Kriminal
Share this on:

Selundupkan Satwa Langka, Mahasiswa asal Brebes Dibekuk Mabes Polri

  • Selundupkan Satwa Langka, Mahasiswa asal Brebes Dibekuk Mabes Polri
  • Selundupkan Satwa Langka, Mahasiswa asal Brebes Dibekuk Mabes Polri

DITANGKAP - RVA (26) saat ditangkap tim gabungan Resmob Polres Brebes dan Mabes Polri di Desa Cibendung Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes, kemarin. (harviyanto/radartegal.com)

BREBES - RVA (26), warga Desa Cibendung Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes diduga terlibat penyelundupan dan penjualan satwa langka. RVA pun ditangkap Tim Gabungan Resmob Polres Brebes bersama Tim dari Mabes Polri, Rabu (27/3) malam, di rumah orang tuannya.

Informasi yang berhasil ikumpulkan menyebut, RVA diduga terlibat jaringan internasional penjualan dan penyelundupan satwa langka. Bahkan, beberapa rekan RVA telah tertangkap terlebih dahulu di wilayah Polda Jawa Timur.

Setelah menjalani pemeriksaan di Polres Brebes, RVA yang masih tercatat sebagai mahasiswa itu, langsung dibawa ke Mabes Polri untuk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penangkapan RVA dilakukan, setelah Polda Jawa Timur berhasil membongkar komplotan penjualan satwa langka itu.

Dari pembongkaran kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan delapan tersangka dan barang bukti lima ekor Komodo yang akan dijual ke pasar internasional.

Selain komodo, para tersangka juga menjual beberapa hewan langka lainnya seperti trenggiling, kucing hutan, dan lutung jawa. Dari bisnis haram tersebut, para tersangka diduga mendapat keuntungan tidak sedikit.

Kapolres Bebes AKBP Aris Supriyono melalui Kasatreskrim AKP Tri Agung Suryo Micho menyebut, RVA ditangkap karena turut terlibat dalam memelihara, menyimpan, dan menyelundupkan satwa langka yang dilindungi di wilayah Jawa Timur untuk kemudian dijual ke luar negeri. Ia juga tutur terlibat dalam tindak pidana rekening bersama (rekber) dalam jual beli secara online. (har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Kejagung Ogah Disalahkan KPK
Kejagung Ogah Disalahkan KPK

Berita Sejenis

Baku Tembak di Papua Kembali Pecah

Baku Tembak di Papua Kembali Pecah

Aparat gabungan TNI/Polri turus melakukan presure terhadap posisi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).


Polri Pastikan Tindak Tegas Pelaku Rasisme

Polri Pastikan Tindak Tegas Pelaku Rasisme

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat penegak hukum, khususnya Polri menindak tegas para pelaku rasisme, terutama yang terjadi di Malang dan Surabaya.


Kapan Tim Siber Polri Tangkap Penyebar Hoaks Soal Mahasiswa Papua?

Kapan Tim Siber Polri Tangkap Penyebar Hoaks Soal Mahasiswa Papua?

Tim Siber Bareskrim Polri belum juga berhasil menangkap pemilik akun media sosial (medsos) yang menyebarkan hoaks, terkait insiden mahasiswa Papua di Malang dan


Banting Anak Majikan, TKI di Singapura Dihukum 8 Bulan Penjara

Banting Anak Majikan, TKI di Singapura Dihukum 8 Bulan Penjara

Pengadilan Singapura memvonis delapan bulan penjara seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia, karena terbukti telah membanting anak majikannya.


Zakir Naik Meminta Maaf

Zakir Naik Meminta Maaf

Penceramah asal India, Zakir Naik, pada Selasa (20/8), meminta maaf karena telah dianggap membuat pernyataan rasial di Malaysia.


Tiga Polda Kirim Pasukan ke Papua

Tiga Polda Kirim Pasukan ke Papua

Mabes Polri memastikan, situasi Kamtibmas pascarusuh di wilayah Papua Barat dan Papua telah berangsur kondusif.


Lima Akun Medsos Dibidik Polri

Lima Akun Medsos Dibidik Polri

Tim Direktorat Siber Bareskrim Polri terus melakukan profiling terhadap sejumlah akun media sosial (medsos) yang diduga menyebarkan berita hoaks pemicu kerusuha


Polri Buru Penyebar Hoaks Penyebab Rusuh di Papua

Polri Buru Penyebar Hoaks Penyebab Rusuh di Papua

Mabes Polri tengah melakukan pengejaran terhadap sejumlah akun media sosial (medsos) yang diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks, terkait insiden kekerasan


Polri Harus Intropeksi dan Evaluasi Diri

Polri Harus Intropeksi dan Evaluasi Diri

Kasus tragis yang menimpa anggota Polri di sejumlah peristiwa menunjukan kinerja korps berbaju cokelat tersebut harus dievaluasi.


Polri Abaikan Usulan Wapres soal Serang KKSB Papua

Polri Abaikan Usulan Wapres soal Serang KKSB Papua

Mabes Polri menolak usulan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk melakukan serangan balik terhadap Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Papua



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!