Kriminal
Share this on:

Selewengkan Dana Desa, Kades Dipenjara 2,5 Tahun

  • Selewengkan Dana Desa, Kades Dipenjara 2,5 Tahun
  • Selewengkan Dana Desa, Kades Dipenjara 2,5 Tahun

MAOSPATI - Kepala Desa Sempol (non-aktif) Ngadeni resmi berstatus terpidana. Dia divonis dua tahun enam bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya. Lelaki 50 tahun itu juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp276,6 juta.

Kasi Pidsus Kejari Magetan Agus Zaini menyatakan, vonis tersebut lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Pada sidang sebelumnya, JPU meminta majelis hakim menghukum Ngadeni tiga tahun sepuluh bulan penjara.

Dia dianggap terbukti menyelewengkan dana desa (DD) tahun anggaran 2015–2017 serta kas desa 2016 untuk kepentingan pribadi. Sehingga, perbuatannya itu merugikan negara sekitar Rp400 juta. ‘’Kerugian itu berasal dari proyek fisik sekitar Rp300 juta dan dari dana kas desa sebesar Rp100 juta,’’ ungkap Agus.

Pihaknya memastikan putusan itu sudah berkekuatan hukum tetap. Karena baik dari JPU maupun terdakwa menerima vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya tersebut.

Dengan demikian, Ngadeni bakal dilayar ke Rutan kelas II B Magetan. Sebelumnya, dia sempat menjalani kurungan penjara di Rutan Medaeng selama proses persidangan berlangsung. ‘’Selanjutnya yang bersangkutan akan kami masukkan ke Rutan Magetan,’’ kata Agus.

Sebagaimana diberitakan, Ngadeni terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana desa yang dilakukan sejak 2015–2017. Nilainya mencapai Rp214 juta. Dia juga kedapatan menyelewengkan dana kas desa sebesar Rp52 juta. Serta anggaran pemberdayaan masyarakat pada 2016 sekitar Rp77 juta.

Perbuatan rasuah Ngadeni itu terbongkar setelah beberapa warga desanya melaporkan kejadian tersebut ke Kejari Magetan awal 2018 lalu. Selanjutnya, laporan itu ditindaklanjuti oleh jaksa penyidik dengan menerbitkan surat perintah dimulainya penyidik (SPDP) terhitung 30 Januari 2018.

Hasil audit yang dilakukan oleh kejaksaan, terdapat beberapa proyek fisik bermasalah di Desa Sempol. Seperti proyek taman TPA, posyandu, serta paving punden desa. Dari situ timbul kerugian mencapai Rp300 juta. Sedangkan, dari dana kas desa yang diselewengkan, kerugian negara mencapai Rp100 juta. (mgc/c1/her/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Bekuk Pengedar, Amankan 19 Poket SS
Bekuk Pengedar, Amankan 19 Poket SS

Berita Sejenis

Tiga Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak, KPK Digugat

Tiga Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak, KPK Digugat

Lebih dari dua tahun, tiga kasus dugaan korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mangkrak tanpa ada kejelasan.


KPK Kuatkan Alat Bukti Gelontoran Rp11,5 Miliar untuk Aspri Menpora

KPK Kuatkan Alat Bukti Gelontoran Rp11,5 Miliar untuk Aspri Menpora

Menjerat pelaku lain dalam perkara suap dana hibah pengawasan dan pendampingan (wasping) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bukan hal gampang.


WNI Dihukum Cambuk dan 20 Tahun Penjara

WNI Dihukum Cambuk dan 20 Tahun Penjara

Pengadilan Negeri Sibu, Serawak, Malaysia, Rabu (8/5) kemarin, menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada seorang pria asal Indonesia, Maxi Banfantri (30).


JPU KPK: Imam Nahrowi Terlibat Permufakatan Jahat

JPU KPK: Imam Nahrowi Terlibat Permufakatan Jahat

Drama kasus dana hibah KONI kemarin (9/5) berlanjut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.


Direktur WKE Dituntut Empat Tahun Penjara

Direktur WKE Dituntut Empat Tahun Penjara

Direktur Utama PT Wijaya Kusuma (WKE) Emindo Budi Suharto bersama-sama dengan istri, anak dan kerabatnya dituntut 4 tahun penjara


Jokdri Terancam Tujuh Tahun Penjara

Jokdri Terancam Tujuh Tahun Penjara

Bulan Ramadan hari pertama juga menjadi momen sidang perdana kasus-kasus yang selama ini ditangani Satgas Antimafia Bola.


Fee Rp500 Juta Bui Tiga Tersangka

Fee Rp500 Juta Bui Tiga Tersangka

KPK menahan tiga tersangka dugaan tindak pidana korupsi suap terkait penanganan perkara pidana di Pengadilan Negeri Balikpapan tahun 2018.


Koruptor Harus Dipenjara Super Maximum

Koruptor Harus Dipenjara Super Maximum

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai gerah. Ini terkait dengan kebijakan pelaku korupsi yang dipernjara tapi bisa seenaknya keluar masuk bui.


Dipenjara Tiga tahun, Vonis Idrus Marham Masih Rendah

Dipenjara Tiga tahun, Vonis Idrus Marham Masih Rendah

Majelis hakim Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 3 tahun penjara terhadap mantan Menteri Sosial Idrus Marham.


11 Tahun Buron, Ditangkap saat Sarapan

11 Tahun Buron, Ditangkap saat Sarapan

Tim Intelijen Kejati Sumatra Utara berhasil menangkap Henry Panjaitan saat sedang sarapan di Jalan Sei Silau, Medan Sunggal, Kota Medan, Selasa (23/4) pagi.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!