Kriminal
Share this on:

Sejoli Jambret HP, Ditangkap saat Ganti Ban

  • Sejoli Jambret HP, Ditangkap saat Ganti Ban
  • Sejoli Jambret HP, Ditangkap saat Ganti Ban

SINGKAWANG - Sejoli di Kota Singkawang ini nekat menjambret di Jalan Budi Utomo Kelurahan Condong Kecamatan Singkawang Tengah, Kamis (9/11) lalu, sekitar pukul 21.30 WIB. Hampir sebulan, keduanya baru bisa diciduk anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Singkawang di kawasan Bundaran AI Kota Singkawang, Rabu (6/12) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kasubbag Humas Polres Singkawang, Iptu Gatot Sukoco menerangkan, kedua pelaku merupakan pasangan muda-mudi. Cowoknya berinisial F alias VY dan ceweknya SP alias VN. Sedangkan korban bernama Dewi Rosari (18), warga setempat.

Ia menerangkan, hasil pemeriksaan sementara bahwa kejadian bermula disaat korban berboncengan bersama adiknya melintasi di Jalan Budi Utomo. Tiba-tiba datang kedua pelaku yang juga berboncengan sepeda motor matic jenias Yamaha Xeon berwarna biru hitam lalu memepet korban.

“F sebagai joki motor. Sedangkan kekasihnya yang menarik secara paksa handphone (HP) yang saat itu sedang dipegang korban. Keduanya kemudian kabur ke arah pasar,” jelasnya kepada sejumlah wartawan, kemarin.

Korban yang kehilangan HP jenis Oppo A 57 dengan kerugian sekitar Rp3 juta itu, kemudian membuat laporan ke Polres Singkawang. Anggota Buser kemudian melakukan serangkaian penyelidikan.

Hingga akhirnya, Selasa (5/12) sekira pukul 23.00 WIB, anggota mendapati informasi HP korban berada di konter ponsel di Jalan Raya Sakok, Kecamatan Singkawang Selatan. HP tersebut disebut dijual oleh pasangan muda-mudi.

“Setibanya di lokasi, anggota langsung mencocokan nomor IMEI dengan HP korban. Ternyata benar HP yang dijual pasangan itu punya korban. Identitas pelaku pun diketahui,” paparnya.

Kemudian, lanjut Gatot, Rabu (6/12) sore, anggota Buser kembali mendapati informasi bahwa sejoli itu berada di salah satu bengkel. Mereka akan mengganti ban sepeda motor miliknya di kawasan Bundaran AI Kota Singkawang.

“Keduanya langsung diamankan di sana. Setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya,” katanya.

Saat ini keduanya masih diperiksa secara intensif di Mapolres Singkawang untuk pengembangkan kemungkinan ada korban lain. Mereka dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan ancaman penjara di atas lima tahun. Begitu juga terhadap penadah yang masih diperiksa. (hen/jpg)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!