Kriminal
Share this on:

Tentara Serbu Markas Teroris, 15 Orang Tewas

  • Tentara Serbu Markas Teroris, 15 Orang Tewas
  • Tentara Serbu Markas Teroris, 15 Orang Tewas

Foto: antaranews.com

**COLOMBO ** - Setidaknya 15 orang tewas, saat pasukan Sri Lanka terlibat baku tembak dengan anggota kelompok ekstremis, terduga pelaku pemboman di lokasi persembunyian teroris, pada Jumat (26/4) Malam. Korban tewas termasuk enam anak-anak dan tiga perempuan, turut menjadi korban dalam operasi penyerbuan yang diwarnai aksi bom bunuh diri oleh tiga tersangka itu.

"Tiga pembom bunuh diri yang terpojok meledakkan diri dan yang lainnya ditembak mati petugas," kata polisi Sri Lanka, Sabtu (27/4) kemarin.

Operasi penyerbuan itu dilakukan, di kediaman yang diduga merupakan tempat persembunyian kelompok ekstremis Islam, di dekat kota Kalmunai. "Tiga pria lain, juga dipindahkan sebagai pembom bunuh diri, ditemukan tewas di luar rumah," ujarnya.

Operasi penyerbuan dilancarkan polisi dengan didukung tentara Sri Lanka. Baku tembak berlangsung selama lebih dari satu jam. Jenazah para korban baru ditemukan setelah dilakukan penyisiran lokasi pada Sabtu (27/4) pagi. "Membantahkan lawan menembaki pasukan saat mereka berusaha menyerbu rumah pada malam hari," ujar juru bicara militer Sri Lanka, Sumith Atapattu.

Operasi penyerbuan oleh tim gabungan polisi dan tentara dilakukan, setelah mendapat informasi terkait para tersangka yang bertanggung jawab atas serangan bom pada Minggu Paskah (21/4) bersembunyi di Kalmunai, sekitar 370 kilometer arah timur ibu kota.

"Tidak ada korban dari pihak pasukan keamanan selama operasi penyerbuan," ujarnya.

Lokasi yang diserbu pasukan keamanan Sri Lanka, adalah tempat di mana para pemain menyetujui video janji setia kepada pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi sebelum melancarkan kampanye serangan bom di tujuh tempat.

Polisi mengatakan, mereka menemukan bendera ISIS dan seragam yang mirip dengan yang dikenakan oleh delapan orang anggota yang terekam dalam video yang dirilis media propaganda ISIS beberapa hari usai serangan bom yang menewaskan lebih dari 250 orang itu.

"Kami menemukan kain bendera yang digunakan sebagai latar saat kelompok itu merekam video mereka," kata polisi dalam pernyataannya.

Polisi juga menunjukkan, pakaian dan kain bendera yang digunakan dalam siaran di televisi. Sementara sebanyak 150 batang dinamit dan sekitar 100.000 bola-bola besi disita dari lokasi persembunyian.

Pasukan keamanan Sri Lanka masih terus meningkatkan operasi pencarian untuk ekstremis Islam yang diminta jawab atas serangan bom pada Minggu Paskah. (der/cnn/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Dua korban tewas pada kerusuhan 21-22 Mei akibat tertembak peluru tajam.


Polisi Tetapkan 32 Tersangka Bentrokan Antardesa di Buton

Polisi Tetapkan 32 Tersangka Bentrokan Antardesa di Buton

Polri menetapkan 36 tersangka dari 82 orang yang diamankan dalam peristiwa bentrokan antara warga dua desa di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.


1.000 Tentara dan Polisi Amankan Jakarta Fair Kemayoran

1.000 Tentara dan Polisi Amankan Jakarta Fair Kemayoran

Aparat gabungan TNI-Polri siap mengamankan penyelenggara Jakarta Fair Kemayoran (JFK) yaitu Jakarta International Expo (JIExpo).


442 Perusuh Diciduk, Empat Pos Polisi Dirusak

442 Perusuh Diciduk, Empat Pos Polisi Dirusak

Polisi kembali menangkap 185 orang terkait kericuhan dalam aksi 22 Mei di Kantor Bawaslu pada Selasa (21/5) hingga Rabu (22/5) lalu.


Teroris JAD Lampung Dicurigai Latihan di Papua

Teroris JAD Lampung Dicurigai Latihan di Papua

Polda Papua mencurigai dua daerah yang diduga menjadi lokasi latihan terorisme jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung.


Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Pergerakan sel jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) kembali terendus. Tiga pelaku pun diamankan Detasmen Khusus (Densus 88) Anti Teror.


Manfaatkan Jalur Laut,137 Kg Sabu Asal Malaysia Terendus

Manfaatkan Jalur Laut,137 Kg Sabu Asal Malaysia Terendus

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim mengungkapkan penangkapan 14 orang tersangka kasus narkotika yang memiliki 137 kg sabu.


Sembilan Pelaku Serangan Bom Gereja di Sri Lanka

Sembilan Pelaku Serangan Bom Gereja di Sri Lanka

Kepolisian Sri Lanka merilis nama sembilan pelaku serangan bom bunuh diri beruntun, yang menewaskan 253 orang pada Hari Paskah lalu.


Kejagung Tangkap Lagi Dua Buron Dugaan Korupsi

Kejagung Tangkap Lagi Dua Buron Dugaan Korupsi

Kejaksaan Agung kembali menangkap dua orang dari Daftar Pencarian Orang (DPO) di dua tempat terpisah.


Indonesia Selidiki Bebasnya Penyiksa TKI Hingga Tewas

Indonesia Selidiki Bebasnya Penyiksa TKI Hingga Tewas

Pemerintah Indonesia terkejut atas keputusan pengadilan Malaysia membebaskan S Ambika, majikan TKI asal Nusa Tenggara Timur bernama Adelina Jemira Sau.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!