Kriminal
Share this on:

Tawuran, Seorang Pelajar Tewas

  • Tawuran, Seorang Pelajar Tewas
  • Tawuran, Seorang Pelajar Tewas

TERLUKA – SP, siswa SMK Adhi Yudya Karya Patean mengalami luka tusukan di bagian punggung akibat tawuran antar pelajar, kemarin. (budi setiyawan/radar semarang)

KENDAL - Tawuran antar kelompok pelajar terjadi di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kendal. Tawuran melibatkan sedikitnya 40 siswa SMK Kendal dan Kota Semarang. Akibatnya, seorang siswa tewas dan seorang luka berat. Korban tewas diketahui bernama Wahyu Purnomo, 17, siswa SMK Harapan Mulya Kendal. Sedangkan satu korban luka berinisial SP, siswa SMK Adhi Yudya Karya Patean.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, tawuran pelajar itu diduga bermula dari saling ejek di media sosial Facebook. Permusuhan di dunia maya itu berlanjut di dunia nyata. Pada Kamis (19/4) malam, kedua kelompok pelajar SMK dari Kendal dan dan Kota Semarang saling bertemu di Jalan lingkar Kaliwungu. Mereka pun terlibat tawuran sengit.

Menurut keterangan korban selamat, FAS, siswa SMK Adhi Yudya Karya Patean, Kendal, jika yang terlibat tawuran lebih dari 40 pelajar. Mereka yang dari Semarang bersenjata lengkap. Ada yang membawa parang, samurai, celurit, gergaji, dan gear sepeda. ”Sedangkan dari pihak kami tidak bersenjata,” katanya.

Akibatnya, siswa SMK asal Kendal, Wahyu Purnomo, tewas disebabkan oleh tusukan benda tajam di bagian rusuknya. Dari hasil otopsi, tusukan senjata tajam itu tembus ke jantung hingga nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

FAS mengaku, tidak mengetahui siswa yang terlibat tawuran dari mana saja. Sebab, itu merupakan bentuk solidaritas siswa SMK Kendal. ”Gara-garanya SMK Kendal diejek di medsos, pasca permainan futsal. Lalu jadi tawuran sekarang ini,” ujarnya.

Menurut FAS, saat tiba di lokasi, sudah terjadi tawuran. Ia bersama tiga temannya dari satu sekolah, yakni SP, HW dan TA ikut membantu dari kelompok Kendal. Tapi, satu temannya berinisial SP justru terluka parah akibat dikeroyok oleh siswa dari Semarang.

Punggungnya terkena dua tusukan dan belasan luka akibat terkena gear. Kepala SP juga luka terkena sabetan parang hingga mendapat 16 jahitan.

”Ya, kami hanya solidaritas saja. Modal nekat dan keberanian. Tidak ada motif apa-apa, karena secara pribadi saya tidak ada permusuhan dengan siswa dari Semarang,” kata SP.

Kasatreskrim Polres Kendal AKP Aris Munandar mengatakan, pihaknya telah mengamankan 15 orang yang diduga terlibat. Satu di antaranya diduga adalah pelaku pembunuhan Wahyu Purnomo.

”Kami masih melakukan pendalaman terkait keterlibatan beberapa orang yang telah kami amankan. Ada 15 siswa, semuanya dari Semarang,” ujarnya.

Dia mengaku belum mengetahui penyebab tawuran itu. Namun, dari keterangan saksi, tawuran tersebut telah direncanakan tempat dan waktunya. Sebab, dari saksi mata, sebelum terjadinya tawuran terdengar suara petasan di lokasi kejadian.

”Saya lihat ada siswa kumpul-kumpul, banyak yang membawa senjata. Setelah itu, saya mendengar bunyi petasan kembang api. Seketika itu langsung terjadi tawuran brutal,” kata Rozikin, warga Kaliwungu. (bud/tsa/aro)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dugaan Pornografi, Istri Dilaporkan Suami

Dugaan Pornografi, Istri Dilaporkan Suami

Seorang wanita berinisial NR (37), dilaporkan ke polisi dengan tuduhan melakukan aksi pornografi di jejaring sosial media pribadinya oleh N.


 Terobis palang, Pengedara Motor Tewas Tersambar Kereta Api

Terobis palang, Pengedara Motor Tewas Tersambar Kereta Api

Nasib nahas dialami seorang pengendara motor yang tersambar kereta api barang di Pintu Perlintasan Sebidang Kereta Api Desa Sarirejo Kecamatan Kaliwungu.


Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Titus Heri Wicaksono, 30, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.


Geger Pesepeda Nyemplung Kali Bogowonto ternyata Hoax

Geger Pesepeda Nyemplung Kali Bogowonto ternyata Hoax

Warga di Kecamatan Purworejo dihebohkan dengan informasi terceburnya seorang pesepeda onthel di Sungai Bogowonto.


Pemandu Karaoke E Plazza Tewas Gantung Diri

Pemandu Karaoke E Plazza Tewas Gantung Diri

Seorang perempuan ditemukan tewas dengan cara gantung diri di dalam sebuah rumah mess karyawan E Plazza di Jalan Sriwijaya, Pleburan, Semarang.


Tersinggung karena Dipelototi, Seorang Warga Dikepruk Gelas Kopi

Tersinggung karena Dipelototi, Seorang Warga Dikepruk Gelas Kopi

Bermula dari saling pandang, Muhammad Wiryanto menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan seseorang di Arena Merpati Jalingkut Kota Tegal.


Subhanalloh, Bayi dengan Ari-arinya Selamat meski Dilempar dari Lantai Tiga

Subhanalloh, Bayi dengan Ari-arinya Selamat meski Dilempar dari Lantai Tiga

Aparat Polres Magelang Kota berhasil mengamankan salah seorang oknum pramuniaga atau SPG Matahari Department Store, Jalan A Yani, Kota Magelang.


Di Depan Anaknya, Ibu Tewas Pertahankan Tas

Di Depan Anaknya, Ibu Tewas Pertahankan Tas

Anna Pujiastutik (42), warga Jalan Kalimas Baru 2 Lebar /64 B, Surabaya, tewas saat mencoba mempertahankan tas miliknya dari pelaku begal.


Dirayu Akan Dinikahi, ABG Diperawani Pria Beristri

Dirayu Akan Dinikahi, ABG Diperawani Pria Beristri

Tergiur rayuan akan dinikahi, seorang ABG digagahi pria beristri. Korban yang kecewa telah ditipu, akhirnya melapor polisi.


Pikap Tabrak Tronton, Satu Tewas

Pikap Tabrak Tronton, Satu Tewas

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan MT Haryono, Kelurahan Purbalingga Kulon, Kecamtan Purbalingga, Kamis (13/9), sekitar pukul 00.15 WIB.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!