Kriminal
Share this on:

Tangkap Ikan di Indonesia, Tujuh Kapal Tiongkok Disergap di Natuna

  • Tangkap Ikan di Indonesia, Tujuh Kapal Tiongkok Disergap di Natuna
  • Tangkap Ikan di Indonesia, Tujuh Kapal Tiongkok Disergap di Natuna

Foto: jawapos.com

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti turun langsung dalam operasi pemberantasan illegal fishing di Laut Natuna Utara Kepulauan Riau, kemarin. Di perairan tersebut dua kapal patroli (KP) Indonesia bersitegang dengan kapal maritime Malaysia awal April lalu.

Laut Natuna Utara merupakan salah satu perairan yang rawan terjadi penangkapan ikan illegal. Khususnya, dari kapal asing. Sebab, lokasinya yang berdekatan dengan Malaysia, Singapura, dan Vietnam.

Berdasarkan data KKP, Laut Natuna Utara memiliki volume produksi tangkapan ikan mencapai 98.119,6 ton per tahun. Dengan komoditas utama ikan napoleon, kerapu, tongkol, dan lobster. Per Januari 2019, ada 38 kapal penangkap ikan illegal diamankan. Rinciannya, 13 kapal berbendera Malaysia, 15 kapal milik Vietnam, dan 10 kapal sisanya milik nelayan lokal.

Tak jarang kapal laut lokal digunakan sebagai umpan. Kapal-kapal nelayan tersebut menangkap ikan di laut Indonesia. Setelah itu, hasil tangkapan tersebut dibawa ke laut lepas untuk dipindahkan ke kapal asing.

Dalam rangkaian operasi, Susi juga mengunjungi Pulau Laut dan Pulau Sekatung menggunakan KRI Usman Harun milik TNI Angkatan Laut. Dua pulau tersebut merupakan bagian dari kepulauan terluar Indonesia. Saat tiba di sana, menteri 54 tahun itu disambut oleh Satgas Perbatasan.

Tak lama berselang, radar KRI Usman Harun mendeteksi keberadaan tujuh kapal ikan asing berbendera Tiongkok. Pengejaran pun dilakukan. Saat diperiksa, kapal-kapal asal Negeri Panda itu sedang dalam pelayaran menuju Mozambik. "Seluruh alat tangkap tersimpan di dalam palka. Tidak ditemukan hasil tangkapan. Sehingga, tidak terdapat bukti untuk menduga kapal-kapal tersebut melakukan illegal fishing di perairan Indonesia," ucap Susi.

Menurut Undang-undang Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan menyebutkan, setiap kapal ikan asing yang tidak memiliki izin, dilarang menangkap ikan di Indonesia dan wajib menyimpan alat tangkap di palka. Jika dilanggar, maka akan mendapat sanksi pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda Rp20 miliar.

Selama di atas KRI yang mulai beroperasi Juni 2001 itu, perempuan asal Pangandaran itu mengapresiasi kerja cepat dan tanggap Satgas Perbatasan. "Saya bangga atas kerja keras para petugas di laut dengan berani menangkap kapal asing illegal. Walaupun medan dan tantangan yang dihadapi juga tidak mudah," ungkap Susi.

Dia menegaskan, akan terus bekerja sama untuk memberantas penangkapan ikan illegal. Tujuannya sederhana, agar nelayan Indonesia sejahtera. Bisa terus mendapat ikan saat melaut. Sehingga, perekonomian bisa terus berjalan. (han/ful/zul/fin)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Malaysia Deportasi Ratusan WNI Ilegal

Malaysia Deportasi Ratusan WNI Ilegal

Sebanyak 149 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja secara ilegal di Negeri Sabah, dipulangkan oleh pemerintah Malaysia ke Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara


Tujuh Pejabat Pemprov Kepri Digarap KPK

Tujuh Pejabat Pemprov Kepri Digarap KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tujuh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri), Kamis (22/8).


Dicurigai Jadi ajang Pemerasan, TP4 Kejaksaan Diminta Bubar

Dicurigai Jadi ajang Pemerasan, TP4 Kejaksaan Diminta Bubar

Masyatakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendesak Jaksa Agung HM Prasetyo untuk membubarkan TP4 dan TP4D.


Kapan Tim Siber Polri Tangkap Penyebar Hoaks Soal Mahasiswa Papua?

Kapan Tim Siber Polri Tangkap Penyebar Hoaks Soal Mahasiswa Papua?

Tim Siber Bareskrim Polri belum juga berhasil menangkap pemilik akun media sosial (medsos) yang menyebarkan hoaks, terkait insiden mahasiswa Papua di Malang dan


Keluarga WNI Terbunuh di Saudi Terima Dana Diyat

Keluarga WNI Terbunuh di Saudi Terima Dana Diyat

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyerahkan dana diyat kepada ahli waris pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban pembunuhan oleh majikannya di Arab


Bawa Uang Miliaran Rupiah, WNI Ditangkap di Singapura

Bawa Uang Miliaran Rupiah, WNI Ditangkap di Singapura

Otoritas Singapura menjatuhkan hukuman denda SG$ 8 ribu (Rp81 juta) kepada seorang warga negara Indonesia (WNI), karena membawa sejumlah besar uang tunai senila


Dua TKI Tewas Tertimpa Beton di Malaysia

Dua TKI Tewas Tertimpa Beton di Malaysia

Dua pekerja konstruksi warga negara Indonesia (WNI) tewas tertimpa dinding beton di Shah Alam, Selangor, Malaysia, pada Selasa (20/8).


Banting Anak Majikan, TKI di Singapura Dihukum 8 Bulan Penjara

Banting Anak Majikan, TKI di Singapura Dihukum 8 Bulan Penjara

Pengadilan Singapura memvonis delapan bulan penjara seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia, karena terbukti telah membanting anak majikannya.


Wajar Jokowi Sindir Kinerja KPK

Wajar Jokowi Sindir Kinerja KPK

Penegakan hukum memang tidak pandang bulu. Tapi masifnya penangkapan, maupun operasi tangkap tangan, bukan bentuk keberhasilan dari sisi pencegahan.


Kejagung: Kami Pecat Jika Terbukti

Kejagung: Kami Pecat Jika Terbukti

Dua oknum jaksa kembali terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!