Kriminal
Share this on:

Sri Bintang Tolak Panggilan Polda Metro Jaya

  • Sri Bintang Tolak Panggilan Polda Metro Jaya
  • Sri Bintang Tolak Panggilan Polda Metro Jaya

JAKARTA - Aktivis senior Sri Bintang Pamungkas nolak menghadiri panggilan Polda Metro Jaya, Rabu (11/9) kemarin. Sri Bintang dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi terkait laporan kasus dugaan ujaran kebencian yang dilayangkan Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).

Pemanggilan Sri Bintang sesuai laporan yang teregister dalam nomor LP 5572/IX/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus, dengan pelapor bernama Ipong Hembing Putro. Sri Bintang dituduhkan dugaan tindak pidana Pasal 28 ayat 2 junto Pasal 45 ayat (2) UU RI nomor 19/2016 tentang ITE atau Pasal 160 KUHP terkait ujaran kebencian melalui video yang beredar di sosial media (sosmed).

Terkain pemanggilan, Sri Bintang menyatakan tak akan datang penuhi panggilan polisi. Alasannya karena dirinya tidak pernah menerima surat panggilan tersebut. "Saya tidak pernah menerima surat panggilan. Artinya sudah tentu tidak pernah sampai ke tangan saya ataupun keluarga saya, dan ditandatangani oleh orang rumah," kata Sri Bintang saat dikonfirmasi awak media di Polda Metro Jaya, Rabu (11/9).

Sri Bintang pun mengakui, kalau pihaknya tak akan datang ke Polda Metro Jaya, karena mempunyai agenda lain pada hari ini untuk menggelar aksi di depan gedung MPR/DPR bersama Front Revolusi Indonesia (FRI).

"Saya punya acara di MPR, acara Front Revolusi Indonesia (FRI)," terangnya.

Menurut Sri Bintang, seharusnya surat panggilan sudah diberikan tiga hari sebelum jadwal pemeriksaan.

"Ini kan sekarang hari Rabu dan panggilannya enggak ada kok. Kalau surat itu mungkin jatuh ke tempat lain saya enggak tahu," imbuh Sri Bintang.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono akan menunggu Sri Bintang untuk dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus). "Kita masih tunggu kedatangan dari Pak SBP ya, yang diundang di Krimsus ya. Nanti kita tunggu," ungkapnya kepada awak media di Polda Metro Jaya, Rabu (11/9).

Dijelaskan Argo, surat panggilan sudah dilayangkan Polda Metro Jaya. "Sudah dilayangkan suratnya. Tapi tentunya kan penyidik ada beberapa cara untuk mengundang. Yang menerima juga tidak harus yang diundang di situ, bisa yang ada di rumah, bapak RT pun kan bisa (menerima surat)," ujar Argo.

Sebelumnya, Sri Bintang dilaporkan oleh Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). Mereka melaporkan Sri Bintang pada Rabu (4/9/2019) sore. Ketua Umum PITI Ipong Hembing Putra akui, merasa keberatan atas seruan yang dibuat oleh Sri Bintang.

Dimana, kata Ipong, dalam video yang tersebar di media sosial itu Sri Bintang mengajak untuk menggagalkan pelantikan Jokowi Maruf Amin pada 20 Oktober 2019. (mhf/zul/gw/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Edarkan Sabu, Dua Pegawai BNN Ditangkap Polisi

Edarkan Sabu, Dua Pegawai BNN Ditangkap Polisi

Oknum anggota dan Pengawai Negeri Sipil (PNS) Badan Narkotika Nasional (BNN) ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.


Wali Kotanya Ditahan di Guntur, Pemkot Medan Siapkan Pembelaan

Wali Kotanya Ditahan di Guntur, Pemkot Medan Siapkan Pembelaan

Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin (TDE), tersangka kasus suap proyek dan jual beli jabatan ditahan di Pomdam Jaya Guntur Jakarta.


Polisi Beber Alasan Tak Terbitkan Izin Demo

Polisi Beber Alasan Tak Terbitkan Izin Demo

Polda Metro Jaya menyatakan tidak akan menerbitkan STTP (Surat Tanda Terima Pemberitahuan) aksi demonstrasi, Selasa (15/10) hingga Minggu (20/10).


KPK Siapkan Jawaban Praperadilan Joko Saputra

KPK Siapkan Jawaban Praperadilan Joko Saputra

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima surat panggilan sidang perkara permohonan praperadilan yang diajukan mantan Direktur Utama Perum Jada Tirta II Djoko


Habib Novel dan Pengurus DKM Diperiksa Hingga Malam

Habib Novel dan Pengurus DKM Diperiksa Hingga Malam

Polda Metro Jaya terus mengembangkan kasus penculikan dan penganiayaan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng di Masjid Al-Falah Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusa


Hari Ini, Habib Novel Giliran Diperiksa soal Penculikan Ninoy

Hari Ini, Habib Novel Giliran Diperiksa soal Penculikan Ninoy

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Bamukmin, Kamis (10/10) hari ini, dipanggil ke Polda Metro Jaya.


Tiga Perempuan Ikut Terlibat Penculikan dan Panganiayaan Ninoy

Tiga Perempuan Ikut Terlibat Penculikan dan Panganiayaan Ninoy

13 tersangka dugaan penculikan dan penganiyaan pegiat media sosial Ninoy Karundeng sudah ditetapkan Polda Metro Jaya.


Sabu di Kaleng Biskuit untuk Tahanan Umar Kei

Sabu di Kaleng Biskuit untuk Tahanan Umar Kei

Seorang kurir narkotika diamankan aparat Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Dia hendak menyelundupkan narkotika jenis sabu untuk tokoh pemuda Maluku, Umar Kei.


Delapan Penculik dan Penganiaya Relawan Jokowi Ditangkap

Delapan Penculik dan Penganiaya Relawan Jokowi Ditangkap

Delapan pelaku penculikan dan penganiayaan terhadap relawan Jokowi diamankan jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya.


Aher Ditanyai Fungsi Gubernur pada Proyek Meikarta

Aher Ditanyai Fungsi Gubernur pada Proyek Meikarta

Setelah sempat tertunda dengan alasan sedang berada di luar negeri, mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pembe



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!