Kriminal
Share this on:

Sofyan Basir Dikenalan Pasal Berlapis

  • Sofyan Basir Dikenalan Pasal Berlapis
  • Sofyan Basir Dikenalan Pasal Berlapis

JAKARTA - Fakta-fakta hukum terkait keterlibatan Dirut (nonaktif) PLN Sofyan Basir dalam korupsi proyek PLTU Riau 1 bakal dipaparkan dalam sidang. Itu setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara Sofyan ke pengadilan. Kini KPK menunggu jadwal sidang perdana.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pihaknya akan mengurai secara rinci dugaan perbuatan dan peran Sofyan dalam perkara itu. Sebelumnya, peran Sofyan telah dibeberkan dalam sidang Eni Maulani Saragih, Johannes B. Kotjo dan Idrus Marham. Nah, KPK akan kembali memaparkan fakta-fakta yang diawali dari dakwaan dan persidangan terdakwa sebelumnya.

Menurut Febri, Sofyan diduga membantu pelaku lain untuk melakukan korupsi pembangunan PLTU Riau 1. Pelaku lain itu diantaranya Eni, Kotjo dan Idrus Marham. Ketiga pelaku lain itu telah divonis bersalah oleh hakim di tingkat pengadilan pertama. Namun, khusus Idrus, memilih mengajukan banding atas putusan tersebut.

Jaksa KPK, kata Febri, nantinya akan mendakwa Sofyan dengan dua pasal. Yakni pasal 12 huruf a juncto pasal 15 UU Pemberantasan Tipikor juncto pasal 56 ke 2 KUHP dan pasal 11 juncto pasal 15 UU Pemberantasan Tipikor juncto pasal 56 ke 2 KUHP. Dengan menggunakan konstruksi dua pasal itu, KPK akan membuktikan peran Sofyan dalam membantu pelaku lain.

"KPK akan menguraikan lebih rinci dan sistematis dugaan perbuatan terdakwa," kata Febri, kemarin (16/6).

Bila sidang Sofyan dimulai, maka akan menutup upaya praperadilan yang diajukan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Sebab, sesuai ketentuan, praperadilan dinyatakan gugur bila pokok perkara telah disidangkan. (riz/tyo/zul/ful)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

LPSK Harus Lindungi Hakim MK
LPSK Harus Lindungi Hakim MK

Berita Sejenis

Sofyan Jacob Tumbang, Penyidik Agendkan Pemeriksaan Lanjutan

Sofyan Jacob Tumbang, Penyidik Agendkan Pemeriksaan Lanjutan

Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Pol Sofyan Jacob 'tumbang' saat menjalani pemeriksaan selama 14 jam di Polda Metro Jaya.


Pidato Sofyan Jacob Belum Penuhi Kualifikasi Tersangka Makar

Pidato Sofyan Jacob Belum Penuhi Kualifikasi Tersangka Makar

Setelah mangkir, Senin (10/6) lalu, Komjen Pol (Purn) Sofyan Jacob akhirnya hadir di Polda Metro Jaya, Senin (17/6) kemarin.


Sofyan Jacob Pertanyakan Penetapannya Sebagai Tersangka Makar

Sofyan Jacob Pertanyakan Penetapannya Sebagai Tersangka Makar

Polda Metro Jaya akan kembali melakukan panggilan kepada mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol (Purn) M Sofyan Jacob, Senin (17/6) hari ini.


KPK Pastikan Penyidikan Sofyan Segera Tuntas

KPK Pastikan Penyidikan Sofyan Segera Tuntas

Lain dengan Karen Agustiawan, Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati dibidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Sofyan Meriang Pasca Ditahan

Sofyan Meriang Pasca Ditahan

Proses pemeriksaan di Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata bisa membuat kondisi kesehatan seseorang langsung terganggu.


Kewenangan MK Diatur Undang-Undang

Kewenangan MK Diatur Undang-Undang

Sesuai Pasal 475 ayat 2 UU Nomor 7 Pemilu tahun 2017, MK hanya berwenang mengadili hasil penghitungan suara.


Pasal Makar Lebih Beruansa Politis

Pasal Makar Lebih Beruansa Politis

Pasal makar menjadi senjata ampuh untuk membungkam siapapun yang berseberangan dengan pemerintah yang sah.


Rabu Lusa, KPK Akan Periksa Ignasius Jonan

Rabu Lusa, KPK Akan Periksa Ignasius Jonan

Lantaran Dirut PLN (nonaktif) Sofyan Basir, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KP


Pengakuan Sofyan Basir Seret Plt Dirut PLN

Pengakuan Sofyan Basir Seret Plt Dirut PLN

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Plt Direktur Utama PLN Persero, Muhammad Ali.


Diperiksa Tujuh Jam, Sofyan Basir Belum ditahan KPK

Diperiksa Tujuh Jam, Sofyan Basir Belum ditahan KPK

KPK menggelar pemeriksaan perdana bagi tersangka kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama proyek PLTU Riau-1, Sofyan Basir, Senin (6/5) kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!