Kriminal
Share this on:

Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

**TAWAU ** - Empat warga negara Indonesia (WNI) ditangkap Kepolisian Maritim Malaysia di Tawau (Negeri Sabah), Malaysia, karena kedapatan mengangkut gula pasir ilegal sebanyak 4.650 kilogram. Keempat WNI yang ditangkap diperkirakan usianya 43-64 tahun memiliki dokumen diri dan paspor yang sah.

Penyelundupan gula pasir bersubsidi tersebut, diangkut menggunakan kapal kayu bermesin yang berasal dari negeri jiran Malaysia dan akan diselundupkan ke Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (11/7) lalu.

"Saat itu kapal kayu pemuat barang kebutuhan pokok ini bergerak dari Jeti Logpond menuju Sungai Melayu Pulau Sebatik. Kepolisian Maritim Malaysia menahan empat penumpang warga negara Indonesia masing-masing dua lelaki dewasa dan dua wanita dewasa," kata Timbalan Pengarah Zon (Operasi) Zon Maritim Tawau, Komander Maritim Mohd Yusri Hussin, Jumat (12/7) kemarin.

Ia menjelaskan, selain gula pasir, kapal kayu ini juga membawa 200 kilogram tepung gandum Cap Rama-Rama, 250 kilogram tepung gandum Cap Murai dan 697 kilogram minyak goreng. "Semua barang tersebut beserta kapal cepat yang diperkirakan senilai 20.000 ringgit Malaysia dirampas," ujarnya.

Menurut Yusrin, Polisi Maritim Malaysia akan terus meningkatkan pemantauan dan pengawasan setiap saat meskipun Ops Rentas Sempadan bersama ESSCOM telah berakhir. "Ini penting bagi memastikan perlanggaran undang-undang dapat diberantas dan dikurangkan dan terus memastikan perairan Sabah khususnya Tawau aman dari penyelundupan," pungkasnya. (der/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Seorang pria bernama Imam Musthofa nekat melakukan aksi penyerangan terhadap dua anggota polisi di kantor Polsek Wonokromo, Surabaya, Sabtu (17/8).


Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Pemerintah Indonesia masih terus menunggu kepolisian Malaysia merampungkan penyelidikan kasus tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diduga diperkosa


Polisi Kembali Diserang KKSB Papua

Polisi Kembali Diserang KKSB Papua

Usai membunuh Briptu Hedar, Senin (12/8), teror serangan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Papua terhadap personel kepolisian kembali terjadi di Kampung


KPK Ungkap Peran Empat Tersangka Baru Korupsi KTP Elektronik

KPK Ungkap Peran Empat Tersangka Baru Korupsi KTP Elektronik

Tindak pidana korupsi pengadaan KTP elektronik (KTP-el) seakan tak berujung. Satu persatu, mereka yang terlibat diungkap kepermukaan.


Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi Dilimpahkan

Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi Dilimpahkan

Berkas perkasa kasus penembakan yang dilakukan tersangka Brigadir Rangga Tianto terhadap Bripka Rahmat Efendi telah selesai. Dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan.


WNI di Hongkong Diminta Jauhi Lokasi Demonastrasi

WNI di Hongkong Diminta Jauhi Lokasi Demonastrasi

Konsulat Jenderal RI di Hong Kong mengimbau, seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak di Bandara Internasional Hong Kong agar tetap tenang.


Dua WNI Curanmor di Malaysia

Dua WNI Curanmor di Malaysia

Kepolisian Malaysia menangkap dua pria warga negara Indonesia (WNI) terkait pencurian sepeda motor.


Lima ABK WNI Hilang di Perairan Taiwan

Lima ABK WNI Hilang di Perairan Taiwan

Sedikitnya lima anak buah kapal (ABK) asal Indonesia, dilaporkan hilang saat melaut di perairan dekat Pulau Diaoyutai, Taiwan.


Sembilan Orang Digantung di Tengah Kota

Sembilan Orang Digantung di Tengah Kota

Polisi Meksiko menemukan sembilan mayat dalam kondisi tergantung di jembatan layang Kota Uruapan, Negara Bagian Michoacan, Kamis (8/8).


Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga Warga Negara Indonesia (WNI) terpidana mati, kasus narkoba mendapat pengampunan dari Raja Malaysia.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!