Kriminal
Share this on:

Tak Kuat Ditagih Utang, Mending Lapor Polisi Saja

  • Tak Kuat Ditagih Utang, Mending Lapor Polisi Saja
  • Tak Kuat Ditagih Utang, Mending Lapor Polisi Saja

BALIKPAPAN - Rin (bukan nama sebenarnya) menangis di hadapan petugas Polsek Balikpapan Selatan, kemarin. Perempuan yang tinggal di Kelurahan Sepinggan itu ingin melaporkan salah seorang pemilik akun Facebook.

Sebab, akun itu terus menerornya seminggu terakhir. Persoalannya, Rin belum melunasi utangnya.

"Saya ikut arisan online, Pak. Saya sudah bilang akan saya bayar. Tapi, dia tagih terus. Sampai mau bawa masalah ini ke suami dan keluarga saya. Saya takut," ocehnya lalu mengeluarkan air mata.

Rin tergoda mengikuti arisan itu pada dua bulan lalu. Dia tertarik dengan sistem arisan yang mudah. Yakni bisa langsung memperoleh sejumlah uang tanpa membayar iuran terlebih dulu.

"Caranya seperti memutar uang. Saya member nomor satu. Kemudian, pinjam Rp1 juta ke member nomor dua. Kemudian, 15 hari berikutnya saya harus mengembalikan uang tersebut beserta 50 persen keuntungan ke member nomor dua," bebernya.

Rin yang punya kewajiban mengembalikan Rp1,5 juta tak sanggup saat jatuh tempo pengembalian. Dia pun kena teror dari pemilik akun. Saban hari, dia ditagih beserta bunga Rp50 ribu per hari.

"Saya enggak kuat, Pak. Mending saya lapor polisi saja," lanjutnya.

Yang membuat Rin tidak betah adalah pemilik dari arisan online tersebut, menggugah sejumlah posting-an. Menyudutkannya dan menyebutnya penipu. Kondisi ini membuatnya tertekan.

"Foto saya sama identitas saya disebar di medsos (media sosial)," ucapnya.

Namun, niat Rin menemui polisi untuk membuat laporan ditolak. Lantaran petugas tidak menemukan ada unsur pidananya.

"Tidak bisa utang piutang masuk ke ranah pidana. Kecuali dalam prosesnya ada unsur penipuan dan penggelapan. Sementara laporannya hanya murni utang piutang," terang Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol M Jufri Nara.(rdh/tom/k15/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Baku Tembak, Pelaku Curanmor Tewas Ditembak

Baku Tembak, Pelaku Curanmor Tewas Ditembak

Angga Prasetyo (37), resedivis curanmor mobil yang sering beraksi di Tangerang Raya akhirnya tewas ditembak polisi.


Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Mengaku Kesal Sering Dihina

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Mengaku Kesal Sering Dihina

Polisi menetapkan Haris Simamora (HS), 23, sebagai pelaku pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka 2, Bekasi, Jawa Barat.


Baru Foreplay Keburu Digerebek

Baru Foreplay Keburu Digerebek

Pasangan bukan suami istri, Yopi dan Ice, tak tuntas menyalurkan hasrat seksnya di warung remang-remang.


Satu Keluarga Dibantai, Polisi Periksa Semua Tetangga Korban

Satu Keluarga Dibantai, Polisi Periksa Semua Tetangga Korban

Kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi menjadi PR besar yang harus diselesaikan polisi.


Pembunuh Duda Bulak Banteng Masih Misterius

Pembunuh Duda Bulak Banteng Masih Misterius

Pengejaran pelaku pembunuhan Agung Wahyudi,36, kini masih menemui Jalan Buntu. Meski identitas pelaku sudah diketahui, namun polisi berhasil menangkapnya.


Edarkan Pil Koplo, Mahasiswa Disergap Polisi

Edarkan Pil Koplo, Mahasiswa Disergap Polisi

MA (18), warga Desa Tangkil Tengah Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan.


Jualan Togel, Kakek-kakek Diamankan Polisi

Jualan Togel, Kakek-kakek Diamankan Polisi

Satreskrim Polres Banyumas terus memberantas togel tanpa tebang pilih. Buktinya, seorang pria berusian 60 tahun lebih diringkus akibat berjualan togel.


Tak Mau Diajak Balikan, Suami Siram Istri dan Mertua dengan Air Keras

Tak Mau Diajak Balikan, Suami Siram Istri dan Mertua dengan Air Keras

Desi (29) dan ibunya Zainab (52) mengalami lukas bakar di sekujur tubuhnya.


Bawa Kabur Motor Temannya, ABG Diamankan Polisi

Bawa Kabur Motor Temannya, ABG Diamankan Polisi

Nekad membawa kabur motor, seorang anak baru gede (ABG), LA (17) harus berurusan dengan polisi.


Residivis Penggelapan Motor Diringkus

Residivis Penggelapan Motor Diringkus

Seolah tak kapok, Jefri (43), warga Kemiri, Sumpiuh masuk penjara lagi. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh itu, harus masuk penjara lagi.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!