Kriminal
Share this on:

Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

  • Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas
  • Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

MAGETAN - Nyawa Ida Winarsih harus berakhir di tangan suaminya sendiri. Perempuan 30 tahun asal Desa Getas Anyar, Kecamatan Sidorejo, Magetan, itu meregang nyawa kemarin (17/1) sekitar pukul 07.30 di RSUD dr Sayidiman. Sekitar 5 jam sebelumnya, dua tusukan pisau dapur dari tangan suaminya menghujam ke punggung hingga menembus paru-paru.

Belum diketahui motif aksi sadis rajapati itu. Namun, informasi yang dihimpun Radar Magetan, pasangan suami istri (pasutri) itu terlibat cekcok hebat sekitar pukul 00.30. Lanjar yang baru sepekan pulang dari Kalimantan itu mendadak naik pitam. Dalam posisi kalap, Lanjar menyerang istri yang sudah melahirkan anak semata wayangnya tersebut.

Lanjar sempat menusukkan pisau dapur ke punggung istrinya sebanyak dua kali. Ida sebenarnya berusaha kabur sambil berteriak minta tolong. Namun, baru sampai teras sudah roboh. Teriakan Ida sempat membuat geger warga di lingkungan RT 10 RW 2 Dukuh Blanten, Desa Sidorejo. Didik Susanto, salah seorang tetangga korban, sempat mendatangi sumber suara. Dia melihat Ida dalam kondisi terkapar.

’’Saya mendengar orang minta tolong, ternyata Ida sudah dalam posisi lemah dengan kondisi luka tusukan di punggung,’’ kata Didik ditemui di TKP kemarin.

Didik lantas membawa Ida ke RSUD dr Sayidiman. Saat itu, Ida masih bernapas. Lanjar yang berdiam diri di dalam rumah dibiarkan begitu saja. Sebab, warga lebih mementingkan nyawa Ida. Aksi penyerangan itu juga sempat membuat orang tua dan anak semata wayang Ida syok.

Namun, kabar buruk didapat sekitar pukul 07.30. Nyawa Ida tak tertolong. ’’Saya terakhir melihatnya (Lanjar, Red) sekitar pukul 03.00, setelah itu tidak melihat lagi,’’ ujar Didik.

Menurut keterangan sejumlah warga, kasus penyerangan itu tak langsung dilaporkan ke polisi. Baru ketika Ida dinyatakan meninggal dunia, kasus itu dilaporkan. Mengetahui istrinya meninggal dunia, Lanjar yang baru sepekan pulang kampung lantaran menghadiri acara selamatan 40 hari ibunya itu memilih kabur. Polisi masih memburunya.

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifa’i menyatakan bahwa tim reskrim sudah memburu pelaku. Pihaknya akan berusaha secepatnya melakukan penangkapan. Selain itu, pihaknya sudah menggali keterangan dari sejumlah saksi. Itu untuk mengetahui motif dari aksi penusukan hingga menyebabkan hilang nyawa tersebut.

’’Suami korban yang sehari-hari bekerja di perkebunan sawit di Kalimantan itu mengalami masalah keluarga yang tidak diketahui keluarga dekat. Memang cenderung pendiam dan tertutup,’’ katanya.

Kapolsek Plaosan AKP Sukono menambahkan, Lanjar diduga langsung kabur setelah ada warga yang melaporkan kejadian tersebut. Polisi terus memburu keberadaannya. Semua lokasi terus diidentifikasi.

Terkait keseharian korban, selama ini Ida bekerja sebagai petani. ’’Dikenal baik oleh warga di lingkungannya,’’ jelasnya. (mgc/c1/ota/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Amsor, Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipali Alami Luka Berat

Amsor, Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipali Alami Luka Berat

Aparat kepolisian telah menetapkan tersangka pada kecelakaan beruntun di Tola Cipali Km 151, Majalengka yang mengakibatkan 12 orang tewas.


Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Empat dari sembilan korban tewas saat kerusuhan 21-22 Mei dipastikan karena peluru tajam.


Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Dua korban tewas pada kerusuhan 21-22 Mei akibat tertembak peluru tajam.


Sjamsul Nursalim dan Istrinya Diminta Kooperatif

Sjamsul Nursalim dan Istrinya Diminta Kooperatif

Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim diminta untuk kooperatif menjalani proses hukum yang tengah ditangani penyidik KPK.


Syamsul Nursalim Akhirnya Jadi Pesakitan

Syamsul Nursalim Akhirnya Jadi Pesakitan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan pasangan suami istri SJN dan ITN sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.


Komnas HAM Kumpulkan Data Kematian Ratusan Petugas TPS

Komnas HAM Kumpulkan Data Kematian Ratusan Petugas TPS

Ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bertumbangan. Tidak hanya sakit, banyak di antara mereka sampai kehilangan nyawa.


Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Pergerakan sel jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) kembali terendus. Tiga pelaku pun diamankan Detasmen Khusus (Densus 88) Anti Teror.


Tentara Serbu Markas Teroris, 15 Orang Tewas

Tentara Serbu Markas Teroris, 15 Orang Tewas

Setidaknya 15 orang tewas, saat pasukan Sri Lanka terlibat baku tembak dengan terduga teroris di lokasi persembunyian teroris, Jumat (26/4) Malam.


Indonesia Selidiki Bebasnya Penyiksa TKI Hingga Tewas

Indonesia Selidiki Bebasnya Penyiksa TKI Hingga Tewas

Pemerintah Indonesia terkejut atas keputusan pengadilan Malaysia membebaskan S Ambika, majikan TKI asal Nusa Tenggara Timur bernama Adelina Jemira Sau.


Terduga Penyiksa TKI Hingga Tewas Dibebaskan

Terduga Penyiksa TKI Hingga Tewas Dibebaskan

Anggota parlemen dan lembaga pembela tenaga kerja migran di Malaysia mempertanyakan putusan Pengadilan Tinggi setempat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!