Kriminal
Share this on:

Tawarkan Gaji Besar, 7 Pelaku Human Trafficking Ditangkap

  • Tawarkan Gaji Besar, 7 Pelaku Human Trafficking Ditangkap
  • Tawarkan Gaji Besar, 7 Pelaku Human Trafficking Ditangkap

JAKARTA - Tujuh pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau human trafficking ditangkap aparat Bareskrim Polri. Dalam beraksi para pelaku menggunakan modus lama, yaitu menawarkan pekerjaan dengan gaji tinggi.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Nico Afinta mengatakan jajarannya berhasil mengungkap empat kasus human tafficking. Sebanyak tujuh orang tersangka berhasil diamankan.

"Mereka adalah Aan Nurhayati alias Nur, Mamun, Faisal Fahruroji, Een Maemunah, Ahmad Syaifudin alias Udin, Wayan Susanto alias Ega dan Siti Sholikatun alias Ika," katanya di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (16/7) kemarin.

Dijelaskannya, untuk kasus yang pertama, Bareskrim mengamankan tersangka atas nama Aan Nurhayati alias Nur. Sementara korban dari aksi Aan adalah mendiang Reycal Alya Fanet yang dipekerjakan di bawah umur.

Menurut Nico, Kronologi peristiwa berawal ketika korban ditawari Aan untuk bekerja di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Korban ditawari dengan gaji Rp7,5 juta per bulan. Reycal menerima dan kemudian direkrut Aan serta dibayar Rp2 juta.

Tapi pada kenyataannya, korban justru dikirim ke Turki secara nonprosedural. Reycal dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga. Korban bekerja tanpa istirahat dan selama bekerja tidak pernah menerima gaji.

"Tersangka Aan alias Nur berperan sebagai agen. Dia mengurus administrasi dan memberangkatkan korban ke Turki," katanya.

Nico menambahkan bahwa Aan merupakan residivis dalam kasus yang sama pada tahun 2014. Dari hasil penyidikan, ternyata Aan telah memberangkatkan 100 pekerja migran Indonesia secara nonprosedural sejak 2017 hingga 2019.

"Dia meraup keuntungan sekitar Rp 8 juta per orang," tambahnya.

Untuk tiga kasus lainnya adalah kasus TPPO di Arab Saudi, Kairo Mesir, dan Jakarta. "Dengan korbannya Tasini, mengalami luka-luka akibat disiksa majikan. Kemudian almarhumah Nadya Pratiwi, meninggal dunia akibat loncat dari jendela rumah majikannya karena tidak tahan disiksa. Dan korban Wiwi Wulansari, dia diiming-iming bekerja sebagai baby sitter di Singapura, tapi malah dipekerjakan sebagai terapis spa dan dicabuli oleh tersangka Wayan alias Ega," katanya. (gw/zul/fin)


Berita Sejenis

Polri Pastikan Tindak Tegas Pelaku Rasisme

Polri Pastikan Tindak Tegas Pelaku Rasisme

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat penegak hukum, khususnya Polri menindak tegas para pelaku rasisme, terutama yang terjadi di Malang dan Surabaya.


Bawa Uang Miliaran Rupiah, WNI Ditangkap di Singapura

Bawa Uang Miliaran Rupiah, WNI Ditangkap di Singapura

Otoritas Singapura menjatuhkan hukuman denda SG$ 8 ribu (Rp81 juta) kepada seorang warga negara Indonesia (WNI), karena membawa sejumlah besar uang tunai senila


Satgas Diinstruksikan Tembak di Tempat Pelaku Pembakaran Hutan

Satgas Diinstruksikan Tembak di Tempat Pelaku Pembakaran Hutan

Polri diminta untuk lebiih tegas dan berani dalam menindak para pelaku pembakar hutan, baik itu perorangan maupun korporasi.


Tenteng Miliaran Uang Palsu, WNI Ditangkap di Malaysia

Tenteng Miliaran Uang Palsu, WNI Ditangkap di Malaysia

Kepolisian Tawau di Sabah, Malaysia, menangkap seorang pria warga negara Indonesia (WNI) yang kedapatan membawa sejumlah besar uang palsu.


Kasus Pengemplangan Gaji Pekerja Migran di Jeddah Rumit

Kasus Pengemplangan Gaji Pekerja Migran di Jeddah Rumit

KJRI Jeddah tengah menindaklanjuti kasus pengemplangan gaji para pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru-baru ini dilaporkan.


Cina Klaim Bebaskan Sebagian Warga Muslim dari Kamp Xinjiang

Cina Klaim Bebaskan Sebagian Warga Muslim dari Kamp Xinjiang

Pemerintah Cina mengklaim, sudah membebaskan sebagian besar orang dari kamp-kamp di Xinjiang.


Lagi, WNI Terlibat Peredaran Narkoba di Malaysia

Lagi, WNI Terlibat Peredaran Narkoba di Malaysia

Kepolisian Malaysia berhasil membongkar kasus peredaran narkoba senilai total 1,75 juta Ringgit atau setara Rp5,9 miliar, dari tangan sembilan pelaku.


Menlu Panggil Dubes Cina JAKARTA -

Menlu Panggil Dubes Cina JAKARTA -

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memanggil Duta Besar Cina di Jakarta, Xiao Qian.


Buronan Suap Akhirnya Ditangkap Tim KPK

Buronan Suap Akhirnya Ditangkap Tim KPK

KPK berhasil menangkap seorang buronan bernama Umar Ritonga terkait kasus dugaan suap kepada mantan Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap.


Cek DNA Bomber Gereja, Polri Koordinasi Polisi Filipina

Cek DNA Bomber Gereja, Polri Koordinasi Polisi Filipina

Identitas pasangan suami-istri (pasutri) pelaku bom bunuh diri di gereja Kathedral di Pulau Jolo, Filipina berhasil diungkap Polri.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!