Kriminal
Share this on:

Taswin Nur Orang Kepercayaan Pejabat PT INTI

  • Taswin Nur Orang Kepercayaan Pejabat PT INTI
  • Taswin Nur Orang Kepercayaan Pejabat PT INTI

JAKARTA - PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) membantah dua orang yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta pada Rabu (31/7) dan Kamis (1/8) lalu bukan pegawai perusahaan.

Mereka adalah Taswin Nur yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan Teddy Simanjuntak. OTT tersebut terkait kasus dugaan suap proyek Baggage Handling System (BHS) antara PT INTI dan PT Angkasa Pura Propertindo (APP).

Menanggapi hal ini, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, pihaknya berhasil mengidentifikasi Taswin Nur sebagai orang kepercayaan pejabat PT INTI. Hal ini, kata dia, juga telah ditegaskan dalam konferensi pers penetapan tersangka beberapa waktu lalu.

"Saya kira kemarin kami tegaskan bahwa tersangka T (Taswin Nur) adalah diduga orang-orang dekat atau katakanlah tangan kanan atau orangnya pejabat dari PT INTI," ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (5/8) kemarin.

Febri menjelaskan, pejabat tersebut diduga setingkat direksi di PT INTI. Ia menyatakan, pihaknya masih berusaha mendalami apakah tindakan Taswin Nur berdasarkan perintah pejabat PT INTI atau tidak.

"Karena kami sudah menemukan fakta-fakta bahwa proyek yang dikerjakan atau underline dari transaksi ini terkait dengan hubungan dan pekerjaan yang dilakukan oleh PT INTI bersama PT APP dan juga terkait dengan PT AP II (Angkasa Pura II)," jelasnya.

Febri memaparkan, pengenaan status staf pada kedua orang tersebut bukan berarti mereka memiliki posisi di PT INTI secara formil. Akan tetapi, staf pribadi pejabat-pejabat yang ada di PT INTI.

Pimpinan KPK pun, sambungnya, juga telah menegaskan keduanya merupakan orang kepercayaan pejabat PT INTI. "Nanti tentu ini akan diungkap satu persatu dalam proses penyidikan sampai pada proses persidangan nanti, yang pada prinsipnya kami sedang mendalami juga kenapa masih ada keterkaitan antara pekerjaan yang dilakukan oleh PT INTI dengan PT APP ini yang diduga merupakan underline dari kasus suap ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT INTI Gde Pandit Andika Wicaksono menyatakan, Taswin Nur dan Teddy Simanjuntak, dua orang yang terjaring OTT KPK bukan merupakan pegawai PT INTI.

"Taswin Nur dan Teddy Simanjuntak bukan pejabat dan/atau karyawan PT INTI, baik berstatus pegawai tetap perusahaan, kontrak, atau tenaga alih daya," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Kendati demikian, ia menegaskan PT INTI tetap bersikap kooperatif dan akan menghormati proses penyidikan oleh KPK. Ia memastikan pula, PT INTI tetap menjalankan operasional perusahaan sebagaimana mestinya.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan dua tersangka. Mereka adalah Direktur Keuangan PT AP II Andra Agussalam dan staf PT INTI Taswin Nur.

Penetapan para tersangka ini merupakan hasil lanjutan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Penindakan KPK di Jakarta pada Rabu (31/7) hingga Kamis (1/8). Pada OTT itu, KPK berhasil mengamankan tiga orang.

Andra Agussalam diduga menerima suap sedikitnya SGD96.700 (setara hampir Rp1 miliar) dari Taswin Nur. Suap tersebut diberikan agar proyek BHS pada PT APP dikerjakan oleh PT INTI. (riz/zul/fin/tgr)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

KPK Tahan Sufardi Nurzain
KPK Tahan Sufardi Nurzain

Berita Sejenis

Raja Salman Undang 200 Korban Selamat Teror Christchurch

Raja Salman Undang 200 Korban Selamat Teror Christchurch

Sedikitnya 200 orang yang menjadi korban selamat tragedi penembakan masjid di Selandia Baru, diundang berhaji tahun ini oleh Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaz


Sembilan Orang Digantung di Tengah Kota

Sembilan Orang Digantung di Tengah Kota

Polisi Meksiko menemukan sembilan mayat dalam kondisi tergantung di jembatan layang Kota Uruapan, Negara Bagian Michoacan, Kamis (8/8).


Hati-hati, Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang

Hati-hati, Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melihat, bahwa pernikahan kini menjadi modus terbaru yang dilakukan kelompok sindikat internasional perdagangan man


Jokowi Ancam Copot Pejabat yang Gagal Atasi Kebakaran Hutan

Jokowi Ancam Copot Pejabat yang Gagal Atasi Kebakaran Hutan

Presiden Joko Widodo memberikan arahan tegas terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Saldo Kosong, Kuras Rekening Orang Rp1,7 Miliar Pakai ATM

Saldo Kosong, Kuras Rekening Orang Rp1,7 Miliar Pakai ATM

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seorang hacker yang menguras rekening milik orang lain sebanyak Rp 1,77 miliar.


Cina Klaim Bebaskan Sebagian Warga Muslim dari Kamp Xinjiang

Cina Klaim Bebaskan Sebagian Warga Muslim dari Kamp Xinjiang

Pemerintah Cina mengklaim, sudah membebaskan sebagian besar orang dari kamp-kamp di Xinjiang.


Setelah Sekda Provinsi Jabar, KPK Incar Pejabat Lain

Setelah Sekda Provinsi Jabar, KPK Incar Pejabat Lain

Komisi Anti Korupsi (KPK) akan terus menggali keterlibatan pihak lain yang telah menikmati dana suap izin proyek Meikarta.


BNN Lacak Aliran Dana Bandar Narkoba ke Pejabat

BNN Lacak Aliran Dana Bandar Narkoba ke Pejabat

Badan Narkotika Nasional (BNN) membeberkan hasil kerjanya pada semester pertama 2019 atau sejak Januari hingga Juli.


Puluhan Warga Turki Tewas Akibat Miras Oplosan

Puluhan Warga Turki Tewas Akibat Miras Oplosan

Akibat mengkonsumsi minuman alkohol oplosan, lebih dari 20 orang meninggal dunia di Turki selama satu bulan terakhir.


Positif Narkoba, 59 WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Positif Narkoba, 59 WNI Ditangkap Polisi Malaysia

59 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap di sebuah pusat hiburan di Bandar Puchong Jaya, Minggu malam (21/7), positif menggunakan narkoba.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!