Kriminal
Share this on:

Sadis, Begal Remaja Ini Tak Segan-segan Lukai Korbannya

  • Sadis, Begal Remaja Ini Tak Segan-segan Lukai Korbannya
  • Sadis, Begal Remaja Ini Tak Segan-segan Lukai Korbannya

GELAR PERKARA – Dua tersangka begal bersama sejumlah barang bukti diperlihatkan saat gelar perkara di Aula Mapolres Pekalongan, Rabu lalu (4/4). (triyono/radar pekalongan)

KAJEN - Polres Pekalongan menggelar gelar perkara kasus pencurian dengan kekerasan kemarin. Komplotan begal yang diringkus Tim Leopard Polres Pekalongan dalam aksinya sadis.

Ia tak segan segan melukai korbannya dengan menggunakan pisau dapur, karena sebelum mereka sempat mengonsumsi minuman keras. Terungkap dalam gelar perkara, para pelaku saling berbagi tugas.

Rian Bukholik (22), yang berprofesi sebagi buruh jahit sebagai eksekutor dengan membawa pisau dapur dari rumah. Sedangkan Fikri berperan untuk mengantarkan Rian ke lokasi.

Setelah berhasil, mereka kabur dan berusaha langsung menjual hasil curian. Namun apes, tersangka ternyata diringkus anggota Leopard Polres Pekalongan atas dasar laporan korban.

”Tersangka yang pertama diamankan adalah Rian ketika di Lapangan Gemek. Kemudian anggota melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan rekannya bersama sejumlah barang bukti berupa dua sepeda motor dan HP,” terang Kasubbag Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar.

Dari hasil pemeriksaan, sebagai peran utama adalah Rian, kemudian Fikri diajak untuk ikut mencari korbanya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya kini tersangka dikenakan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

”Modus yang dilakukan pelaku adalah mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam,” paparnya.

Sementara itu, tersangka Rian saat dimintai keterangan mengaku melakukan perbuatanya baru pertama kali. ”Untuk pisau saya bawa dari rumah, dan kebetulan saja pas jalan- jalan ada korban, ya langsung saja,” ungkapnya.

Sebelumnya, komplotan pelaku begal motor yang kian meresahkan warga berhasil di ringkus oleh Tim Leopard Polres Pekalongan. Dalam aksinya para begal merampas sepeda motor dan handphone milik sepasang remaja di Jalan Sindoro di kompleks Alun-alun Kota Kajen, Senin (2/4) lalu. (yon/fat)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Polisi Tak Akan Toleransi Konten Provokasi di Medsos

Polisi Tak Akan Toleransi Konten Provokasi di Medsos

Pasca pemungutan suara pada 17 April 2019 lalu, bermunculan akun-akun media sosial (medsos) berisi konten provokasi.


Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur

Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menilai pelaksanaan pemilu serentak tahun ini berjalan aman.


Menteri PPA Menangis di Depan Pelaku Bullying Audrey

Menteri PPA Menangis di Depan Pelaku Bullying Audrey

Menteri PPPA Yohana Yembise tak kuasa menahan air matanya saat bertemu dengan tiga tersangka kasus bullying Audrey di Ruang Kerja Pemkot, kemarin.


Kasus Kematian Pelajar Indonesia Masih Gelap

Kasus Kematian Pelajar Indonesia Masih Gelap

Konsulat Jenderal RI di Shanghai menyatakan, bahwa kasus kematian seorang pelajar asal Indonesia di Cina sampai saat ini masih dalam penyelidikan.


Pemuda Pengepruk Telur ke Kepala Aning Dibebaskan

Pemuda Pengepruk Telur ke Kepala Aning Dibebaskan

Will Connolly, seorang remaja yang terkenal karena keberaniannya mengepruk telur ke kepala Senator Queensland Fraser Aning tidak dikenai tuntutan.


Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid

Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid

Menjelang pemilu 2019, Polres Tegal menggelar Safari Subuh ke masjid-masjid.


BPOM Bersama Interpol Bongkar Produksi Miras Ilegal Kakap

BPOM Bersama Interpol Bongkar Produksi Miras Ilegal Kakap

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (Badan POM) kembali mendapat temuan kelas kakap. Ini hasil kerja sama dengan International Criminal Police Or


Dirayu Akan Dinikahi, Remaja Tega Setubuhi Anak di Bawah Umur

Dirayu Akan Dinikahi, Remaja Tega Setubuhi Anak di Bawah Umur

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tegal meringkus CM (19), warga Margasari, karena menyetubuhi anak di bawah umur.


Ini Hukuman Bagi yang Merokok Sambil Naik Motor

Ini Hukuman Bagi yang Merokok Sambil Naik Motor

Bagi Anda para perokok, mulai sekarang jangan nekat merokok saat naik sepeda motor.


Pamit beli Rokok, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Kebun

Pamit beli Rokok, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Kebun

Castolani (51), warga Dukuh Corotan, Desa Kutosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, ditemukan keluarganya sudah tak bernyawa.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!