Kriminal
Share this on:

Sofyan Meriang Pasca Ditahan

  • Sofyan Meriang Pasca Ditahan
  • Sofyan Meriang Pasca Ditahan

JAKARTA - Proses pemeriksaan di Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata bisa membuat kondisi kesehatan seseorang langsung terganggu. Sebut saja, Dirut PLN nonaktif Sofyan Basir.

Penahanan sekaligus pemeriksaan membuat tensi darahnya naik drastis. Selasa (28/5) kemarin, dia kembali diperiksa oleh tim penyidik KPK. Ini merupakan pemeriksaan perdana usai Sofyan resmi ditahan oleh KPK kemarin.

Sofyan merupakan tersangka kasus dugaan suap kesepakatan kerja sama kontrak PLTU Riau-1. Usai pemeriksaan, Sofyan tidak banyak berkomentar. Ia hanya mengaku melanjutkan pemeriksaan yang sempat terhenti malam tadi.

"Melanjutkan saja, cuma pertanyaan 1, 2, 3 saja," ujar Sofyan ketika keluar dari Gedung Merah Putih menuju mobil tahanan KPK.

Kuasa Hukum Sofyan, Soesilo Aribowo menerangkan, pemeriksaan terhadap kliennya dihentikan penyidik karena kondisi kesehatan. Kata dia, Sofyan baru sempat ditanya empat pertanyaan sebelum mengeluh sakit

"Tadi hanya empat pertanyaan, kemudian beliau minta dihentikan karena meriang, mungkin kurang tidur atau masih agak stress masih perlu beradaptasi di rutan ya," kata Soesilo.

Lebih lanjut, Soesilo mengatakan kondisi kesehatan kliennya memburuk semenjak menjadi penghuni rumah tahanan KPK sejak kemarin malam. Dalam pemeriksaan tadi pun, Soesilo mengatakan bahwa Sofyan sempat diperiksa kesehatannya oleh dokter KPK.

Selain itu, Soesilo menambahkan pihaknya juga telah mengajukan permohonan kepada KPK agar kliennya dapat berobat ke rumah sakit untuk kontrol kesehatan. "Pak Sofyan kan kebetulan darahnya kemarin agak tinggi ya. Ada sedikit meriang, mungkin kurang tidur atau apa," ungkap Soesilo.

Sementara itu, Plh Executive Vice President Corporate Communication CSR PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan seluruh jajaran manajemen dan pegawai PLN prihatin dengan kasus hukum yang menjerat Sofyan Basir. "Kami berharap Pak Sofyan diberi kesehatan dan ketabahan dalam menjalani proses hukum yang tengah dihadapi," ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan menghormati proses hukum yang sedang ditangani KPK. Manajeman PLN, kata dia, dipastikan bakal bersikap kooperatif jika dibutuhkan pemeriksaan oleh KPK.

Seperti diketahui, Sofyan Basir ditahan oleh komisi antirasuah sejak Senin malam (27/5). Ia ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 23 April 2019 lalu.Dalam kasus ini KPK menduga Sofyan Basir ikut membantu mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih untuk menerima hadiah atau janji dari pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Budisutrisno Kotjo terkait kesepakatan kontrak kerjasama Pembangunan PLTU Riau-1.

Sofyan diduga menerima janji dengan mendapatkan bagian yang sama besar dari jatah Eni M Saragih dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Atas perbuatannya Sofyan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 ayat (2) KUHP Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (riz/fin/zul/tgr)


Berita Sejenis

Galih Ginanjar Sempat Menolak Ditahan

Galih Ginanjar Sempat Menolak Ditahan

Galih Ginanjar, dan pasangan youtuber Rey Utami-Pablo Benua akhirnya masuk penjara.


Penangguhan Kivlan Zein Hanya Tinggal Tunggu Waktu

Penangguhan Kivlan Zein Hanya Tinggal Tunggu Waktu

Satu persatu tokoh oposisi pendukung Capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang sempat ditahan mendapat penangguhan penahanan.


KPK Soroti Reklamasi Tambang di Sultra

KPK Soroti Reklamasi Tambang di Sultra

Reklamasi lahan pasca tambang di sejumlah daerah masih menyisakan problem pelik, mulai dari korban jiwa hingga masalah lingkungan.


Tiga Tersangka Kebakaran Pabrik Korek Api Langsung Ditahan

Tiga Tersangka Kebakaran Pabrik Korek Api Langsung Ditahan

Polisi menetapkan tiga tersangka dalam kebakaran yang merenggut 30 korban jiwa di pabrik korek api di Binjai, Jumat (21/6) lalu.


Sofyan Jacob Tumbang, Penyidik Agendkan Pemeriksaan Lanjutan

Sofyan Jacob Tumbang, Penyidik Agendkan Pemeriksaan Lanjutan

Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Pol Sofyan Jacob 'tumbang' saat menjalani pemeriksaan selama 14 jam di Polda Metro Jaya.


Pidato Sofyan Jacob Belum Penuhi Kualifikasi Tersangka Makar

Pidato Sofyan Jacob Belum Penuhi Kualifikasi Tersangka Makar

Setelah mangkir, Senin (10/6) lalu, Komjen Pol (Purn) Sofyan Jacob akhirnya hadir di Polda Metro Jaya, Senin (17/6) kemarin.


Sofyan Jacob Pertanyakan Penetapannya Sebagai Tersangka Makar

Sofyan Jacob Pertanyakan Penetapannya Sebagai Tersangka Makar

Polda Metro Jaya akan kembali melakukan panggilan kepada mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol (Purn) M Sofyan Jacob, Senin (17/6) hari ini.


Sofyan Basir Dikenalan Pasal Berlapis

Sofyan Basir Dikenalan Pasal Berlapis

Fakta-fakta hukum terkait keterlibatan Dirut (nonaktif) PLN Sofyan Basir dalam korupsi proyek PLTU Riau 1 bakal dipaparkan dalam sidang.


Ustadz Lancip Diperiksa Pekan Depan, Pria Bersorban Hijau Ditahan

Ustadz Lancip Diperiksa Pekan Depan, Pria Bersorban Hijau Ditahan

KH Ahmad Rifky Umar Said Barayos atau kerap disapa Ustadz Lancip harus berurusan dengan polisi.


Insya Allah, Putusan PHPU Selesai Habis Salat Jumat

Insya Allah, Putusan PHPU Selesai Habis Salat Jumat

Ketua MK Anwar Usman berharap situasi keamanan pasca-putusan PHPU Presiden dan Wakil Presiden 2019 terkendali.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!