Kriminal
Share this on:

Sebulan Dikubur, Jenazah Keluar Lagi dari Liang Lahatnya

  • Sebulan Dikubur, Jenazah Keluar Lagi dari Liang Lahatnya
  • Sebulan Dikubur, Jenazah Keluar Lagi dari Liang Lahatnya

PENASARAN - Sejumlah warga menyaksikan langsung temuan jenazah yang keluar dari liang lahad di TPU Gang Saga, Pontianak Barat, kemarin. (ambrosius junius/jpnn)

PONTIANAK - Sesosok jenazah timbul dari liang lahad di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Hasanudin, Gang Kenari atau Jalan Komyos Sudarso, Gang Saga, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Pontianak Barat, Senin (13/11), sekira pukul 12.00 WIB.

Jenazah yang masih terbungkus kain kafan itu dalam posisi tertelungkup di permukaan tanah. Kabar yang cepat beredar di social media ini membuat warga sekitar berbondong-bondong menuju TPU untuk membuang rasa penasaran.

TPU yang berada di tengah pemukiman padat penduduk itu terkesan tidak terawat. Banyak ditumbuhi rerumputan, becek dan berlumpur. Meski begitu, tak menghalangi warga untuk menyaksikan peristiwa tersebut dari jarak dekat.

“Tadi ada yang mengambil rumput di sekitar pemakaman. Lalu orang itu melaporkan penemuan jenazah ini ke warga. Jadi warga datang ke makam dan langsung lapor polisi,” jelas Rio, salah seorang warga setempat kepada sejumlah wartawan.

Di lokasi, memang tampak beberapa aparat TNI maupun Polri yang berjaga. Tidak lama berselang, pihak keluarga datang ke pemakaman.

Beberapa hari terakhir, Kota Pontianak memang diguyur hujan deras. Diduga air pasang akibat hujan itulah yang membuat jenazah itu muncul ke permukaan.

“Setelah kita cari informasi, jenazah itu sudah ditanam (dimakamkan) sebulan yang lalu. Jadi diduga kuat timbul karena air pasang,” jelas Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Bermawis, kepada wartawan di lokasi kejadian.

Agar tidak menjadi kabar yang simpang siur, lanjut Bermawis, jenazah tersebut telah dimakamkan kembali. Sampai saat ini belum ada ditemukan kejanggalan

“Dari tanggapan pihak keluarga memang itu orangtua mereka. Ibunya. Dan ini akan ditanam kembali sebagaimana mestinya,” ujarnya. (ambrosius unius/ocsya ade/jpg)

Berita Sebelumnya

Curi Burung, Dua Buruh Dibekuk
Curi Burung, Dua Buruh Dibekuk

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pembunuh Sopir Online Ketahuan dari Bercak Darah di Celana

Pembunuh Sopir Online Ketahuan dari Bercak Darah di Celana

Beberapa saat menerima informasi dari Polda Kaltim seputar pembunuhan, semua wilayah melakukan pengawasan ketat khususnya jalur darat.


Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri

Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri

Dua dari empat pelaku begal yang berhasil melarikan diri usai beraksi pada Jumat (8/6) di perbatasan Desa Penawar dengan Desa Kemantan Hilir, Kerinci.


Santriwati Hilang Sepekan Lebih Akhirnya Ditemukan

Santriwati Hilang Sepekan Lebih Akhirnya Ditemukan

Setelah menghilang lebih dari sepekan, Farikah Amafiroh akhirnya ditemukan di rumah temannya di Desa Jepang Pakis Kecamatan Jati kabupaten Kudus, kemarin.


Tabrak Truk dari Belakang, Pelajar Tewas Sektika

Tabrak Truk dari Belakang, Pelajar Tewas Sektika

Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur pantai utara (Pantura) Kabupaten Batang, tepatnya di depan pangkalan truk Tamanan.


Menghilang, Santriwati Diduga Dijemput Kenalan Facebooknya

Menghilang, Santriwati Diduga Dijemput Kenalan Facebooknya

Awal Ramadan ini terasa sulit bagi Aminatun sekeluarga. Anak ketiganya, Farikah Amafiroh (18) menghilang usai pulang dari Pondok Pesantren (Ponpes) Arwaniyyah.


Besi Proyek Double Track Kereta Api Dimaling

Besi Proyek Double Track Kereta Api Dimaling

Bukan hanya barang berharga yang menjadi sasaran pencuri. Namun, sejumlah material proyek pembangunan pun tak luput dari endusan pencuri.


Sembilan Pelajar SMP Dipaksa Turun dari Truk

Sembilan Pelajar SMP Dipaksa Turun dari Truk

Sedikitnya sembilan remaja yang masih duduk di bangku SMP terpaksa harus diturunkan di tengah jalan oleh petugas kepolisian Polsek Bener.


Gembosi Ban pakai Obeng, Maling Gondol Uang Rp426 Juta

Gembosi Ban pakai Obeng, Maling Gondol Uang Rp426 Juta

Aksi kejahatan dengan modus pecah ban kambuh lagi di Kota Semarang.


Penjual Miras Bisa Dijerat dengan UU Pangan

Penjual Miras Bisa Dijerat dengan UU Pangan

Kurang 281 liter lagi, arak jowo (arjo) yang berhasil disikat sepuluh hari terakhir nyaris tembus 1.000 liter.


Melawan saat Ditangkap, Pemesan Sabu Ngaku Anggota BNN

Melawan saat Ditangkap, Pemesan Sabu Ngaku Anggota BNN

Ada-ada saja upaya pelaku kejahatan narkoba untuk bisa lepas dari jerat hukum.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!