Kriminal
Share this on:

Tembok Gereja Roboh saat Paskah , 16 Jemaat Tewas

  • Tembok Gereja Roboh saat Paskah , 16 Jemaat Tewas
  • Tembok Gereja Roboh saat Paskah , 16 Jemaat Tewas

Foto: antaranews.com

DIANGUBO - Sebanyak tiga belas orang tewas dan 16 lainnya luka-luka, tertimpa tembok gereja yang runtuh ketika masyarakat di tenggara Afrika Selatan tengah memperingati hari kebaktian Paskah pada Kamis (19/4) malam. Peristiwa itu tepatnya terjadi di Gereja Pantekosta di Diangubo, KwaZulu-Natal, sebuah provinsi di wilayah pesisir Afrika Selatan.

"Setidaknya 29 orang lain cedera dan dibawa ke rumah sakit untuk dirawat," kata menurut juru bicara Layanan Darurat Medis KwaZulu-Natal, Robert McKenzie. Dilansir Aljazirah, ketika para jemaat berkumpul untuk melakukan kebaktian sebelum Minggu Paskah. Polisi Afrika Selatan mengatakan, salah satu dinding gereja tersebut roboh.

Menurut laporan media setempat, wilayah tersebut memang sedang dilanda badai dan angin kencang. Hal itu diyakini sebagai penyebab robohnya dinding gereja. Dalam laporan tersebut juga dikabarkan, sebagian orang sedang tertidur saat dinding gereja tiba-tiba roboh.

"Kami menerima laporan telepon pada Kamis malam. Sebagian dinding gereja memang telah roboh saat terjadi hujan lebat dan angin kencang," kata pejabat Pemerintah urusan Koperasi dan Kebudayan, Nomusa Dube-Ncube.

Dalam akun Twitter layanan darurat, terlihat puing batu bata berserakan di lantai gereja, sememtara pipa dan tiang tergantung dari bagian bangunan yang posisinya lebih tinggi. Umat Kristiani saat ini sedang merayakan Tri Hari Suci, dimulai dengan Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci (malam Paskah), kemudian diakhiri dengan Minggu Paskah. (der/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polri mengklaim telah mengantongi indentitas pelaku penembakan yang menyebabkan beberapa anggota masyarakat tewas saat kerusuhan 21-22 Mei lalu.


WNI Tewas Berlumuran Darah di Rumah Kontrakan

WNI Tewas Berlumuran Darah di Rumah Kontrakan

Kepolisian Malaysia menemukan sepasang jenazah (Pria dan Wanita) yang diyakini sebagai warga negara asing (WNA), di sebuah rumah di wilayah Banting.


Buronan Kejagung Dibekuk saat Bersembunyi di Apotek

Buronan Kejagung Dibekuk saat Bersembunyi di Apotek

Nanang Fauzi, buronan kasus penipuan bilyet giro senilai Rp400 juta ditangkap tim intelijen gabungan dari Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Bar


Perkembangan Kasus Pelanggaran HAM Brimob Dipertanyakan

Perkembangan Kasus Pelanggaran HAM Brimob Dipertanyakan

Kelanjutan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan oknum Brimob saat menangani kerusuhan 21-22 Mei dipertanyakan Amnesty Internasional Indonesi


Jokowi Harus Ambil Alih Kasus Novel Baswedan

Jokowi Harus Ambil Alih Kasus Novel Baswedan

Hingga saat ini belum ada titik terang dalam pengungkapan aktor utama penyerangan penyidik KPK, Novel Baswedan.


Pistol Glock 42 yang Tewaskan Korban Kerusuhan

Pistol Glock 42 yang Tewaskan Korban Kerusuhan

Penyelidikan kasus penembakan saat kerusuhan 21-22 Mei makin terang. Polisi mengklaim telah mengetahui identitas pelaku.


Seret Brimob Penganiaya saat Rusuh 21-22 Mei ke Pidana Umum

Seret Brimob Penganiaya saat Rusuh 21-22 Mei ke Pidana Umum

Amnesty Internasional Indonesia mendatangi Bareskrim Polri, Senin (8/7), menanyakan perkembangan investigasi kerusuhan 21-22 Mei lalu.


IPW: Coret Petahana Komisioner KPK

IPW: Coret Petahana Komisioner KPK

Dua komisioner KPK saat ini diketahui ikut dalam proses seleksi calon pimpinan KPK periode 2019-2023.


Idrus Marham Terlacak Plesiran, Ombudsman Panggil Pimpinan KPK

Idrus Marham Terlacak Plesiran, Ombudsman Panggil Pimpinan KPK

KPK tengah menyelidiki laporan Ombudsman RI terkait tahanan Idrus Marham yang diduga pelesiran saat berobat di RS MMC Jakarta.


Penahanannya Ditangguhkan, Eggi Wajib Lapor Dua Kali Seminggu

Penahanannya Ditangguhkan, Eggi Wajib Lapor Dua Kali Seminggu

Wajah tersangka dugaan makar, Eggi Sudjana terlihat begitu semringah saat keluar dari tahanan, setelah permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!