Kriminal
Share this on:

Tembus Laut, BNN Sita 20 Kg Sabu dari Malaysia

  • Tembus Laut, BNN Sita 20 Kg Sabu dari Malaysia
  • Tembus Laut, BNN Sita 20 Kg Sabu dari Malaysia

JAKARTA - Bandar narkotika sepertinya tidak pernah takut dengan ancaman hukuman mati. Kemarin (24/3) Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap penyelundupan sabu asal Malaysia seberat 20 kg. Sabu tersebut masuk ke Indonesia menggunakan kapal dan dikirim ke Jakarta hanya dengan bus umum.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menjelaskan, awalnya terdapat informasi bahwa bandar kerap kali beraksi di Depok, selanjutnya dilakukan pengintaian dan diatangkaplah seorang bernama Zaky. "Dia ditangkap saat mengendarai sepeda motor," ujarnya.

Saat diperiksa bawaan dari Zaky, di dalam sebuah tas hitam diketahui terdapat sepuluh bungkus sabu, beratnya sekitar 10 kg. Dari Zaky ini kasus kemudian dikembangkan, ditangkaplah Yusuf di Jalan Serua Raya, Bojongsari, Depok. "Digeledah warungnya dan ditemukan sabu seberat 10 kg," tuturnya.

Dia mengatakan, dari pemeriksaan keduanya diketahui sabu tersebut berasal dari Malaysia. Sabu dikirim dari Malaysia menuju ke Aceh menggunakan kapal. "Dari Aceh masuk ke Medan melalui jalur darat," terangnya.

Akhirnya, sabu itu dikirim ke Jakarta hanya menggunakan bus umum. Dia menuturkan bahwa barulah sabu ini berada di tempat penyimpanan di Depok. "Ini sedang kami dalami lagi, untuk mencari pelaku lainnya," ungkapnya.

Yang dicurigai, jangan-jangan sabu yang dibawa oleh kelompok tersebut tidak hanya 20 kg. Dia menuturkan, bisa jadi lebih banyak, namun dipecah ke beberapa titik. "Dalam pemeriksaan akan diketahui," ujarnya.

Menurutnya, jalur laut masih menjadi favorit bandar internasional untuk memasukkan narkotika. Hal itu dikarenakan wiayah laut Indonesia yang begitu besar dan banyaknya pelabuhan tikus. "Ini membuat mereka mencari celah kendati diawasi dengan ketat," ujarnya.

Sabu tersebut kendati dikirim dari Malaysia, namun kemungkinan merupakan produksi Tiongkok. Yang kemudian dikirim ke Malaysia dan masuk ke Indonesia. "Yang menjadi target itu Indonesia," papar jenderal berbintang dua tersebut. (rls/ful/fin)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Pemerintah Indonesia masih terus menunggu kepolisian Malaysia merampungkan penyelidikan kasus tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diduga diperkosa


Satgas Antimafia Bola Polri Garap 13 Provinsi

Satgas Antimafia Bola Polri Garap 13 Provinsi

Satgas Antimafia Bola Polri bakal bekerja ekstra memantau dan mengawasi pelaksanaan liga sepakbola Indonesia yang berlangsung tahun ini agar bersih dari match f


Modus Baru, Paket Mobil Berisi 500 Kg Ganja

Modus Baru, Paket Mobil Berisi 500 Kg Ganja

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan aksi penyelundupan ganja kering seberat 500 kg asal Aceh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (


Selamatkan Aset Rp100 Miliar dari Maluku Utara

Selamatkan Aset Rp100 Miliar dari Maluku Utara

Tim Wilayah XI Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK menemukan potensi penyelamatan aset di Provinsi Maluku Utara Rp100 miliar.


Dua WNI Curanmor di Malaysia

Dua WNI Curanmor di Malaysia

Kepolisian Malaysia menangkap dua pria warga negara Indonesia (WNI) terkait pencurian sepeda motor.


90 Persen Perkara Pileg Ditolak MK

90 Persen Perkara Pileg Ditolak MK

Dari 260 perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pileg 2019 yang ditangani Mahkamah Konstitusi (MK), lebih dari 90 persen telah ditolak dan tidak diter


Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga Warga Negara Indonesia (WNI) terpidana mati, kasus narkoba mendapat pengampunan dari Raja Malaysia.


Hendak Kabur saat Dikeler BNN, Napi Lapas Cipinang Ditembak Mati

Hendak Kabur saat Dikeler BNN, Napi Lapas Cipinang Ditembak Mati

Seorang narapidana di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur ditembak mati petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.


Tenteng Miliaran Uang Palsu, WNI Ditangkap di Malaysia

Tenteng Miliaran Uang Palsu, WNI Ditangkap di Malaysia

Kepolisian Tawau di Sabah, Malaysia, menangkap seorang pria warga negara Indonesia (WNI) yang kedapatan membawa sejumlah besar uang palsu.


Kasus Nunung Ditangani Dua Jaksa

Kasus Nunung Ditangani Dua Jaksa

Tim jaksa Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mulai meneliti berkas kasus sabu Tri Retno Prayudati alias Nunung Srimulat dan suaminya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!