Kriminal
Share this on:

Sejumlah Merek Obat Diamankan Polisi

  • Sejumlah Merek Obat Diamankan Polisi
  • Sejumlah Merek Obat Diamankan Polisi

MENGECEK - Anggota Polres Pekalongan Kota mendatangi toko obat di Kota Pekalongan, Sabtu (19/1) sore.

PEKLAONGAN - Sejumlah anggota Polres Pekalongan Kota, dipimpin Kapolres AKBP Ferry Sandy Sitepu mendatangi sebuah toko obat di Jalan Sultan Agung, Kota Pekalongan, Sabtu (19/1) sore.

Kedatangan polisi bersama beberapa anggota salah satu ormas itu untuk melakukan pengecekan karena sebelumnya mendapatkan informasi adanya dugaan sejumlah merek obat yang belum memiliki izin edar dari BPOM RI namun dijual di toko tersebut.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu menerangkan, dari pengecekan tersebut didapati ada beberapa jenis atau merek obat yang diduga belum terdaftar di BPOM ataupun belum memiliki izin edar dari BPOM.

"Kami mendapat laporan dari masyarakat adanya obat yang diduga tidak resmi atau tidak terdaftar yang beredar di Pekalongan Kota. Tadi didapati ada obat yang ada nomor registrasinya atau terdaftar, tetapi begitu kita cek secara online di BPOM ternyata tidak terdaftar," katanya.

"Jadi obat-obat ini kemungkinan besar masih perlu pendalaman lagi mengenai resmi tidaknya," imbuh Kapolres.

Dari kegiatan itu, petugas menemukan sekitar 15 jenis obat yang sebagian besar adalah obat herbal yang diduga belum punya izin edar ataupun belum terdaftar di BPOM. Beberapa obat itupun selanjutnya diamankan sebagai barang bukti guna proses pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami sudah punya daftar 196 obat yang diduga beredar namun belum ada izin dari BPOM. Tidak semuanya dijual atau beredar di Pekalongan Kota. Tadi kita temukan sekitar 15 obat yang beredar," ungkapnya.

Kapolres menjelaskan apa yang dilakukan Polres itu merupakan salah satu upaya untuk melindungi masyarakat agar tidak mengonsumsi obat-obat yang belum jelas keamanannya atau belum terdaftar dan belum punya izin edar dari BPOM.

Apabila terbukti ada yang melanggar, maka akan dikenai Pasal 196 dan atau Pasal 197 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Bunyi pasal ini yakni setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar kesehatan dan atau persyaratan keamanan, khasiat, atau kemanfaatan, dan mutu dan/atau setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar.

"Kami akan melakukan pengecekan seperti ini terus, sekaligus membantu masyarakat. Syukur-syukur ada warga masyarakat yang telah merasa membeli obat yang tidak terdaftar agar melapor ke kami, kami akan lakukan penegakan hukum," imbuh Kapolres. (way/wan/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pengacara Tomy Winata yang Pukul Hakim Dipenjara

Pengacara Tomy Winata yang Pukul Hakim Dipenjara

Desrizal, salah seorang pengacara Tomy Winata, ditetapkan polisi sebagai tersangka Kasus pemukulan Hakim PN Jakarta Pusat.


Pimpinan KPK Harus Ada Polisi dan Jaksanya

Pimpinan KPK Harus Ada Polisi dan Jaksanya

Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK periode 2019-2023 diingatkan agar memilih pimpinan KPK yang memenuhi unsur penyidikan dan penuntutan.


Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polri mengklaim telah mengantongi indentitas pelaku penembakan yang menyebabkan beberapa anggota masyarakat tewas saat kerusuhan 21-22 Mei lalu.


Polisi Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Habil Marati

Polisi Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Habil Marati

Polri tengah mempertimbangkan penangguhan penahanan Habil Marati, tersangka kasus makar yang dituding berperan sebagai penyandang dana.


Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Empat warga negara Indonesia (WNI) ditangkap Kepolisian Maritim Malaysia di Tawau (Negeri Sabah), Malaysia, Kamis (11/7) lalu.


Mantan Kapolres Tegal Diperiksa TGPF terkait Kasus Novel

Mantan Kapolres Tegal Diperiksa TGPF terkait Kasus Novel

Teka-teki jenderal bintang tiga polisi yang diperiksa Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan akhirnya terungkap.


Bareskrim Ungkap Pembuatan Obat Palsu

Bareskrim Ungkap Pembuatan Obat Palsu

Bareskrim Polri menangkap pemilik pabrik obat palsu PT Jaya Karunia Investondo (JKI).


ICW: MA Pertontonkan Dagelan Hukum

ICW: MA Pertontonkan Dagelan Hukum

Putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang melepaskan Syafruddin Arsyad Temenggung dari Rutan KPK mendapat kecaman dari sejumlah kalangan.


Indonesia Surga Para Bandar Narkoba

Indonesia Surga Para Bandar Narkoba

Peredaran narkoba di Indonesia tak pernah habis, walau polisi berulang kali mengungkapnya.


Pistol Glock 42 yang Tewaskan Korban Kerusuhan

Pistol Glock 42 yang Tewaskan Korban Kerusuhan

Penyelidikan kasus penembakan saat kerusuhan 21-22 Mei makin terang. Polisi mengklaim telah mengetahui identitas pelaku.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!