Kriminal
Share this on:

Sadis! Suami Tewas Digantung, Istri Menyusul Dikarungi

  • Sadis! Suami Tewas Digantung, Istri Menyusul Dikarungi
  • Sadis! Suami Tewas Digantung, Istri Menyusul Dikarungi

OLAH TKP – Petugas kepolisian melakukan oleh TKP terhadap penemuan mayat sepasang suami istri, Senin (5/3) lalu. (magelang ekspress)

PURWOREJO - Kepolisian Resor Purworejo terus mendalami kematian sepasang suami istri, Ratimin (43) dan Lilik, warga RT 2 RW 3 Dusun Sucen Desa Semawung Kecamatan Purworejo. Ratimin ditemukan menggantung, sementara sang istri ditemukan di bawah dipan terbungkus karung.

Kapolres AKBP Teguh Tri Prasetya SIK melalui Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi mengungkapkan, hingga kini pihaknya telah memeriksa sedikitnya lima orang saksi untuk mengungkap kejadian sebenarnya terkait kasus tersebut.

”Tim forensik Biddokes Polda Jateng juga selesai memeriksa dua jasad itu. Keduanya telah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematian, tunggu hasil penelitian Biddokes Polda Jateng,” katanya, kemarin.

Lebih lanjut dia mengatakan, polisi tetap menilai ada kejanggalan. Sebab, korban Lilik terindikasi tewas akibat dianiaya. Menurut dia, ada kemungkinan pelaku adalah Ratimin yang kemudian ditemukan tewas tergantung tali.

”Meski demikian, kami tetap mendalami peristiwa itu, termasuk dengan memeriksa para saksi. Saksi itu lima orang terdekat dengan kejadian. Mulai ibu Ratimin hingga warga yang pertama kali datang ke lokasi,” ucapnya.

Berdasar informasi awal penyelidikan, polisi menemukan fakta bahwa Ratimin diduga mengalami gangguan jiwa dan pernah dibawa ke RSJ Magelang untuk dirawat. Namun yang bersangkutan melarikan diri dan pulang ke rumah. Informasi juga menyebut, apabila Ratimin dan Lilik kerap bertengkar.

”Selain itu, fakta lain adalah korban Lilik diduga dalam kondisi hamil tiga bulan. Indikasi kehamilan itu diperkuat adanya bukti blangko pemeriksaan ibu hamil atas nama korban. Namun kami tetap harus menunggu hasil autopsi forensik,” ungkapnya.

Sementara itu, sepupu Ratimin, Sugiyarto mengemukakan, kerabatnya itu dikenal pribadi yang tertutup. Ratimin jarang berinteraksi dengan kerabat dan tetangganya. Untuk mencukupi kebutuhan hidup, Ratimin menggarap sawah warisan dari almarhum ayahnya dan dibantu kerabat.

”Ratimin menikah dengan Lilik pada Desember 2017. Sebelumnya, Ratimin menikah dengan gadis asal Banjarnegara pada 2009, namun tidak bertahan lama. Pernikahan pertama gagal karena Ratimin diketahui mengalami gangguan jiwa,” paparnya. (luk/jpg)


Berita Sejenis

Nenek dan Cucu Tewas Terpanggang

Nenek dan Cucu Tewas Terpanggang

Kebakaran hebat kembali terjadi di pemukiman padat penduduk di Tanjab Barat.


Petani Ditemukan Tewas Membusuk di Sawah

Petani Ditemukan Tewas Membusuk di Sawah

Malang nasib seorang petani bernama Misran, berusia 70 tahun.


Cemburu, Suami Siram Istrinya dengan Air Panas

Cemburu, Suami Siram Istrinya dengan Air Panas

Sebagai suami, harusnya AS (29) melindungi dan menyayangi istrinya.


Tabrak Truk dari Belakang, Pelajar Tewas Sektika

Tabrak Truk dari Belakang, Pelajar Tewas Sektika

Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur pantai utara (Pantura) Kabupaten Batang, tepatnya di depan pangkalan truk Tamanan.


Punya Hubungan Khusus, Pasangan Dibunuh lalu Mayat Ditimbun Pohon Jagung

Punya Hubungan Khusus, Pasangan Dibunuh lalu Mayat Ditimbun Pohon Jagung

Pembunuhan sadis terjadi di Dusun Pungkruk Desa Jatirunggo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang, Kamis lalu (3/5).


Terkubur 13 Jam, Pekerja Galian PAM Jaya asal Brebes Tewas

Terkubur 13 Jam, Pekerja Galian PAM Jaya asal Brebes Tewas

Setelah dilakukan upaya penyelamatan selama 13 jam lebih, akhirnya pekerja galian PT PAM Jaya bernama Tarno (42), berhasil ditemukan.


Koma Sepekan, Tahanan Titipan Tewas

Koma Sepekan, Tahanan Titipan Tewas

Tahanan titipan Pengadilan Negeri (PN) Rembang Edo Ibnu Darmanto meninggal, Jumat lalu (27/4).


Tawuran, Seorang Pelajar Tewas

Tawuran, Seorang Pelajar Tewas

Tawuran antar kelompok pelajar terjadi di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kendal.


Kelompok Remaja Diamuk Massa, Seorang Tewas 2 Terluka

Kelompok Remaja Diamuk Massa, Seorang Tewas 2 Terluka

Aksi amuk massa terjadi di depan rumah tahanan (Rutan) Demak, Minggu (22/4) dinihari sekitar pukul 02.15.


Tenggak Miras Oplosan, Lima Lansia Tewas

Tenggak Miras Oplosan, Lima Lansia Tewas

Lagi, minuman keras (miras) oplosan memakan korban jiwa.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!