Kriminal
Share this on:

Tangani Kesurupan, Kursi Melayang, Malah Dibui

  • Tangani Kesurupan, Kursi Melayang, Malah Dibui
  • Tangani Kesurupan, Kursi Melayang, Malah Dibui

BALIKPAPAN - Nasi sudah menjadi bubur. Di Mapolres Balikpapan, Sukiran merengek, terus memohon dipertemukan dengan Devi, rekan kerja perempuan yang sempat dia lempar dengan kursi saat dia mencoba menangani korban kesurupan.

“Mohon Pak. Saya ingin bertemu dengan Mbak Devi,” pintanya terus-menerus kepada seorang petugas berpakaian sipil, kemarin.

Awal mula kegaduhan terjadi di salah satu penginapan Feris di Jalan MT Haryono, Jumat (10/11) sore. Ani, seorang pekerja mengerang. Tubuhnya kejang. Pekerja lain menyebut dia sedang kesurupan.

Sukiran yang kebetulan ada, berusaha membantu. Memegang tubuh Ani yang tak terkendali. Tiba-tiba seorang pekerja lain, Ratna datang menanyakan keributan ke Sukiran.

Namun, Sukiran langsung emosi. Dia minta Ratna pergi. Tak digubris, kursi yang di dekatnya dilemparkan ke Ratna. Pria kelahiran 1979 itupun balik memegangi Ani.

“Emosi saja Pak lihat Mbak Devi (panggilan Ratna). Saya lihat kursi ya saya lempar saja,” ucap Sukiran di Mapolres Balikpapan, kemarin.

Bekerja selama dua tahun di penginapan, Sukiran rupanya punya dendam tersembunyi. Dia iri. Selama ini diperlakukan sang bos tidak adil. Dengan pekerjaan lebih banyak, upahnya lebih sedikit dibandingkan Ratna.

“Saya setiap hari harus standby antar-jemput tamu. Bersihkan penginapan. Perbaiki apa saja yang rusak. Sudah kerja dari pukul 6 pagi sampai pukul 12 malam,” ucapnya.

Usai melempar kursi, Sukiran menenangkan diri. Namun, begitu kembali ke penginapan, tim dari Jatanras Polres Balikpapan sudah menunggunya. Ratna melapor. Dia tidak terima dilempar kursi. Ada memar hasil aniaya.

“Saya sudah lihat lukanya. Ada memar di sini,” lanjutnya sambil menunjuk bagian ulu hati.

Sukiran bersumpah jika saja dipertemukan dengan Ratna, dia akan meminta maaf. Perbuatan yang dilakukannya bukan bermaksud menyakitinya. Apalagi dia tidak ingin dibui. Ada keluarga yang harus dihidupi.

“Kalau perlu saya bersujud mohon maaf,” ucapnya. (rdh/rsh/k15/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dipukuli dengan Koran Bekas dan Sandal, Uang Rp23 Juta Melayang

Dipukuli dengan Koran Bekas dan Sandal, Uang Rp23 Juta Melayang

Katiran benar-benar apes. Warga Desa Tamansari, Sambit, Ponorogo itu harus kehilangan uang Rp23 juta.


Hendak Ambil Paket Pil Koplo, Malah Ditangkap Polisi

Hendak Ambil Paket Pil Koplo, Malah Ditangkap Polisi

Polsek Pekalongan Barat Polres Pekalongan Kota berhasil menggagalkan upaya peredaran obat-obatan jenis psikotropika.


Jual Motor Kreditan, Warga Brebes Dibui

Jual Motor Kreditan, Warga Brebes Dibui

Nekad menjual motor kreditan, Amrun Khaerudin, warga Jalan Kompol B Suprapto No 11 RT 1 RW 18 Brebes, akhirnya harus mendekam di bui.


Ancam Istri Pakai Celurit, Suami Dibui

Ancam Istri Pakai Celurit, Suami Dibui

Kebiasaan istri yang sering pulang malam membuat Ahmad Ramadhan,25, curiga.


Diupah Ro600 Ribu, ABG Tenteng 3,6 Kg Ganja

Diupah Ro600 Ribu, ABG Tenteng 3,6 Kg Ganja

Usianya masih belia, meski begitu WBP,17, kembali duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.


Hendak Cari Kerja, Pacar Malah Dihabisi

Hendak Cari Kerja, Pacar Malah Dihabisi

Warga Dusun Teupah, Desa Matang Teupah, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang digegerkan dengan temuan jenazah perempuan di sawah.


Curi Burung Pakai Mobil Pinjaman, Malah Terekam CCTV

Curi Burung Pakai Mobil Pinjaman, Malah Terekam CCTV

Dua pelaku pencurian burung yang menggunakan mobil di tiga TKP Perumahan Taman Wiguna Selatan, Gununganyar Surabaya Selasa (26/6) lalu akhirnya diringkus.


Rem Truk Blong, Dua Nyawa Melayang Lagi

Rem Truk Blong, Dua Nyawa Melayang Lagi

Kecelakaan maut kembali terjadi di pertigaan Pasar Kertek, Sabtu lalu (30/7). Akibatnya, dua orang meninggal dunia dan dua orang lainya mengalami luka parah.


Kabur setrelah Rampas HP, ABG Ini Malah Kecantol Pagar

Kabur setrelah Rampas HP, ABG Ini Malah Kecantol Pagar

Butuh uang untuk lebaran, Panji Achmad Junaedi, warga Jalan Simolawang II Barat, Simokerto, Surabaya nekat merampas HP milik bocah.


 Puasa-puasa Malah Mesum, 13 Pasang Terciduk Polisi Puasa-puasa Malah Mesum, 13 Pasang Terciduk Polisi

Puasa-puasa Malah Mesum, 13 Pasang Terciduk Polisi Puasa-puasa Malah Mesum, 13 Pasang Terciduk Polisi

Operasi penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan Satuan Sabhara Polres Grobogan menjaring sebanyak 13 pasangan tidak resmi kemarin.



Berita Hari Ini

IKLAN ARIP

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!