriminal
Share this on:

Saat Diringkus, Oknum PNS Bawa Sabu-sabu Sempat Berusaha Kabur

  • Saat Diringkus, Oknum PNS Bawa Sabu-sabu Sempat Berusaha Kabur
  • Saat Diringkus, Oknum PNS Bawa Sabu-sabu Sempat Berusaha Kabur

MAGETAN - Karir RK sebagai aparatur sipil negeri (ASN) terancam tamat. Pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemkab Magetan itu terciduk anggota Satreskoba Polres Ponorogo saat hendak bertransaksi sabu di Jalan KH Ahmad Dahlan pada Minggu lalu (6/5). Persisnya di depan Pasar Songgolangit.

Kapolres Ponorogo AKBP Radiant menjelaskan, penangkapan RK dilakukan setelah petugas berhasil mengamankan pengedar sabu-sabu berinisial J sehari sebelumnya (5/5). Pengedar itu sudah lama menjadi target operasi (TO) polisi. Dari keterangan warga Madiun tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan.

’’Petunjuk mengarah pada RK,’’ katanya saat press release, kemarin.

Petugas lantas memancing RK keluar dari rumahnya lewat bantuan J. Keduanya sepakat bertemu di sekitar Pasar Songgolangit untuk bertransaksi sabu. Sesampainya di lokasi kejadian, RK yang datang naik mobil langsung dihadang oleh petugas. Mendapati kenyataan itu, pelaku berusaha kabur.

’’Sempat terjadi kejar-kejaran,’’ terang Radiant.

RK yang merupakan warga Perum Kertosasi Indah, Cokromenggalan, Babadan, itu akhirnya berhasil ditangkap di Jalan KH Ahmad Dahlan. Total dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan sekitar 1,48 gram sabu dalam empat plastik klip.

Masing-masing bungkus terdiri 0,40 gram; 0,28 gram; 0,16 gram; dan 0,60 gram. ’’Ditemukan pula sejumlah alat isap sabu di dalam mobil RK,’’ ungkap Radiant.

Mantan Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jatim itu menerangkan, dalam kasus ini RK berstatus pemakai. Dia diketahui mengonsumi barang haram tersebut selama dua tahun terakhir. Bubuk kristal putih itu dibelinya dari tangan J dengan harga bervariasi antara Rp500 ribu-1 juta.

‘’RK adalah pelanggan tetap J,’’ ujar Radiant.

Kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) dan pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam kesempatan itu, Radiant juga menekankan bahwa pihaknya akan mewaspadai setiap peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Ponorogo.

Karenanya, dia menilai peran serta berbagai pihak sangat penting untuk mencegah peredarannya. (her/c1/ota/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Korban Dukun Cabul Bertambah
Korban Dukun Cabul Bertambah

Berita Sejenis

Sofyan Jacob Tumbang, Penyidik Agendkan Pemeriksaan Lanjutan

Sofyan Jacob Tumbang, Penyidik Agendkan Pemeriksaan Lanjutan

Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Pol Sofyan Jacob 'tumbang' saat menjalani pemeriksaan selama 14 jam di Polda Metro Jaya.


Modus Anyar, Sabu Disimpan di Pulau Tak Berpenghuni

Modus Anyar, Sabu Disimpan di Pulau Tak Berpenghuni

Bandar narkotika terus mencoba berbagai cara menyelundupkan barang haram.


Sanksi Oknum dan Pejabat Lapas Harus Dipublikasikan

Sanksi Oknum dan Pejabat Lapas Harus Dipublikasikan

Pemindahan Setya Novanto (Setnov) dari Lapas Sukamiskin ke Lapas Gunung Sindur dinilai belum menyelesaikan masalah.


Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Empat dari sembilan korban tewas saat kerusuhan 21-22 Mei dipastikan karena peluru tajam.


Mobil Perampok emas 6 Kilogram Sempat Dilempari Batu

Mobil Perampok emas 6 Kilogram Sempat Dilempari Batu

Tujuh nampan berisi perhiasan emas 6 kg di Toko Emas Permata digasak komplotan perampok, Sabtu (15/6) kemarin.


KPK Endus Bukti Baru Suap Kemenag

KPK Endus Bukti Baru Suap Kemenag

Nama Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin sempat disinggung dalam sidang, kemarin.


Kinerja Polri Ungkap Kerusuhan Disorot Amnesty Internasional

Kinerja Polri Ungkap Kerusuhan Disorot Amnesty Internasional

Polri hingga kini belum menjelaskan kepada publik, terkait tewasnya sejumlah warga saat kericuhan Aksi 22 Mei.


Polisi Kembali Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu dari Malaysia

Polisi Kembali Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu dari Malaysia

Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 37 kilogram narkotika jenis sabu asal Malaysia.


Oknum Juru Parkir yang Viral Itu ternyata Nyambi Tukang Cuci Mobil

Oknum Juru Parkir yang Viral Itu ternyata Nyambi Tukang Cuci Mobil

Oknum juru parkir di Obyek Wisata Guci yang menariki tarif parkir Rp20 ribu per mobil, akhirnya diamankan Tim Saber Pungli Polres Tegal.


Nekat, 35 Kg Sabu Disembunyikan dalam Truk Sayuran

Nekat, 35 Kg Sabu Disembunyikan dalam Truk Sayuran

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 35 kilogram ke Jakarta.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!