Kriminal
Share this on:

Sasar Rumah Elite, Sepatu Langsung Diangkut

  • Sasar Rumah Elite, Sepatu Langsung Diangkut
  • Sasar Rumah Elite, Sepatu Langsung Diangkut

**** - Secara acak, Rudi alias Ogel (45) memilih sasaran benda berharga di teras rumah kompleks perumahan elite. Paling mudah sepatu. Ayah tiga orang anak itu yakin, jika pemiliknya membeli dengan harga mahal.

Suatu petang sebelum dia tertangkap anggota Polsek Balikpapan Utara, pekerja cleaning service di salah satu hotel berbintang di Balikpapan ini butuh duit. Gajian masih lama. Sementara baru pertengahan bulan.

Ditemui Kaltim Post belum lama ini, dia bersikeras bukan ketagihan narkoba jenis sabu. Kemudian ingin menebus tapi tak ada duit. Melainkan untuk membayar kontrakannya di Jalan Jenderal Sudirman Gang Pertiwi, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan yang sudah lewat jatuh tempo setiap awal bulan.

“Untuk bayar kontrakan Rp 1 juta. Sudah nunggak,” jawabnya. Dia menceritakan, kala itu gajinya sekitar Rp 2 jutaan habis untuk memenuhi kebutuhan di rumah. Anak pertamanya masih kelas 1 SD. Kedua dan tiga, masih balita. Butuh susu dan lainnya.

Dia pun memutuskan ke rumah rekannya inisial IN di kawasan Sepinggan. Bermaksud pinjam duit. Hanya saja, IN tak ada di rumah. Sepanjang jalan dia memeras otak. Bagaimana supaya bisa dapat duit.

Di perjalanannya naik motor matik, perantauan dari luar Kaltim itu melintas kawasan perumahan Balikpapan Baru dan Kompleks Wika, Jalan MT Haryono. Niat jahatnya muncul ketika sampai di salah satu blok di Perumahan Wika.

“Saya lihat rumah besar. Tidak ada pagarnya. Ada tiga pasang sepatu di teras,” tuturnya. Melewati rumah tadi, muncul niat jahat. Ogel pun berputar dua kali melihat situasi rumah yang tampak sepi. Setelah yakin, dia berhenti dan menuju tempat sampah depan rumah. Dia mencari benda untuk membungkus sepatu.

“Dapat baju daster. Masih bagus, saya ambil sekalian,” akunya. Daster itu digunakan membungkus tiga pasang sepatu itu.

“Langsung saya ambil saja. Tidak tahu sepatu apa. Pasti mahal,” imbuhnya.

Tak langsung pulang, dia menuju di kawasan Stal Kuda, Balikpapan. Dia berniat langsung menjualnya. “Saya jual di kerumunan orang di warung. Tiga pasang Rp 500 ribu. Tapi tidak ada yang mau. Ada yang mau tapi tak muat, kakinya kecil,” jelasnya.

Belum patah semangat, sepatu-sepatu tadi dia bawa pulang, kemudian disembunyikan di samping rumah agar tak diketahui istrinya. Sepatu yang dicuri Ogel aneka ragam. Seperti golf, futsal, bulu tangkis dan lainnya.

Untuk golf, ada merek Adidas Boost Alphabounce, Skechers Go, Under Armour UA Hybrid. Di toko, harga barunya antara Rp 1,5-2,5 juta. Dari pengembangan polisi, setidaknya ada lebih 15 pasang sepatu berbagai merek.

Ada jenis boot merek Camel Active, Everbest, Reebok, Adidas dan merek terkenal lainnya. Harganya di atas Rp 1 jutaan. Dari penyelidikan, dugaan kuat sepatu dijual murah kemudian membeli sabu.

“Ini dari pengembangan. Ada buktinya,” kata Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Supartono Sudin bersama Wakil Kapolsek, AKP Wiyono.

Keterlibatan Ogel sebagai pengguna narkoba, berawal dia diamankan patroli rutin malam. Dia kedapatan membawa senjata tajam terselip di pinggang kanannya. Ada pula sepatu. “Dari situlah kami kembangkan,” urai Kapolsek.

Selain mengamankan Ogel, ada pula barang bukti sabu 0,46 gram. Pengembangan dilakukan, polisi menangkap Imransyah alias Aco (46) atas kasus kepemilikan sabu seberat 51,12 gram.

Dari pemeriksaan, Aco mengakui sering ditawari sepatu bermerek untuk ditukar sabu satu paket harga Rp 300 ribuan. Kapolsek mengatakan, warga yang merasa kehilangan sepatu bisa mengecek di markas Polsek Balikpapan Utara.

“Datang saja, siapa tahu ada sepatu yang pernah hilang,” sebutnya. (aim/rsh/k18/jpg)

Berita Sebelumnya

TV Mele, Rumah Muhsen Jadi Arang
TV Mele, Rumah Muhsen Jadi Arang

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sofyan Meriang Pasca Ditahan

Sofyan Meriang Pasca Ditahan

Proses pemeriksaan di Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata bisa membuat kondisi kesehatan seseorang langsung terganggu.


Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari

Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga (PRT) diadili dan dibui di oleh pengadilan Singapura.


Sabu 200 Kg Ternyata Diangkut Truk Muatan Kelapa

Sabu 200 Kg Ternyata Diangkut Truk Muatan Kelapa

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek dua tempat berbeda di Bekasi dan berhasil mengamankan sekitar 200 Kg narkoba jenis sabu-sabu, Minggu (12/5) dinihari


Petisi Protes Pembebasan Majikan Adelina Tembus 18.709 Pendukung

Petisi Protes Pembebasan Majikan Adelina Tembus 18.709 Pendukung

Petisi jejaring yang memprotes pembebasan majikan pembantu rumah tangga asal Kupang Nusa Tenggara Timur Adelina Sau tembus 18.709 pendukung.


Rumah Bupati Solok Selatan Digeledah KPK

Rumah Bupati Solok Selatan Digeledah KPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membenarkan kabar penggeledahan di kediaman Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria, Kamis (25/4) kema


Dimuat Truk Ekspedisi, Sabu 120 Kilogram Nyaris Lolos

Dimuat Truk Ekspedisi, Sabu 120 Kilogram Nyaris Lolos

Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat menggagalkan penyelundupan 120 kilogram sabu-sabu yang diangkut truk ekspedisi via Tol Bakauheni, Lampung.


Tangkap Ikan di Indonesia, Tujuh Kapal Tiongkok Disergap di Natuna

Tangkap Ikan di Indonesia, Tujuh Kapal Tiongkok Disergap di Natuna

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti turun langsung dalam operasi pemberantasan illegal fishing di Laut Natuna Utara Kepulauan Riau, kemarin.


Jokdri Jalani Pemeriksaan Mendalam

Jokdri Jalani Pemeriksaan Mendalam

Mantan Plt Ketua umum ketum PSSI Joko Driyono (Jokdri) telah mendekam di Rumah tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, sejak Senin (25/3).


Nongol Langsung Babat, Pemain Judi Online Diringkus

Nongol Langsung Babat, Pemain Judi Online Diringkus

Komitmen Polres Tegal memberanggus perjudian online di wilayah hukummnya kembali membuahkan hasil.


Mayat Pria Gegerkan Warga, Keluarga Syok

Mayat Pria Gegerkan Warga, Keluarga Syok

Warga Jalan Kerwoeh, Mersi, Purwokerto Timur dihebohkan bau busuk dari salah satu rumah warga Selasa sore kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!