Kriminal
Share this on:

Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri

  • Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri
  • Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri

PEMAKAMAN – Teman-teman sekolah Samuel Kevin Hutagaul dari SMKN 4 Semarang turut berduka cita dengan mengantarkan hingga peristirahatan terakhir, Kamis lalu (11/10). (m. nur wahid/jawa pos radar semarang)

SEMARANG - Siswa SMK N 4 Semarang kelas I, jurusan animasi, Samuel Kevin Hutagaul (15), ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di rumahnya jalan Kudan Kidul Kelurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Kamis lalu (10/10).

Paman Kevin, Lucky Prawira mengaku, biasanya setiap pulang sekolah, Kevin selalu datang ke rumahnya sambil menunggu jemputan ayahnya. Bahkan sebelum meninggal, Kevin meminta kepada orangtuanya untuk dibelikan pensil gambar. ”Tetapi sebelum dibelikan pensil, Kevin sudah meninggal dunia,” katanya.

Ketua Jurusan Animasi SMKN 4 Semarang Rofikin mengaku sebelum kejadian, dia pernah bertemu Kevin saat akan mengumpulkan tugas menggambar, Selasa (9/10). ”Anak baru. Tapi komunikasi dengan guru tidak masalah. Tugas-tugas sekolah lancar. Tidak ada kendala. Cuma di luarnya belum tahu,” katanya.

Rofikin mengatakan, kalau siswa tersebut dikenal pendiam. Meski begitu, selalu komunikatif dalam menyelesaikan tugas sekolah. Kevin juga bukan tipe siswa murung. Pihaknya belum tahu keadaan Kevin. Justru keluarga Kevin meminta izin, Kevin tak masuk sekolah karena sakit, Kamis lalu (11/10).

”Ini baru tadi pagi pihak keluarga menghubungi sekolah. Kakaknya mengabarkan kalau Kevin sakit sehingga tidak masuk sekolah,” kata Rofikin yang didampingi oleh Kepala Tata Usaha (KTU) Cacecilia.

Salah seorang sahabatnya, Muhammad Zidane menuturkan bahwa Kevin itu anak pendiam, tertutup, tetapi suka humor. Bahkan sering usil dengan teman-temannya. ”Ya kami merasa kehilangan teman, karena dia orangnya baik,” akunya.

Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi mengatakan, setelah dilakukan lidik dan keterangan dari saksi-saksi dan keluarga, anak ini baik, tidak pernah ada permasalahan baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. ”Nilainya juga wajar, artinya tidak bodoh dan tidak pinter banget. Semua pelajaran bisa mengikuti,” katanya.

Sedangkan kronologi kejadian, Mulyadi mengaku, korban sedang di rumah sendirian. Orangtuanya yang keseharian jualan gorengan dititipkan ke warung-warung, sedang untuk mengambil uang di warung-warung tersebut. Sedangkan kakaknya masih kuliah di USM hingga pukul 18.00.

Kejadian bunuh diri itu baru diketahui, saat kedua orangtuanya pulang ke rumah dan berusaha masuk ke rumah. Namun saat mengetuk pintu, tidak ada yang menyahut, tetapi pintunya tertutup rapat. Kedua orangtuanya pun masuk lewat pintu belakang. Begitu membuka pintu, sudah menemukan anaknya tidak bernyawa.

”Saat kedua orangtuanya masuk lewat pintu belakang, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa. Tidak ditemukan apa-apa, korban hanya bersandar dalam kondisi lehernya dijeratkan dengan kayu di belakangnya sambil duduk,” imbuhnya. (hid/ida/fat/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Saat Salat Berjamaah, Tas Dicuri
Saat Salat Berjamaah, Tas Dicuri

Berita Sejenis

Amsor, Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipali Alami Luka Berat

Amsor, Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipali Alami Luka Berat

Aparat kepolisian telah menetapkan tersangka pada kecelakaan beruntun di Tola Cipali Km 151, Majalengka yang mengakibatkan 12 orang tewas.


Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Empat dari sembilan korban tewas saat kerusuhan 21-22 Mei dipastikan karena peluru tajam.


Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Dua korban tewas pada kerusuhan 21-22 Mei akibat tertembak peluru tajam.


KPK Harus Memperbaiki Diri

KPK Harus Memperbaiki Diri

KPK Didesak untuk memperbaiki diri, usai mengantongi predikat WDP dari BPK.


Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Pergerakan sel jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) kembali terendus. Tiga pelaku pun diamankan Detasmen Khusus (Densus 88) Anti Teror.


Sembilan Pelaku Serangan Bom Gereja di Sri Lanka

Sembilan Pelaku Serangan Bom Gereja di Sri Lanka

Kepolisian Sri Lanka merilis nama sembilan pelaku serangan bom bunuh diri beruntun, yang menewaskan 253 orang pada Hari Paskah lalu.


Belasan Siswa di India Bunuh Diri Usai UN

Belasan Siswa di India Bunuh Diri Usai UN

Penyelenggaraan ujian nasional untuk siswa kelas 12 mendapat kritik tajam sejumlah kalangan di India.


Tentara Serbu Markas Teroris, 15 Orang Tewas

Tentara Serbu Markas Teroris, 15 Orang Tewas

Setidaknya 15 orang tewas, saat pasukan Sri Lanka terlibat baku tembak dengan terduga teroris di lokasi persembunyian teroris, Jumat (26/4) Malam.


Indonesia Selidiki Bebasnya Penyiksa TKI Hingga Tewas

Indonesia Selidiki Bebasnya Penyiksa TKI Hingga Tewas

Pemerintah Indonesia terkejut atas keputusan pengadilan Malaysia membebaskan S Ambika, majikan TKI asal Nusa Tenggara Timur bernama Adelina Jemira Sau.


Empat Orang Pengikut ISIS Digantung

Empat Orang Pengikut ISIS Digantung

Pengadilan Irak menjatuhkan hukuman gantung empat orang anggota kelompok militan ISIS (Daesh) yang terlibat dalam kejahatan-kejahatan teroris di Irak dan Suriah



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!